Travel Blogger

  • Home
  • About
    • About Her
    • Contact Her
    • Disclosure
  • Culinary
    • Culinary
  • Hotel
    • Hotel
    • Hotel Tips
  • Travel
    • Indonesia Destination
      • Jawa & Bali
      • Kalimantan
      • Nusa Tenggara
      • Papua
      • Sulawesi
      • Sumatera
    • International
      • Australia
      • Bhutan
      • Canada
      • Hongkong
      • India
      • Jepang
      • Korea Selatan
      • Laos
      • Malaysia
      • Myanmar
      • Nepal
      • Philipine
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • Mountaineering
    • Travel Tips
    • Travel Book
    • Travel Movie
    • Voluntourism
  • Thoughts
    • Beauty
    • Blogging
    • Business
    • Education
    • Environment & Social
    • Financial
    • Fashion
    • Healthy
    • Home & Decor
    • Lifestyle
    • Technology

Culinary

Destination

Hotel

Traveling ke berbagai daerah di Indonesia dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar termasuk masyarakat adat membuat saya semakin mengenal kekayaan pangan lokal Nusantara. Dari satu daerah ke daerah lain, saya menemukan bahan pangan, cara mengolah, hingga tradisi makan yang berbeda. Banyak di antaranya masih dijaga berdasarkan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pengalaman tinggal dan hidup bersama masyarakat adat juga membuat saya memahami bahwa pangan bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi bagian dari identitas dan kehidupan masyarakat. Dari pangan yang tumbuh di hutan, kebun, hingga ladang, semuanya memiliki cerita dan hubungan erat dengan alam. Pengalaman inilah yang membuat saya semakin menghargai pangan lokal Indonesia.

pangan lokal seniman pangan

Apalagi Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan pangan lokal. Dari beragam jenis umbi, sayuran, buah, rempah, hingga kopi. Setiap daerah punya kekayaan pangan dengan karakter dan cerita yang berbeda. Sayangnya, potensi sebesar ini belum semuanya dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Padahal, pangan lokal bisa menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus identitas yang membanggakan.

Local food, local pride, bukan sekadar slogan, tetapi cara untuk lebih mengenal dan menghargai kekayaan pangan Indonesia. Dan buat kamu yang belum berkesempatan berkeliling Indonesia, salah satu tempat yang menarik untuk mengenal pangan lokal yang lokasinya sangat mudah dijangkau adalah Seniman Pangan di Vida Bekasi. Di sini, pangan lokal tidak hanya disajikan sebagai makanan, tetapi juga dikenalkan melalui berbagai pengalaman yang menarik.

Mengenal Seniman Pangan, Rumahnya Pangan Lokal Indonesia

Seniman Pangan di Bekasi bukan sekadar tempat makan, tetapi bagian dari ekosistem yang memperkenalkan pangan lokal Indonesia melalui pengalaman, edukasi, dan kewirausahaan. Di tempat ini juga terdapat Sekolah Seniman Pangan yang didirikan pada tahun 2017 oleh Helianti Hilman, founder Javara Indigenous Indonesia. Sekolah ini hadir untuk mendorong generasi muda dan perempuan di daerah agar melihat pangan lokal sebagai peluang usaha sekaligus cara menjaga kekayaan biodiversitas pangan Indonesia.

Seniman Pangan memiliki luas tanah 3 hektar, berada di kawasan Vida Bekasi dan mengembangkan konsep yang menghubungkan kebun, pangan, budaya, kreativitas, hingga konsumen. Konsep ini sejalan dengan misi Javara Indigeneous Indonesia yang menaungi Seniman Pangan, sekaligus sebagai yang bekerja bersama petani, perimba, nelayan, dan pengrajin pangan untuk mempertahankan warisan biodiversitas pangan Indonesia yang mulai terlupakan.

Seniman Pangan menjadi ruang edukasi bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan pangan lokal Indonesia. Tidak hanya menikmati makanan, pengunjung juga bisa belajar tentang proses budidaya, pengolahan, hingga pemanfaatan bahan pangan Nusantara. Pengalaman ini membuat kita semakin memahami bahwa pangan lokal punya potensi besar sekaligus cerita yang menarik.

local food local pride
Beberapa pangan lokal yang sudah diolah dan bernilai ekonomi tinggi


Di kebun Seniman Pangan, terdapat lebih dari 100 varietas tanaman pangan lokal yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari kacang mete dari Flores, tebu Papua, talas Bogor, hingga lengkio dan bawang Dayak dari Kalimantan. Masih banyak pangan lokal lainnya yang bisa ditemukan di sini. Buat yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan pangan Indonesia, Seniman Pangan bisa menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Seniman Pangan juga memperlihatkan bahwa gastronomi tidak hanya berbicara mengenai makanan enak. Ada cerita tentang asal bahan, budaya, biodiversitas, masyarakat, dan pengetahuan yang menyertainya.

Di Seniman Pangan kita jadi lebih tahu, bahwa setiap makanan yang kita konsumsi sebenarnya memiliki perjalanan. Ada tanah tempat bahan tumbuh, ada orang yang menanam, ada tradisi yang diwariskan, dan ada proses pengolahan yang membuatnya sampai ke meja. Karena itu, pengalaman makan di Seniman Pangan terasa berbeda. Kita tidak hanya datang untuk mengenyangkan perut, tetapi juga diajak memahami apa yang ada di balik makanan tersebut.

Sekolah Seniman Pangan sendiri mengembangkan pendekatan kewirausahaan berbasis aksi. Pangan dari alam tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang dapat mendorong ekonomi restorasi. Konsepnya bergerak dari nature to value-added product, from farm to table, hingga pengalaman gastronomi dan wisata berbasis alam serta budaya.

Ecobloggersquad x Seniman Pangan, Ruang Belajar Tentang Local Food Local Pride

Sabtu, 8 Agustus 2026, saya bersama teman-teman blogger dari Ecobloggersquad berkesempatan mengunjungi Seniman Pangan di Vida Bekasi. Kunjungan ini menjadi pengalaman yang menarik karena saya tidak hanya diajak melihat bagaimana pangan lokal diolah menjadi makanan, tetapi juga memahami perjalanan panjang di balik bahan pangan yang selama ini sering kita anggap biasa.

Kami disambut oleh Ibu Mama Etih Suryatin atau yang akrab disapa Ibu Eet, Partnership Director Seniman Pangan, Ibu Johanna Hehakaja atau Ibu Jo, Business Director Sekolah Seniman Pangan, serta Ibu Corazon Nikijuluw, Food Technology & Education Manager Seniman Pangan.

Seniman Pangan


Sebagai Wilijeng Sumping dari Seniman pangan, kami langsung disuguhi sarapan yang cukup familiar bagi lidah orang Indonesia. Ada pisang kepok, kacang tanah, jagung, serta berbagai minuman segar yang menggunakan bahan pangan lokal.

Sebagai orang Sunda yang sejak kecil cukup akrab dengan makanan kukusan, lalapan, sayuran, dan pola makan sederhana, awalnya saya merasa makanan tersebut biasa saja. Tidak ada yang terlalu mengejutkan. Namun, pemikiran itu berubah setelah berbincang dengan Ibu Jo, Ibu Eet, dan Ibu Cora.

Ternyata, bahan pangan yang terlihat sederhana tersebut memiliki cerita panjang. Bahkan, beberapa bahan yang akan kami nikmati siang nanti itu berasal dari luar Pulau Jawa. Dari sini saya mulai memahami bahwa pangan lokal tidak selalu berarti bahan yang tumbuh di sekitar rumah kita. Ada perjalanan, petani, komunitas, pengetahuan tradisional, dan proses panjang yang membuat bahan tersebut akhirnya sampai ke meja makan dan kami santap.

Untuk mengenal lebih dekat kekayaan pangan lokal sekaligus merasakan pengalaman langsung bersama tanaman yang tumbuh di Indonesia, kami diajak mengikuti beberapa kegiatan seru secara langsung.

1. Farm tour

Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan di Seniman Pangan adalah Farm Tour. Kami diajak melihat area kebun dan mengenal tanaman pangan secara lebih dekat. Farm tour membuat kita memahami bahwa makanan tidak tiba-tiba muncul di meja makan. Ada proses menanam, merawat, memanen, mengolah, hingga akhirnya menjadi makanan yang bisa kita konsumsi.

Untuk mengenal lebih dekat kekayaan pangan lokal Indonesia, kami diajak berkeliling kebun Seniman Pangan dan melihat ratusan varietas tanaman dari berbagai daerah. Mulai dari bawang lengkio dari Kalimantan, kacang mete dari Flores, talas dari Bogor, hingga beragam tanaman pangan lainnya. Berkeliling kebun ini membuat saya semakin menyadari bahwa biodiversitas pangan Indonesia begitu kaya dan setiap tanaman memiliki cerita serta potensi yang berbeda.

