CARA AGAR MESIN KAPAL TEMPEL ANDA TETAP AWET

Mesin kapal tempel merupakan mesin tambahan yang dipasang pada buritan belakang kapal atau perahu. Selain berfungsi sebagai sebagai penggerak mesin yang juga kerap disebut sebagai motor perahu ini juga digunakan untuk mengemudikan kapal dengan memutar mesin beserta propeller pada suatu sumbu.

suzuki


Agar tetap berfungsi dengan baik untuk menemani Anda menyusuri perairan untuk beraktivitas maupun untuk hobi, mesin kapal tempel atau motor perahu Suzuki Anda harus selalu dirawat. Tujuannya tentu agar keselamatan dan kenyamanan Anda saat berkendara di air. 

Berikut adalah 5 tips sederhana yang bisa Anda lakukan agar mesin kapal tempel tetap awet. 

1. Periksa busi

Pada mesin kapal tempel, busi berfungsi untuk menghasilkan listrik dalam pembakaran mesin. Memilih busi untuk mesin kapal tempel tidak boleh sembarangan, komponen yang dipakai harus sesuai dengan spesifikasi mesin. Jika tidak, akan berisiko menimbulkan korsleting dan mesin bisa terbakar. Rutin melakukan pemeriksaan pada busi di mesin kapal tempel bisa menghindarkan Anda dari kerusakan yang lebih parah dan menghabiskan biaya perbaikan.

2. Rutin mengganti filter

Filter yang ada pada mesin kapal tempel berfungsi untuk menyaring Bbm dari partikel asing, seperti kotoran dan embun (air/garam). Karenanya filter perlu dilakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan kelayakan pakainya. Jika filter sudah sangat kotor atau ada bagian yang rusak, jangan digunakan kembali. Gantilah filter dengan yang baru agar mesin kapal tempel tetap bekerja optimal. Lakukan penggantian filter dalam rentan waktu setidaknya 100 jam perjalanan. 

3. Menjaga Kestabilan Propeller (Baling-baling)

Bagian ini merupakan kunci agar mesin kapal tempel bisa menggerakkan kapal atau perahu. Agar baling-baling memiliki daya dorong yang stabil untuk waktu yang lama, Anda harus berhati-hati saat sedang berkendara. Jangan memaksakan baling-baling untuk menyusuri perairan yang berlumpur atau berpasir serta periksa apakah selama perjalanan baling-baling atau propeller terlilit benda-benda asing seperti tali atau jaring. Sebab benda-benda tersebut akan mempengaruhi penurunan daya dorong propeller yang mengakibatkan boros BBM.

4. Periksa Impeller

Impeller memiliki tugas untuk mengalirkan air pendingin melalui saluran mesin sehingga mesin tidak mengalami overheat (panas berlebih) yang mengakibatkan kerusakan mesin. Agar mesin kapal tempel tetap awet, selalu lakukan pengecekan pada bagian impeller dan menggantinya secara berkala. Impeller pada mesin kapal tempel biasanya harus diganti setiap 200 jam.

5. Ganti Oli

Rutin mengganti oli akan menjaga mesin mesin kapal tempel tetap awet. Oli mesin kapal tempel sendiri berfungsi sebagai pelindung dari gesekan saat mesin sedang bekerja. Lapisan pelumas ini akan melindungi mesin dari keausan, sehingga bisa bekerja dengan optimal. Catat jadwal penggantian oli pada mesin kapal tempel dan jangan lupa juga untuk melakukan servis berkala ke Suzuki Marine agar mesin kapal tempel Suzuki Anda tetap awet terjaga untuk waktu yang lama.

0 Comment

Silakan berkomentar dengan bijak dan positif. Terima kasih.