Hari itu kami juga diajak secara langsung menanam sayur, memetik kopi, memanen singkong dan tebu yang berasal dari Papua. Bagi saya, aktivitas seperti ini penting karena hubungan kita dengan makanan semakin jauh ketika semua kebutuhan bisa dibeli dengan mudah. Kita sering mengetahui nama makanannya, tetapi tidak tahu siapa yang menanam, dari mana bahan tersebut berasal, atau bagaimana prosesnya sebelum sampai ke meja makan kita. Melalui farm tour, hubungan antara manusia, tanah, tanaman, petani, dan makanan terasa lebih nyata.

2. From farm to table

Konsep from farm to table  menjadi bagian menarik lainnya di Seniman Pangan. Konsep ini memperlihatkan bagaimana bahan pangan dapat bergerak dari kebun hingga menjadi sajian di meja makan. Saat berkunjung, kami tidak hanya melihat prosesnya, tetapi juga ikut mengolah bahan lokal. Salah satunya membuat selai dari rosela dan minuman berbahan kemangi.

ekonomi restorasi


Kemangi mungkin lebih sering saya kenal sebagai lalapan. Namun, di sini kemangi bisa diolah menjadi minuman dengan karakter rasa yang berbeda. Hal sederhana seperti ini menunjukkan bahwa bahan lokal sebenarnya memiliki banyak kemungkinan untuk dikembangkan.

Pangan lokal tidak harus selalu disajikan dengan cara yang sama seperti yang kita kenal sejak kecil. Dengan kreativitas dan pengetahuan yang tepat, bahan yang sama bisa memiliki nilai ekonomi baru. Dan inilah yang dilakukan oleh Seniman Pangan, sekaligus mendorong ekonomi restoratif.

3. Culinary showcase

Seniman Pangan juga menghadirkan culinary showcase yang memperkenalkan berbagai pangan dari daerah Indonesia. Menariknya, bahan-bahan tersebut tidak berhenti sebagai produk mentah, tetapi dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Salah satu yang menarik perhatian saya adalah garam yang dibuat dari pelepah nira dari Papua. Produk ini bukan sekadar garam. Di baliknya ada pengetahuan lokal, sumber daya alam, proses produksi, dan perempuan-perempuan hebat dan berdaya di daerah yang mengolahnya.

seniman pangan culinary showcase


Mayoritas produk pangan yang diperkenalkan di cafe Seniman Pangan juga melibatkan para perempuan berdaya di daerah. Mereka mendapatkan pendampingan agar mampu mengembangkan potensi pangan yang ada di wilayahnya. Bagi saya, bagian ini justru menjadi salah satu hal paling menarik dari Seniman Pangan. Ketika kita membeli sebuah produk pangan lokal, sebenarnya kita tidak hanya membeli makanan, tetapi ada kontribusi terhadap ekonomi komunitas di baliknya.

4. Mencicipi pangan indigenous Indonesia

Seniman Pangan juga tidak bisa dilepaskan dari semangat Javara Indigenous Indonesia yang berupaya memperkenalkan kekayaan pangan dan pengetahuan masyarakat adat serta komunitas lokal Indonesia.

Setelah puas berkeliling dan melihat bagaimana pangan lokal diolah menjadi makanan sehat sekaligus memiliki nilai ekonomi, kami pun diajak mencicipi langsung beragam sajian pangan lokal Indonesia. Dari sini, kami semakin memahami bahwa bahan pangan yang sederhana bisa diolah menjadi hidangan yang menarik tanpa kehilangan karakter dan cerita asalnya.

Beberapa sajian pangan lokal yang diperkenalkan antara lain Sambal Tumpang, Inter Singkong dari Bogor, Nasi Subut dari Kalimantan, Ayam Tangkap dari Aceh, ikan goreng, serta Tahu Tempe Bacem. Ada juga Sate Singkong dengan sambal kacang dan Perkedel Jagung dari Mollo, Nusa Tenggara Timur.

pangan lokal
Salah satu pangan lokal Nusantara yang wajib dicoba


Untuk condiment, tersedia Sambal Beberok dari Nusa Tenggara Barat, Sambal Terong Belanda dari Sumatera Selatan, serta berbagai kerupuk dan emping. Sementara untuk dessert, ada Rujak Aceh dan Sagu Sep Pisang dengan Gelato dari Papua. Sagu Sep dengan toping gelato ini jadi menu baru favorit saya, karena ada rasa unik di lidah saya dari olahan Sagu Sep-nya. 

Daftar pangan lokal yang disajikan, memperlihatkan satu hal penting. Indonesia tidak kekurangan pangan lokal. Justru sebaliknya, kita memiliki kekayaan pangan yang luar biasa. Kita sebagai masyarakat Indonesia harus bangga akan hal ini. Tantangannya adalah bagaimana kekayaan tersebut tetap dikenal, dikonsumsi, dikembangkan, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat yang menjaganya.

Bersama Bergerak Berdaya, Dorong Ekonomi Restorasi Dengan Konsumsi Pangan Lokal Dari Rumah

Hal lain yang menarik dari Seniman Pangan adalah peran perempuan dalam pengembangan pangan lokal. Pemberdayaan perempuan dilakukan melalui pendampingan agar mereka tidak hanya menjadi produsen bahan pangan, tetapi juga mampu mengembangkan produk, meningkatkan kualitas, memahami pasar, hingga memiliki kesempatan memperluas akses ekonomi.

Pendampingan ini bahkan tidak berhenti di Indonesia. Seniman Pangan turut membawa pengalaman dan pengetahuan pemberdayaan perempuan hingga ke Fiji dan Samoa. Bagi saya, ini menunjukkan bahwa isu pangan lokal sebenarnya jauh lebih luas daripada urusan makanan. Ada persoalan ekonomi, perempuan, budaya, lingkungan, hingga keberlanjutan komunitas.

Ketika perempuan memiliki kemampuan untuk mengembangkan produk lokal dan memperoleh akses pasar yang lebih luas, manfaat ekonominya dapat kembali kepada keluarga dan komunitas. Pada akhirnya, proses inilah yang dapat mendukung economic restoration.

Mengunjungi Seniman Pangan bersama Ecobloggersquad, membuat saya semakin memahami bahwa local food dan local pride sebenarnya memiliki hubungan yang sangat erat. Mencintai pangan lokal bukan berarti kita harus berhenti mengonsumsi makanan dari luar. Lebih dari itu, kita perlu memiliki kesadaran bahwa makanan yang berasal dari daerah sendiri memiliki nilai budaya, ekonomi, dan ekologis yang penting.

Memilih pangan lokal juga bisa menjadi bentuk kontribusi yang dapat dilakukan dari rumah. Kita bisa mulai dengan membeli produk dari petani lokal, memilih bahan pangan dari komunitas sekitar, mencoba pangan tradisional, atau mengenalkan makanan khas daerah kepada keluarga. Langkahnya memang sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama bisa menciptakan permintaan yang membantu menjaga keberlangsungan ekonomi produsen lokal.

Bertepatan dengan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia pada 9 Agustus 2026, mengingatkan kita tentang awareness for economic restoration using locally sourced food dan ini berkaitan secara langsung dengan the IPLC heritage atau warisan IPLC. IPLC atau Indigenous Peoples and Local Communities merupakan masyarakat adat dan komunitas lokal yang memiliki pengetahuan, tradisi, serta hubungan yang erat dengan lingkungan tempat mereka tinggal. Pangan menjadi salah satu bagian penting dari warisan tersebut.

Ketika pangan lokal terus dikonsumsi dan memiliki pasar, pengetahuan tradisional yang menyertainya juga memiliki peluang untuk tetap hidup. Petani, nelayan, perajin pangan, dan komunitas lokal mempunyai alasan ekonomi untuk mempertahankan apa yang selama ini mereka miliki.

Dengan demikian, restorasi ekonomi bukan hanya tentang meningkatkan pendapatan. Ada upaya untuk mengembalikan nilai ekonomi kepada masyarakat yang selama ini menjaga sumber pangan, budaya, dan pengetahuan lokal.

Jadi mulai sekarang mari bergerak bersama berdaya untuk mendukung pangan lokal dan ekonomi restorasi dengan mengkonsumsi pangan lokal dari rumah. Sekecil apapun kontribusinya, kita sudah turut serta menjaga sejarah, pengetahuan, warisan, pengalaman, budaya, dan cerita pangan lokal Indonesia. Hal ini juga akan menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap pangan lokal, local food, local pride. 

My Thought about Local Food, Local Pride

Pengalaman mengunjungi Seniman Pangan membuat saya melihat pangan lokal dengan perspektif yang berbeda. Local food bukan hanya tentang apa yang tumbuh di Indonesia, tetapi tentang bagaimana kita menghargai orang-orang yang menjaga dan mengembangkannya. Bagaimana kita menjaga sejarah, pengetahuan, warisan, pengalaman, budaya, dan cerita pangan lokal Indonesia.

Local pride juga tidak harus selalu ditunjukkan melalui sesuatu yang besar. Memilih pangan lokal untuk dikonsumsi sehari-hari bisa menjadi langkah sederhana yang mempunyai dampak. Karena ketika kita membeli, mengonsumsi, dan memperkenalkan pangan lokal, kita ikut menjaga pengetahuan tradisional, mendukung perempuan dan komunitas lokal, mempertahankan biodiversitas pangan, sekaligus membuka peluang ekonomi.

Buat saya, inilah makna local food, local pride yang sebenarnya. Bukan sekadar bangga karena Indonesia kaya pangan, tetapi ikut memastikan kekayaan tersebut tetap hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjaganya. Baik manfaat secara ekonomi maupun manfaat keberlangsungannya.

Dari acara ini, saya juga belajar bahwa pangan bukan hanya soal apa yang kita makan. Di dalamnya ada sejarah, pengetahuan, warisan, pengalaman, dan cerita yang perlu terus dijaga. Setiap bahan punya perjalanan dan orang-orang yang berperan di baliknya. Mari bersama bergerak berdaya untuk mendorong restorasi ekonomi dengan mulai mengonsumsi pangan lokal dari rumah.

Dengan mengenal dan mengonsumsi pangan lokal dari rumah, bukan hanya mendukung ekonomi restorasi bagi masyarakat adat dan komunitas lokal seperti para petani, perempuan, perimba, nelayan, dan lainnya yang menjaga kekayaan pangan Indonesia, tetapi juga ikut menjaga pengetahuan, warisan, pengalaman, budaya, serta cerita di balik pangan Indonesia agar terus hidup dan berkelanjutan.

Mari bersama bergerak berdaya mendukung pangan lokal dan ekonomi restorasi bagi masyarakat adat dan komunitas lokal. Selamat Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia. Local Food, Local Pride.

Bayangkan berdiri di bibir pantai berpasir putih lembut, dikelilingi gazebo bambu beratap jerami, sambil menyaksikan sunset keemasan menyapa cakrawala, tanpa perlu terbang jauh ke Bali. Pengalaman itulah yang kini bisa kamu rasakan di Pantai Rio by The Beach, destinasi wisata pantai terbaru di Lampung Selatan yang langsung mencuri perhatian ribuan pengunjung sejak hari pertama dibuka.

Digagas oleh fotografer ternama Rio Motret bersama sejumlah investor, Pantai Rio by The Beach berhasil menghadirkan konsep back to nature yang estetik dan instagramable. Tak heran jika destinasi ini kini menjadi salah satu incaran utama dalam paket wisata Lampung, terutama bagi wisatawan yang ingin healing sambil berburu konten media sosial. Artikel ini akan mengulas tuntas lokasi, rute, harga tiket, daya tarik, hingga tips berkunjung ke Pantai Rio by The Beach.

pantai rio by the beach


Apa Itu Pantai Rio by The Beach?

Pantai Rio by The Beach adalah destinasi wisata pantai yang terletak di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Pantai ini resmi dibuka untuk umum pada 5 April 2024 dan langsung menarik hampir 5.000 pengunjung hanya dalam beberapa hari sejak pembukaannya.

Konsep yang diusung Pantai Rio by The Beach adalah perpaduan antara keindahan alam pantai dengan sentuhan estetika ala Bali. Sekitar 90% bangunan di kawasan ini menggunakan material bambu dengan atap jerami, menciptakan suasana alami namun tetap estetik untuk berfoto. Hamparan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang tenang menjadikan pantai ini pilihan tepat untuk healing sekaligus liburan keluarga.

Lokasi dan Rute Menuju Pantai Rio by The Beach

Pantai Rio by The Beach berjarak sekitar 30–57 kilometer dari pusat Kota Bandar Lampung, dengan waktu tempuh berkisar 1–2 jam perjalanan darat tergantung kondisi lalu lintas.

Berikut dua rute utama yang bisa kamu pilih:

  • Melalui Tol Sidomulyo: dari arah Desa Sukamarga, ikuti jalur tol hingga keluar menuju kawasan Kalianda.

  • Melalui arah Merak Belantung: dari pusat Kota Bandar Lampung, ambil Jalan Lintas Sumatera (Jalan Soekarno-Hatta) menuju arah selatan ke Kalianda, lalu lanjutkan menuju Desa Merak Belantung sejauh 10–15 kilometer.

Jika kamu datang dari arah Pelabuhan Bakauheni, perjalanan menuju lokasi juga relatif singkat, sehingga cocok dijadikan destinasi pertama begitu tiba di Lampung.

Opsi transportasi:

  • Kendaraan pribadi: paling fleksibel untuk mengatur waktu kedatangan sekaligus mampir ke destinasi lain di sekitar Kalianda.

  • Sewa mobil atau rental motor: cocok untuk wisatawan dari luar kota yang tidak membawa kendaraan sendiri.

  • Ikut rombongan tur: praktis dan bebas repot mengatur rute.

Bagi kamu yang ingin liburan lebih terencana tanpa perlu memikirkan transportasi dan rute sendiri, memilih paket tour Lampung yang sudah mencakup kunjungan ke Pantai Rio by The Beach beserta destinasi populer lain di Lampung Selatan bisa jadi pilihan paling efisien.

Harga Tiket Masuk Pantai Rio by The Beach

Harga tiket masuk Pantai Rio by The Beach berkisar antara Rp35.000 hingga Rp40.000 per orang, tergantung waktu kunjungan dan kebijakan pengelola terbaru. Dengan harga tersebut, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai fasilitas seperti akses gazebo, bean bag, daybed, hingga wahana permainan anak secara gratis. Untuk kendaraan, biasanya dikenakan retribusi parkir tambahan sekitar Rp10.000 per kendaraan.

Pantai ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB, sehingga kamu bisa menyesuaikan waktu kunjungan, baik untuk healing di siang hari maupun menikmati suasana malam dengan live music yang digelar setiap minggunya.

Daya Tarik Utama Pantai Rio by The Beach

1. Nuansa Bali yang Kental

Salah satu daya tarik terbesar Pantai Rio by The Beach adalah desain kawasan yang menghadirkan sentuhan estetika ala Bali, mulai dari gazebo bambu beratap jerami hingga penataan area pantai yang instagramable.

Daya Tarik Pantai Rio by The Beach


2. Pasir Putih dan Ombak Tenang

Hamparan pasir putih yang lembut dipadu air laut biru jernih dan ombak yang relatif tenang menjadikan pantai ini nyaman untuk bersantai maupun bermain air bersama keluarga.

3. Fasilitas Lengkap

Berbeda dari pantai alami pada umumnya, Pantai Rio by The Beach dilengkapi fasilitas modern seperti area parkir luas, toilet bersih, gazebo, bean bag, daybed, food court, hingga wahana permainan anak.

4. Sunset yang Memukau

Momen matahari terbenam di sore hari menjadi salah satu alasan utama wisatawan betah berlama-lama di pantai ini. Kombinasi langit jingga dan siluet pantai menciptakan latar foto yang sempurna.

5. Suasana Malam dengan Live Music

Pada momen tertentu, terutama akhir pekan, Pantai Rio by The Beach menghadirkan live music yang menemani suasana santai pengunjung di malam hari, menjadikannya destinasi yang cocok dikunjungi kapan saja.

Aktivitas Seru di Pantai Rio by The Beach

Berikut beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan selama berkunjung:

  • Bersantai di gazebo, bean bag, atau daybed sambil menikmati suara ombak.

  • Berfoto di berbagai spot instagramable dengan latar bambu dan pasir putih.

  • Menikmati kuliner di food court yang menyediakan aneka pilihan makanan dan minuman.

  • Bermain air di tepi pantai yang ombaknya relatif tenang dan aman.

  • Mengajak anak bermain di wahana permainan yang tersedia di area pantai.

  • Menikmati sunset sambil menunggu suasana malam dengan live music.
aktivitas di Pantai Rio by The Beach


Tips Berkunjung ke Pantai Rio by The Beach

Agar kunjunganmu semakin nyaman, perhatikan tips berikut ini:

    • Datang menjelang sore, sekitar pukul 15.00–17.00, untuk menikmati suasana pantai yang lebih sejuk sekaligus momen sunset terbaik.

    • Siapkan uang tunai secukupnya untuk tiket masuk, parkir, dan jajanan di food court.

    • Gunakan Google Maps untuk memudahkan navigasi menuju lokasi, mengingat ada dua rute utama yang bisa dipilih.

    • Bawa pakaian ganti jika berencana bermain air di tepi pantai.

    • Pertimbangkan memesan paket wisata yang sudah mencakup kunjungan ke Pantai Rio by The Beach beserta destinasi Lampung Selatan lainnya, agar itinerary lebih efisien dan hemat waktu.

    • Cek jadwal live music jika ingin merasakan suasana malam yang lebih meriah di akhir pekan.

FAQ Seputar Pantai Rio by The Beach

Di mana lokasi Pantai Rio by The Beach? Pantai Rio by The Beach berlokasi di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, sekitar 30–57 kilometer atau 1–2 jam perjalanan dari Bandar Lampung.

Berapa harga tiket masuk Pantai Rio by The Beach? Harga tiket masuk berkisar Rp35.000–Rp40.000 per orang, sudah termasuk akses gazebo, bean bag, daybed, dan wahana permainan anak, ditambah retribusi parkir sekitar Rp10.000 per kendaraan.

Jam berapa Pantai Rio by The Beach buka? Pantai ini buka setiap hari, Senin hingga Minggu, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB, sehingga fleksibel dikunjungi kapan saja.

Apa yang membuat Pantai Rio by The Beach berbeda dari pantai lain di Lampung? Keunikannya terletak pada konsep desain bernuansa Bali dengan bangunan bambu beratap jerami, dipadukan fasilitas modern lengkap dan suasana instagramable di setiap sudutnya.

Apakah Pantai Rio by The Beach cocok untuk liburan keluarga? Ya, pantai ini menyediakan wahana permainan anak, ombak yang tenang untuk bermain air, serta fasilitas lengkap seperti food court dan gazebo yang nyaman untuk seluruh anggota keluarga.

Pantai Rio by The Beach di Lampung Selatan mampu menghadirkan destinasi pantai kelas atas dengan konsep unik ala Bali tanpa harus mengeluarkan biaya mahal. Dengan pasir putih, fasilitas lengkap, dan sunset yang memesona, tempat ini layak menjadi tujuan utama liburanmu berikutnya. Untuk pengalaman yang lebih praktis, kamu bisa memilih paket wisata Lampung dari Pamit Liburan yang sudah mencakup kunjungan ke Pantai Rio by The Beach beserta destinasi menarik lainnya di Lampung Selatan.

Yuk, segera rencanakan liburanmu dan rasakan sendiri sensasi healing ala Bali di Pantai Rio by The Beach!

Aku salah satu perempuan orang yang lebih senang memilih traveling ke alam bebas dibandingkan menghabiskan waktu di pusat kota. Bagiku, berjalan di tengah hutan, mendaki perbukitan, menikmati udara pegunungan, atau menjelajahi pantai selalu menghadirkan pengalaman yang berbeda. Meski menyenangkan, aktivitas di alam terbuka membuat mata lebih mudah terpapar angin, debu, sinar matahari, hingga udara kering. 

Ditambah lagi, perjalanan panjang sering kali membuatku harus berlama-lama melihat peta digital, kamera, atau layar smartphone. Tanpa disadari, kondisi tersebut dapat memicu gejala mata kering atau yang dikenal sebagai mata SePeLe, yaitu mata SEpet, PErih, LElah. Kalau sudah begitu, momen traveling yang seharusnya terasa nyaman bisa berubah menjadi kurang menyenangkan karena mata terasa tidak nyaman sepanjang perjalanan. Jadi saat traveling mengalami mata SePeLe jangan disepelein.

gejala mata kering
Sumber: Dokumen pribadi, diolah dengan Canva


Gejala Mata Kering Bisa Mengganggu Rencana Traveling

Traveling selalu menjadi momen yang aku tunggu, terutama saat saat traveling di alam bebas. Rasanya menyenangkan bisa menikmati suasana baru, berjalan menyusuri jalanan yang belum pernah dikunjungi, mencicipi kuliner khas, hingga mengabadikan setiap sudut yang menarik dengan kamera. Namun, di balik keseruan itu, pernah ada satu pengalaman yang membuat perjalanan terasa kurang maksimal, yaitu ketika tiba-tiba muncul gejala mata kering atau mata SePeLe alias mata SEpet, PErih, LElah.

Awalnya aku mengira hanya kelelahan karena perjalanan yang cukup panjang. Ternyata setelah beberapa jam berada di dalam pesawat dan melanjutkan perjalanan darat dengan pendingin ruangan yang menyala terus, mata mulai terasa SEpet, PErih, dan LElah. Kondisinya semakin terasa ketika harus sering melihat peta digital di smartphone untuk mencari lokasi wisata dan restoran yang ingin dikunjungi. Rasanya ingin terus menikmati perjalanan, tetapi mata justru terasa kurang nyaman.

Akibatnya, beberapa rencana harus berjalan lebih lambat. Aku jadi tidak bisa terlalu lama menikmati pemandangan karena mata mulai terasa perih. Saat ingin mengambil banyak foto, mata juga cepat lelah sehingga harus beberapa kali berhenti untuk mengistirahatkannya. Padahal, momen seperti matahari terbenam atau panorama alam yang indah tentu sayang jika dilewatkan hanya karena mata terasa tidak nyaman.

Pengalaman itu membuatku sadar bahwa mata SePeLe jangan disepelein. Gejala mata kering memang terlihat sederhana, tetapi dapat memengaruhi kenyamanan selama traveling. Mata yang terasa SEpet, PErih, dan LElah membuat kita sulit fokus menikmati setiap destinasi yang sudah lama direncanakan. Itulah mengapa mata SePeLe jangan disepelein.

Sejak saat itu, aku lebih memperhatikan kesehatan mata setiap kali bepergian. Selain memberi waktu istirahat pada mata dan mengurangi penggunaan gadget saat tidak diperlukan, aku juga selalu membawa solusi praktis agar gejala mata kering bisa segera diatasi. Dengan begitu, perjalanan tetap terasa nyaman dan setiap momen berharga bisa dinikmati tanpa terganggu oleh mata SePeLe.

Kenali Ciri-Ciri Gejala Mata Kering

Gejala mata kering dapat dirasakan dengan tingkat yang berbeda pada setiap orang. Beberapa tanda yang sering muncul termasuk yang aku alami ketika sedang traveling adalah:

1. Mata terasa perih atau seperti terbakar

Rasa perih menjadi salah satu tanda paling umum gejala mata kering. Mata juga bisa terasa panas atau gatal sehingga membuat aktivitas selama traveling menjadi kurang nyaman. Apalagi kalau travelingnya ke daerah pantai, hembusan angin lautnya membuat mata semakin perih.

2. Sensasi seperti ada pasir di dalam mata

Mata terasa mengganjal seolah ada pasir atau benda asing yang menempel. Sensasi ini sering muncul meski tidak ada kotoran yang benar-benar masuk ke mata. Tentu saja kondisi ini membuat momen traveling jadi terganggu.

3. Mata cepat lelah

Saat membaca, bekerja di depan laptop, atau menikmati perjalanan, mata terasa cepat lelah sehingga sulit berkonsentrasi dalam waktu lama. Alhasil selama di perjalanan menuju tempat wisata jadi enggak bisa menikmati tempat yang dilewati.

4. Lebih sensitif terhadap cahaya

Traveling di alam terbuka seperti yang biasa aku lakukan akan terkena paparan sinar matahari lebih banyak. Paparan sinar matahari atau cahaya yang terang dapat membuat mata terasa silau dan tidak nyaman. Kondisi ini sering dialami saat beraktivitas di luar ruangan.

5. Mata merah dan terasa berat saat berkedip

Terkena paparan sinar matahari dan udara panas saat traveling di alam terbuka membuat mata semakin cepat kering yang akan mengurangi kelmbapan mata. Kurangnya kelembapan pada permukaan mata dapat membuat mata tampak kemerahan serta terasa berat setiap kali berkedip.

6. Sulit menggunakan softlens

Mata yang kering membuat penggunaan softlens menjadi kurang nyaman karena mata terasa lebih mudah iritasi atau mengganjal. Lebih baik saat traveling hindari menggunakan softlens ini, gunakan pakai kacamata saja agar lebih aman.

7. Penglihatan menjadi kabur

Gejala mata kering juga dapat menyebabkan penglihatan sesaat menjadi kabur atau buram, terutama setelah terlalu lama bermain di alam terbuka yang banyak kena paparan sinar matahari atau udara panas seperti di pantai. Belum lagi ditambah dengan menatap layar komputer, smartphone, atau membaca tanpa jeda saat di hotel.

Jika mulai merasakan mata SEpet, PErih, dan LElah, jangan anggap sebagai kondisi yang biasa. Mata SePeLe jangan disepelein karena dapat mengganggu produktivitas maupun aktivitas yang sedang dilakukan.

Cara Mengobati Mata SEpet, PErih, LElah Saat Traveling

Ada beberapa cara sederhana yang dapat membantu mengurangi gejala mata kering yang biasa aku lakukan dan menjadi beberapa rekomendasi dokter. Wajib dilakukan secara rutin di rumah untuk menjaga kesehatan mata, terutama ketika akan traveling.

insto dry eyes
Sumber: Dokumen pribadi, diolah dengan Canva


1. Konsumsi Lemak Omega 3

Untuk jangka panjang, perbanyak dan rutin konsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega 3, seperti salmon, tuna, sarden, dan makarel. Kandungan omega 3 dapat membantu menjaga kualitas lapisan air mata, mengurangi penguapan air mata, serta mendukung kelembapan permukaan mata. Konsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu meredakan gejala mata kering dan menjaga kesehatan mata secara keseluruhan.

2. Perbanyak minum air putih

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari membantu menjaga kelembapan mata dari dalam. Saat tubuh terhidrasi dengan baik, produksi air mata juga dapat tetap optimal sehingga risiko munculnya gejala mata kering, seperti mata SEpet, PErih, dan LElah, dapat berkurang selama beraktivitas maupun traveling.

3. Hindari riasan mata saat traveling

Hindari menggunakan riasan mata saat kamu akan banyak beraktivitas di luar ruangan, terutama dalam waktu yang lama. Serpihan maskara, eyeliner, atau eyeshadow dapat masuk ke permukaan mata dan memicu iritasi. Kondisi ini berisiko memperparah gejala mata kering sehingga mata terasa lebih tidak nyaman selama beraktivitas.

4. Istirahatkan mata secara berkala dan berkedip lebih sering

Setelah beraktivitas di alam bebas, gunakan aturan 20 20 20 dengan mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki selama 20 detik setiap 20 menit. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi ketegangan mata akibat terkena paparan sinar matahari atau terlalu lama menatap layar sekaligus memberi waktu bagi mata untuk beristirahat.

Saat terlalu asik menikmati pemandangan tempat wisata di alam bebas atat terlalu fokus menggunakan laptop, smartphone, atau membaca, frekuensi berkedip biasanya berkurang. Padahal, berkedip membantu menyebarkan lapisan air mata secara merata di permukaan mata sehingga kelembapannya tetap terjaga dan gejala mata kering dapat berkurang.

5. Kurangi penggunaan gadget saat traveling

Menatap layar smartphone atau gawai lainnya dalam waktu lama dapat membuat frekuensi berkedip berkurang sehingga permukaan mata menjadi lebih cepat kering. Berikan waktu istirahat secara berkala dengan mengalihkan pandangan dari layar selama beberapa menit. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi ketegangan mata sekaligus menjaga kelembapan permukaan mata agar tetap nyaman saat beraktivitas, termasuk saat traveling.

6. Hindari paparan angin secara langsung

Saat traveling, usahakan mengurangi paparan sinar matahari langsung, angin, maupun udara dari pendingin ruangan yang terlalu lama. Kondisi tersebut dapat mempercepat penguapan lapisan air mata sehingga mata menjadi lebih mudah kering. Jika harus berada di luar ruangan, gunakan kacamata hitam dan istirahatkan mata secara berkala agar kelembapannya tetap terjaga.

7. Gunakan tetes mata Insto Dry Eyes

Jika gejala mata kering mulai terasa, gunakan obat tetes mata yang aman dan terpercaya. Obat tetes mata ini untuk membantu menjaga kelembapan permukaan mata, seperti Insto Dry Eyes yang mengandung Hydroxypropyl Methylcellulose. Mata pun terasa lebih nyaman sehingga kamu bisa kembali menikmati liburan tanpa terganggu oleh mata SEpet, PErih, LElah. Jika setelah menggunakan obat tetes mata tak kunjung reda, baru konsultasikan ke dokter.

Alami Gejala Mata Kering Saat Traveling? Tetesin Insto Dry Eyes Aja

Gejala mata kering memang dapat muncul tanpa diduga apalagi saat traveling. Penyebabnya pun beragam, terkena paparan sinar matahari terlalu lama, terkena udara, terlalu lama menatap gawai seperti menggunakan smartphone, membaca, berada di ruangan berpendingin, hingga sering bepergian. Karena itu, aku selalu berusaha membawa solusi praktis agar aktivitas selama traveling tetap berjalan dengan nyaman.

tetesin insto dry eyes
Sumber: Dokumen pribadi, diolah dengan Canva


Saat mulai merasakan mata SEpet, PErih, LElah, aku memilih tetesin Insto Dry Eyes. Produk ini membantu memberikan kelembapan pada permukaan mata sehingga rasa tidak nyaman akibat gejala mata kering dapat berkurang. Praktis digunakan kapan saja ketika dibutuhkan sehingga aktivitas bisa kembali dilanjutkan dengan lebih nyaman.

Insto Dry Eyes  #InstoDryEyes mengandung Hydroxypropyl Methylcellulose yang berfungsi sebagai pelumas atau air mata buatan untuk membantu menjaga kelembapan permukaan mata. Kandungan ini membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat gejala mata kering seperti mata mata SEpet, PErih, LElah. Selain itu, Insto Dry Eyes juga mengandung Benzalkonium Chloride sebagai bahan pengawet sehingga kualitas produk tetap terjaga.

Hal lain yang aku sukai adalah kemasannya yang praktis dan travel friendly berukuran 7,5 ml. Ukuran ini mudah dimasukkan ke dalam tas traveling maupun pouch sehingga tidak memakan banyak tempat. Saat sedang berada di perjalanan atau bekerja di luar ruangan, Insto Dry Eyes selalu mudah dibawa ke mana saja dan bantu #BebasMataKering

Insto Dry Eyes juga mudah ditemukan di berbagai apotek, minimarket, supermarket, maupun toko kesehatan sehingga tidak perlu bingung ketika membutuhkannya. Harganya pun sangat terjangkau. Dengan kemudahan tersebut, kita bisa lebih siap menghadapi gejala mata kering kapan pun muncul seperti saat melakukan traveling ke tempat impian.

Belajar dari pengalaman saat traveling kemarin, menjaga kesehatan mata sama pentingnya dengan menjaga kesehatan tubuh. Mata menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga menikmati perjalanan ke berbagai tempat. Jangan menunggu sampai rasa tidak nyaman semakin mengganggu.

Jadi, jika mulai merasakan gejala mata kering atau mata SePeLe jangan disepelein #MataSePeLeJanganSepelein. Saat mata terasa SEpet, PErih, dan LElah, tetesin Insto Dry Eyes agar mata kembali terasa nyaman dan kamu bisa menikmati setiap aktivitas selama traveling tanpa terganggu oleh gejala mata kering.

Referensi:

https://www.halodoc.com/artikel/cara-mencegah-mata-kering-saat-berada-di-luar-ruangan
https://jec.co.id/id/article/sindrom-mata-kering
https://kmu.id/4-gejala-mata-kering-yang-perlu-kamu-perhatikan/
https://primayahospital.com/umum/mata-kering/
https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/mengenal-mata-kering

Kebutuhan akan air panas kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari hari. Kamu mungkin menggunakannya untuk mandi, mencuci peralatan tertentu, hingga mendukung aktivitas rumah tangga yang membutuhkan suhu air lebih hangat. Di sisi lain, meningkatnya konsumsi energi membuat banyak orang mulai mencari solusi yang lebih hemat sekaligus ramah terhadap lingkungan. Salah satu pilihan terbaik yang terus berkembang adalah penggunaan solar water heater.

Solar Water Heater Ramah Lingkungan


Teknologi pemanas air tenaga surya memanfaatkan energi matahari sebagai sumber panas utama. Cara kerja ini mampu mengurangi penggunaan listrik maupun gas sehingga konsumsi energi rumah menjadi lebih efisien. Selain memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang, sistem ini juga membantu mengurangi emisi karbon yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika semakin banyak keluarga di Indonesia mulai beralih ke teknologi ini.

Jika kamu sedang mempertimbangkan investasi jangka panjang untuk rumah, memilih sistem pemanas air tenaga surya merupakan langkah yang tepat. Produk modern saat ini hadir dengan teknologi yang semakin canggih, daya tahan tinggi, serta mampu bekerja secara optimal pada berbagai kondisi cuaca. Salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan adalah handal water heater seri Handal Eco 151 yang dirancang untuk memberikan efisiensi energi sekaligus kenyamanan penggunaan setiap hari.

Mengapa Solar Water Heater Menjadi Pilihan Ramah Lingkungan

Energi matahari merupakan sumber energi terbarukan yang tersedia melimpah di Indonesia. Negara yang berada di wilayah tropis mendapatkan paparan sinar matahari hampir sepanjang tahun sehingga sangat ideal untuk memanfaatkan teknologi pemanas air tenaga surya. Dengan memanfaatkan energi alami tersebut, kebutuhan energi dari listrik maupun bahan bakar fosil dapat berkurang secara signifikan.

Penggunaan solar water heater juga membantu mengurangi jejak karbon rumah tangga. Berdasarkan berbagai penelitian mengenai energi terbarukan, sektor rumah tangga menjadi salah satu penyumbang konsumsi listrik yang cukup besar. Ketika sebagian kebutuhan air panas dialihkan menggunakan tenaga surya, konsumsi listrik otomatis menurun sehingga emisi karbon dari pembangkit listrik juga ikut berkurang.

Selain itu, teknologi ini mendukung gaya hidup berkelanjutan. Kamu tidak hanya menikmati air panas yang nyaman setiap hari, tetapi juga ikut berkontribusi menjaga lingkungan untuk generasi mendatang. Langkah sederhana seperti memilih pemanas air yang hemat energi dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan oleh semakin banyak masyarakat.

Cara Kerja Solar Water Heater

Sebelum memilih produk yang sesuai, kamu perlu memahami cara kerja sistem pemanas air tenaga surya agar lebih yakin terhadap manfaatnya.

Panel kolektor menyerap panas matahari

Komponen utama sistem ini adalah kolektor surya yang dipasang pada bagian atap rumah. Kolektor tersebut menyerap panas matahari dan mengubahnya menjadi energi panas yang kemudian digunakan untuk memanaskan air di dalam sistem.

Proses ini berlangsung secara alami tanpa membutuhkan konsumsi listrik yang besar. Selama matahari bersinar, air akan terus mengalami peningkatan suhu hingga mencapai temperatur yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari hari.

Karena Indonesia memiliki intensitas cahaya matahari yang tinggi, proses pemanasan dapat berlangsung secara optimal hampir sepanjang tahun.

Tangki penyimpanan menjaga suhu air

Air panas hasil pemanasan kemudian disimpan di dalam tangki yang memiliki lapisan insulasi berkualitas tinggi. Fungsi utama insulasi adalah mempertahankan suhu air agar tetap hangat dalam waktu yang lama.

Teknologi penyimpanan ini membuat kamu tetap dapat menikmati air panas pada malam hari maupun pagi hari meskipun matahari tidak sedang bersinar.

Sistem penyimpanan yang baik juga membantu mengurangi kehilangan panas sehingga efisiensi energi tetap terjaga.

Sistem bekerja secara otomatis

Sebagian besar produk modern telah dilengkapi sistem otomatis yang mengatur sirkulasi air sesuai kebutuhan. Teknologi tersebut membantu menjaga performa sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna.

Beberapa model bahkan memiliki pemanas cadangan untuk menjaga ketersediaan air panas ketika cuaca mendung berlangsung cukup lama.

Dengan sistem otomatis tersebut, kamu tidak perlu melakukan pengaturan secara terus menerus sehingga penggunaan menjadi jauh lebih praktis.

Keuntungan Menggunakan Solar Water Heater

Banyak alasan mengapa pemanas air tenaga surya semakin diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain ramah lingkungan, teknologi ini juga memberikan berbagai keuntungan dari sisi ekonomi maupun kenyamanan.

Keuntungan Solar Water Heater


Menghemat biaya energi

Keuntungan paling terasa adalah penghematan biaya listrik. Karena sebagian besar proses pemanasan memanfaatkan sinar matahari, penggunaan listrik menjadi jauh lebih sedikit dibandingkan pemanas air listrik konvensional.

Penghematan ini akan semakin terasa apabila jumlah penghuni rumah cukup banyak dan penggunaan air panas berlangsung setiap hari.

Dalam jangka panjang, investasi awal pembelian sistem pemanas air tenaga surya dapat tertutupi melalui pengurangan biaya listrik bulanan.

Umur pakai lebih panjang

Produk berkualitas umumnya menggunakan material tangki yang tahan terhadap korosi serta perubahan cuaca ekstrem. Material tersebut membuat sistem mampu bertahan dalam penggunaan jangka panjang.

Perawatan yang dilakukan secara berkala juga relatif sederhana sehingga biaya pemeliharaan tetap terkendali.

Jika dirawat dengan baik sesuai rekomendasi produsen, sistem dapat digunakan selama bertahun tahun dengan performa yang tetap optimal.

Menambah nilai properti

Rumah yang menggunakan teknologi hemat energi memiliki nilai tambah di mata calon pembeli maupun investor properti.

Banyak konsumen kini mulai mempertimbangkan efisiensi energi sebagai salah satu faktor penting sebelum membeli rumah.

Keberadaan sistem pemanas air tenaga surya menunjukkan bahwa rumah telah menerapkan teknologi modern yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Tips Memilih Solar Water Heater Berkualitas

Sebelum membeli produk, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar investasi yang dilakukan benar benar memberikan manfaat maksimal.

Pilih kapasitas sesuai kebutuhan

Jumlah anggota keluarga menjadi faktor utama dalam menentukan kapasitas tangki penyimpanan air panas.

Kapasitas yang terlalu kecil membuat persediaan air panas cepat habis, sedangkan kapasitas yang terlalu besar dapat meningkatkan biaya investasi tanpa memberikan manfaat tambahan.

Karena itu, sesuaikan kapasitas produk dengan pola penggunaan air panas di rumah.

Perhatikan kualitas material

Tangki penyimpanan yang menggunakan material berkualitas tinggi akan memiliki daya tahan lebih baik terhadap korosi maupun perubahan suhu.

Selain itu, lapisan insulasi yang baik membantu menjaga suhu air tetap hangat lebih lama sehingga efisiensi energi meningkat.

Kualitas material juga berpengaruh terhadap umur penggunaan produk dalam jangka panjang.

Pastikan layanan purna jual tersedia

Layanan instalasi, garansi, serta ketersediaan suku cadang menjadi faktor penting sebelum melakukan pembelian.

Produk dengan jaringan layanan yang luas akan memudahkan proses perawatan apabila suatu saat dibutuhkan.

Hal tersebut memberikan rasa aman sekaligus memastikan sistem tetap bekerja secara optimal selama bertahun tahun.

Handal Eco 151 Sebagai Pilihan Terbaik

Jika kamu mencari pemanas air tenaga surya yang mengutamakan efisiensi, kualitas, dan daya tahan, Handal Eco 151 menjadi salah satu pilihan yang sangat layak dipertimbangkan.

Handal Eco 151 solar water heater


Produk ini dirancang untuk memanfaatkan energi matahari secara maksimal sehingga mampu membantu mengurangi konsumsi listrik rumah tangga. Material tangki yang berkualitas juga memberikan perlindungan terhadap korosi sehingga usia pemakaian menjadi lebih panjang.

Selain itu, Handal Eco 151 menawarkan performa yang stabil dengan sistem penyimpanan panas yang efektif. Air panas tetap tersedia untuk berbagai kebutuhan keluarga setiap hari tanpa harus bergantung sepenuhnya pada listrik. Bagi kamu yang ingin berinvestasi pada teknologi hemat energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, memilih Handal Eco 151 merupakan keputusan yang tepat.

Kesimpulan

Memanfaatkan energi matahari sebagai sumber pemanas air merupakan langkah cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Penggunaan solar water heater mampu mengurangi konsumsi listrik, menekan emisi karbon, dan memberikan penghematan biaya dalam jangka panjang.

Selain ramah lingkungan, teknologi ini juga menawarkan kenyamanan karena mampu menyediakan air panas secara konsisten untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Dengan memilih produk berkualitas, kamu dapat menikmati performa yang stabil serta umur pakai yang panjang.

Apabila kamu sedang mencari solusi pemanas air tenaga surya yang efisien dan memiliki kualitas terpercaya, handal water heater seri Handal Eco 151 menjadi pilihan yang sangat direkomendasikan. Investasi ini bukan hanya memberikan kenyamanan bagi keluarga, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung penggunaan energi yang lebih berkelanjutan.

Menjalankan hobi dan traveling ke alam terbuka selalu jadi pengalaman yang menyenangkan. Mulai dari berkuda, menyelam, mendaki gunung, atau bermain ke pantai. Namun setelah menikmati keindahan alam dengan paparan sinar matahari, angin, dan air laut, kulit sering terasa lebih kering, kusam, bahkan kehilangan kelembapannya.

Karena itu, aku butuh perawatan untuk memulihkan kesehatan dan kecantikan kulitku. Ini salah satu bentuk self love dan me time aku. Setelah perawatan dapetin happy smooth skin itu rasanya bikin rileks.

FACIAL BU AYU TREATMENT ZAP Clinic


Salah satu cara yang aku lakukan agar kulit wajah kembali sehat, lembab, halus, dan glowing setelah traveling atau menjalankan hobi di alam bebas yaitu melakukan rangkaian perawatan happy smooth skin ala Ayu Dewi di ZAP Clinic. Dan kali ini aku mencoba menu treatment baru dari ZAP yaitu Facial Bu Ayu.

Facial Bu Ayu, Hasilkan Happy Smooth Skin

Facial Bu Ayu yaitu self love ala Ayu Dewi, happy and fresh in 90 mins. Salah satu menu perawatan favorit Ayu Dewi di ZAP Clinic Facial Ekstraksi Hydro. Yaitu perawatan wajah yang memadukan proses pembersihan mendalam dengan teknologi modern untuk membantu membersihkan pori dan mengangkat kotoran, minyak berlebih, serta komedo dengan lebih nyaman. Serta menutrisi kulit dengan alat modern dan teknik manual. Massage bahu dan masker memberikan relaksasi tambahan setelah dilakukan ekstraksi.

Seluruh proses dilakukan oleh terapis atau tenaga profesional yang akan menyesuaikan perawatan dengan kondisi kulit, sehingga hasil yang diperoleh terasa lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan masing masing individu.

Facial Bu Ayu, dilakukan selama kurang lebih 90 menit dengan 9 tahapan. Lengkap dengan massage bahu dan masker yang membuat wajah dan badan semakin rileks dan happy. Treatment yang terinspirasi dari perawatan rutin Ayu Dewi ini, tersedia di berbagai outlet ZAP.

9 Langkah Facial Bu Ayu, Rangkaian Facial Yang Bantu Kulit Wajah Happy and Fresh

Facial Bu Ayu memiliki sembilan tahapan facial yang setiap tahapannya memiliki tujuan yang berbeda. Bukan sekadar membersihkan wajah, tetapi membantu kulit mendapatkan perawatan secara bertahap sehingga hasil akhirnya terasa lebih optimal. Dengan waktu sekitar 90 menit, setiap proses dilakukan dengan nyaman dan tanpa terburu buru.

1. Cleansing dan Massage

Treatment dimulai dengan membersihkan wajah secara menyeluruh. Tahap ini membantu mengangkat sisa makeup, sunscreen, minyak, dan debu yang menempel setelah beraktivitas. Setelah wajah bersih, terapis melanjutkan dengan pijatan lembut di area wajah. Gerakan massage membuat otot wajah terasa lebih rileks sekaligus membantu melancarkan sirkulasi sehingga wajah terasa lebih segar sejak awal treatment.

2. Hydra Dermabrasion

Tahap berikutnya menggunakan teknologi Hydra Dermabrasion. Proses ini membantu mengangkat sel kulit mati secara lembut sekaligus membersihkan pori-pori dari kotoran yang sulit dibersihkan hanya dengan mencuci wajah.

3. Steam

Setelah kulit dibersihkan, wajah diberikan uap hangat atau steam. Tahapan ini membantu membuka pori-pori sehingga proses pembersihan berikutnya menjadi lebih optimal.

4. Ekstraksi Komedo

Bagi sebagian orang, tahap ini mungkin menjadi bagian yang paling ditunggu sekaligus paling membuat penasaran. Setelah pori-pori lebih siap, terapis melakukan ekstraksi komedo dengan teknik yang hati hati dan higienis.

5. High Frequency

Tahapan selanjutnya menggunakan alat High Frequency. Teknologi ini membantu menenangkan kulit setelah proses ekstraksi sekaligus menjaga kebersihan permukaan kulit.


9 tahapan facial bu ayu treatment


6. Jet Spray

Setelah itu wajah mendapatkan semprotan cairan menggunakan Jet Spray. Teknologi ini membantu memberikan hidrasi secara merata sehingga kulit terasa lebih segar.

7. Serum dan Cold Hammer

Tahap berikutnya adalah pengaplikasian serum yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit, kemudian dilanjutkan menggunakan Cold Hammer. Alat ini memberikan sensasi dingin yang membantu kulit terasa lebih nyaman sekaligus membantu penyerapan serum menjadi lebih optimal. Setelah proses ini selesai, wajah mulai terasa lebih lembap dan kenyal.

8. Peel Off dan Massage

Setelah serum bekerja dengan baik, treatment dilanjutkan menggunakan peel off mask. Masker ini memberikan waktu bagi kulit untuk mendapatkan nutrisi sekaligus membantu memberikan rasa nyaman. Sambil menunggu masker bekerja pada kulit dan kemudian mengering, terapis akan melakukan pijatan pada bahu dan punggung. Pijatan ringan ini membuat wajah terasa semakin rileks.

9. Post Care

Tahap terakhir adalah post care dengan mengaplikasikan pelembap dan sunscreen. Banyak orang menganggap facial selesai ketika wajah sudah bersih. Padahal, perlindungan setelah treatment juga sama pentingnya. Pelembap membantu menjaga menghidrasi kulit, sedangkan sunscreen melindungi wajah dari paparan sinar matahari ketika kembali beraktivitas.

Itu dia 9 tahapan Facial Bu Ayu di ZAP Clinic yang akan membuat kulit wajah semakin sehat, lembab, halus, dan glowing. Facial favorit Ayu Dewi ini membuat kita lebih rileks, fresh dan happy. Lalu bagaimana pengalamanku melakukan Facial Bu Ayu di ZAP Clinic ini? Keep reading. 

Pengalaman Melakukan Facial Bu Ayu di ZAP Clinic Pakuwon Bekasi Mall

Aku memilih lokasi ZAP yang dekat dari rumah yaitu di ZAP Pakuwon Mall Bekasi. Tempatnya nyaman, clean dengan staf yang ramah. Ketika saya tiba, staf front liner Mba Galuh menyambut dan menanyakan treatment apa yang aku butuhkan. Setelah konsultasi dan diperiksa, ternyata kulitku cenderung kering, mungkin karena aku sering berkegiatan di alam bebas yang terkena terik sinar matahari secara langsung dan terlalu sering.


facial bu ayu treatment Pakuwon Bekasi Mall


Aku dilayani terapis Mba Mella yang ramah dan helpful banget, bersedia menjelaskan secara detail mengenai tahapan demi tahapan proses perawatan yang akan dilakukan. Tentunya penjelasannya menambah knowledge aku soal perawatan kulit.

Untuk melihat hasilnya, sebelum melakukan Facial Bu Ayu, terapis akan melakukan foto before and after perawatan dan memberikan persetujuan atas tindakan treatment yang akan dilakukan. Setelah persiapan selesai, perawatan pun dimulai. Penasaran dengan proses dan hasilnya? Keep reading to find out.

Tahap pertama yaitu cleansing dan massage yang dilakukan kurang lebih selama 10 menit. Buatku, tahapan pertama ini seperti memberikan waktu bagi kulit untuk beristirahat setelah terlalu lama terpapar panas matahari dan polusi. Pijatan terapisnya yang sangat gentle membuat kulit wajah terasa rileks, tenang, dan nyaman. Pastinya membuat kulit wajah terasa bersih dan lembut.

Sementara tahap hydro dermabrasi yang dilakukan selama kurang lebih 5 menit, aku cukup terkesan karena proses eksfoliasi terasa nyaman tanpa membuat kulit terasa perih. Setelah tahap ini selesai, permukaan kulit mulai terasa lebih halus dan bersih saat disentuh. Menurutku, teknologi seperti ini menjadi salah satu alasan kenapa Facial Bu Ayu terasa lebih efektif dibanding hanya melakukan eksfoliasi sendiri di rumah.

Ditambah dengan sensasi hangat dari steam selama kurang lebih 5 menit, terasa sangat menenangkan. Kulit terasa lebih rileks dan siap untuk proses ekstraksi komedo. Tahapan ekstraksi komedo yang dilakukan selama kurang lebih 30 menit, proses ini dilakukan dengan cukup nyaman meskipun ada sensasi cekat cekit pada saat ekstraksi pada bagian hidung.


facial bu ayu treatment tahapan ekstraksi komedo


Karena sudah beberapa bulan belum sempat treatment, komedo sudah cukup menumpuk di area hidung. Tentu saja setelah tahapan ini, area yang biasanya dipenuhi komedo terasa jauh lebih bersih setelah treatment selesai. Wajah juga terasa lebih ringan karena pori pori tidak lagi dipenuhi kotoran yang menumpuk.

Tahapan berikutnya adalah high frequency. Aku menyukai bagian ini karena prosesnya terasa nyaman. Justru ada sensasi hangat yang membuat kulit terasa lebih tenang. Penggunaan teknologi ini juga menjadi nilai tambah karena menunjukkan bahwa setiap tahapan treatment memiliki fungsi yang saling melengkapi.


facial bu ayu treatment tahapan high frequency


Jet spray adalah salah satu tahapan yang paling aku suka. Tahapan ini menjadi salah satu favoritku karena memberikan sensasi dingin yang sangat nyaman pada kulit wajah. Rasa dinginnya seperti kita sedang liburan di musim salju. Rasanya 5 menit menggunakan jet spray ini masih kurang.

Setelah beberapa tahapan sebelumnya membersihkan kulit secara mendalam, Jet Spray terasa seperti memberikan kesegaran baru pada kulit wajahku yang terasa kering belakangan ini. Seperti terhidrasi sempurna dan sensasi dinginnya seperti menyerap ke bagian terdalam kulit wajahku.

Pada tahapan pengaplikasian serum dengan menggunakan cold hammer, ada sensasi dingin dan kulit terasa lebih lembut. Perbedaan yang paling terasa adalah kulit tidak lagi terasa kering seperti saat pertama datang ke klinik. Terapis memberikan cermin untuk melihat kulit wajahku setelah tahapan ini. Cukup kaget sekaligus happy, karena wajah mulai terlihat lebih segar dan glowing secara alami.

Selanjutnya tahapan favoritku yang lainnya, yaitu masker wajah dengan menggunakan masker peel off sekaligus massage bahu dan punggung. Menurutku, kombinasi masker dan massage menjadi penutup yang sempurna sebelum memasuki tahap terakhir. Masker peel off ini diaplikasikan selama kurang lebih 15 menit dan sambil menunggu maskernya kering, terapis akan melakukan massage pada bahu dan punggung dengan menggunakan minyak pijat yang menenangkan.


facial bu ayu treatment tahapan peel off mask dan massage


Ini beneran tahapan terfavorit, dipijat bagian leher, bahu, punggung, dan tangan. Rasanya tuh badan jadi lebih ringan, segar, happy dan tenang. Rasanya lelah dan pegal yang selama ini penuh dan menumpuk karena bekerja terus di depan gawai, hilang begitu saja. Jadi wajar saja kalau Facial Bu Ayu ini menjadi facial favorit Ayu Dewi dan banyak perempuan lainnya, karena ternyata se-happy dan se-fresh itu setelah facial ini.

Post care adalah salah satu rangkaian pasca treatment Facial Bu Ayu yang tak kalah penting, yaitu menggunakan pelembab dan sunscreen. Bagian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa hasil treatment akan terasa lebih optimal jika diikuti dengan perawatan kulit yang konsisten setiap hari. Terutama bagi kulit wajahku yang cukup sensitif, penggunaan moisturizer dan sunscreen menjadi wajib.

Setelah perawatan selesai, terapis akan melakukan foto pasca perawatan dengan tujuan untuk melihat hasil before and after treatment. Happy banget melihat hasilnya, kulit wajah yang awalnya banyak sekali komedonya terlihat bersih, terutama bagian hidung yang menjadi spot komedo paling banyak. Kulit terasa jauh lebih sehat, lembap terhidrasi, halus, dan tampak glowing secara natural.

facial bu ayu treatment after before


Does and Don't Pasca Facial Bu Ayu

Terapis juga memberikan beberapa tips does and don't pasca perawatan, agar hasil Facial Bu Ayu maksimal. Agar hasil treatment bertahan lebih optimal, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan setelah facial.

  • Hindari paparan sinar matahari langsung pasca perawatan, terutama saat cuaca sedang terik. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan sunscreen dan usahakan mengenakan pelindung seperti topi atau payung.

  • Tunda olahraga dengan intensitas tinggi yang memicu keringat berlebih selama satu hingga dua hari agar kulit memiliki waktu untuk beradaptasi setelah treatment.

  • Hindari sauna dan berenang terlebih dahulu karena suhu panas serta kandungan klorin atau garam pada air dapat membuat kulit yang baru dirawat menjadi lebih sensitif.

  • Jangan menggunakan sabun cuci muka yang mengandung scrub selama dua hari ke depan. Pilih pembersih wajah yang lembut agar skin barrier tetap terjaga.

  • Hindari mencuci wajah menggunakan air hangat. Sebaiknya gunakan air bersuhu normal atau sejuk agar kulit tetap terasa nyaman dan tidak mudah mengalami iritasi.

  • Gunakan perawatan dasar dengan menggunakan moisturizer untuk menjaga kelembapan kulit dan sunscreen setiap pagi sebagai perlindungan dari paparan sinar UV. Langkah sederhana ini membantu kulit tetap terhidrasi sekaligus mempertahankan hasil facial lebih lama.

  • Tunda dulu liburan ke pantai selama beberapa hari. Paparan sinar matahari, angin, serta air laut dapat membuat kulit yang baru menjalani treatment menjadi lebih sensitif dan berisiko kehilangan kelembapannya.


Pernah mengalami kejadian pasca treatment, langsung berkegiatan di alam bebas sehingga terkena paparan sinar matahari langsung. Hasil treatment menjadi tidak maksimal dan kulit menjadi kemerahan dan perih. Berdasarkan pengalaman tersebut, lebih baik semua saran does and don't yang disampaikan oleh dokter atau terapis wajib dilakukan.

What's My Thought about Facial Bu Ayu

Overall, aku menikmati pengalaman mencoba Facial Bu Ayu di ZAP Clinic dan menjadi solusi banget buat kulit aku yang sedang kering dan kusam akibat terkena paparan sinar matahari selama traveling atau beraktivitas di alam bebas. Selama 90 menit dengan sembilan tahapan, setiap tahapannya terasa nyaman, runtut, dan memberikan pengalaman treatment yang menyeluruh.

Alat yang digunakan modern dan berteknologi tinggi premium, sehingga proses perawatan menjadi nyaman. Ditambah dengan hospitality ZAP Clinic Pakuwon Mall Bekasi yang nyaman, clean, stafnya ramah, dan terapisnya yang helpful, ramah, dan sabar menjelaskan dengan detail tahapan treatment, membuatku makin happy dan rileks melakukan saat melakukan facial favorit Ayu Dewi ini. 

Paling aku suka tentu saja hasil akhir setelah perawatan, hasilnya tetap natural. Hasilnya di kulit terasa lebih sehat, lebih lembap, lebih halus, lebih kencang dan glowing alami. Apalagi kulit wajahku yang warnanya kemerahan, warna merahnya makin merona. I love it. Menurutku, Facial Bu Ayu, 90 menit untuk diri sendiri adalah self-love paling sederhana yang bisa aku lakukan untuk memanjakan kulitku.

Setelah sering traveling dan beraktivitas di luar ruangan, treatment ini menjadi cara yang menyenangkan untuk membantu mengembalikan hidrasi kulit sekaligus memberikan waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat sejenak. Buatku, Facial Bu Ayu bukan sekadar facial biasa, tetapi juga bentuk self care dan me time yang membuat kulit terasa lebih lembab dan glowing alami. Dan pastinya membuat perasaan makin happy.

Mau punya happy smooth skin ala Ayu Dewi atau mau rileks dan kulit makin segar? Facial Bu Ayu di ZAP Clinic jawabannya. Yuk kunjungi situs ZAP Clinic untuk informasi detailnya dan kunjungi outlet ZAP Clinic terdekat untuk mencoba rangkaian Facial Bu Ayu. Ada yang pernah mencobanya? Boleh banget untuk sharing pengalamannya di kolom komentar.

Older Posts Home

ABOUT HER

Call her Mei. Her biggest passions are education, the environment, and traveling the world. So that you can chit-chat with her everything about it, she is now active as a voluntourism, environment, and education volunteer.

POPULAR POSTS

  • CONTACT HER
  • PANTAI TANJUNG AAN, PANTAI DENGAN PASIR BIJI MERICA
  • FACIAL BU AYU, CARA SELF LOVE DAN ME TIME YANG BIKIN HAPPY SMOOTH SKIN
  • NATUR HAIR TONIC GINSENG EXTRACT
  • GUNUNG KERINCI, PESONA GUNUNG TERTINGGI DI SUMATERA
  • TRAIL RUNNING DI GUNUNG GEDE PANGRANGO
  • DEPOSITO DAPAT EMAS TANPA CEMAS DI KOMUNAL
  • MUSEUM ULLEN SENTALU, MUSEUM KERAJAAN MATARAM
  • TIPS MENJAGA KESEHATAN KULIT BAGI TRAVELER
  • TRAVELING SALAH SATU CARA MENGHILANGKAN KEBIASAAN BURUK

ARTICLE

  • 2026 20
    • August 3
      • LOCAL FOOD, LOCAL PRIDE: MENGENAL PANGAN LOKAL IND...
      • PANTAI RIO BY THE BEACH: SURGA TERSEMBUNYI BERNUAN...
      • ALAMI GEJALA MATA KERING SAAT TRAVELING? TETESIN I...
    • July 4
    • June 2
    • May 1
    • April 1
    • March 3
    • February 4
    • January 2
  • 2025 141
    • December 11
    • November 14
    • October 10
    • September 11
    • August 11
    • July 17
    • June 13
    • May 13
    • April 10
    • March 8
    • February 13
    • January 10
  • 2024 148
    • December 9
    • November 9
    • October 17
    • September 13
    • August 7
    • July 8
    • June 14
    • May 19
    • April 4
    • March 19
    • February 17
    • January 12
  • 2023 111
    • December 6
    • November 20
    • October 14
    • September 10
    • August 6
    • July 7
    • June 8
    • May 4
    • April 10
    • March 14
    • February 8
    • January 4
  • 2022 160
    • December 13
    • November 13
    • October 21
    • September 18
    • August 21
    • July 14
    • June 12
    • May 9
    • April 6
    • March 15
    • February 7
    • January 11
  • 2021 55
    • December 8
    • November 4
    • October 9
    • September 2
    • August 4
    • July 2
    • June 6
    • May 4
    • April 3
    • March 5
    • February 5
    • January 3
  • 2020 44
    • December 4
    • November 3
    • October 4
    • September 4
    • August 4
    • July 4
    • June 4
    • May 4
    • April 2
    • March 4
    • February 3
    • January 4
  • 2019 9
    • December 1
    • November 2
    • August 1
    • July 1
    • June 1
    • March 3
  • 2018 9
    • November 1
    • August 3
    • March 1
    • February 2
    • January 2
  • 2017 21
    • December 1
    • November 1
    • October 3
    • September 3
    • July 1
    • April 1
    • March 4
    • February 3
    • January 4
  • 2016 10
    • December 4
    • November 6
Seedbacklink


Logo Komunitas BRT Network

Copyright © Travel Blogger. Designed by OddThemes