Looking for My Article

30 March 2020

Pelabuhan Sunda Kelapa, Tempat Hunting Foto di Jakarta

Sejarah Pelabuhan Sunda Kelapa?


Pelabuhan Sunda Kelapa kini mulai dikenal sebagai public space karena banyak fotografer hilir mudik ke tempat ini dan menjadikannya salah satu tempat hunting foto di Jakarta. Kemudian mulai ramai dikunjungi wisatawan dan menjadi salah satu  tempat wisata di Kota Jakarta. Pelabuhan Sunda Kelapa ini merupakan pelabuhan yang memanfaatkan hilir Sungai Ciliwung yang bermuara ke laut Jawa (Teluk Jakarta) sebagai pusat persinggahan pelayaran banyak negara sejak abad ke-5 di bawah kekuasan Kerajaan Tarumanegara. Sejak abad ke-12 jatuh ke tangan Kerajaan Sunda yang beribukotakan Pakuan Pajajaran (sekarang kota Bogor). Kapal-kapal asing yang berasal dari  Arab, Portugis, Inggris, Tiongkok, Jepang, India Selatan,  dan  Timur  Tengah  berlabuh  di  pelabuhan  ini  membawa  barang-barang dagangan seperti porselen, kopi, sutra, kain, wangi-wangian, kuda, anggur, dan zat warna untuk ditukar dengan rempah-rempah yang menjadi komoditas perdagangan saat itu.



Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan situs cikal bakal ditetapkannya sebagai hari jadi Kota Jakarta yaitu pada tanggal 22 Juni 1527. Pada abad ke-16, Fatahillah menaklukan pelabuhan ini dan kemudian di atas wilayah seluas 15 ha ini membangun Jayakarta (1527 -1619). Pelabuhan yang menjadi salah satu  tempat hunting foto di Jakarta ini, hancur karena diserang oleh VOC Belanda yang dipimpin oleh Jan Pieterszoon Coen pada tahun 1619.

Pada abad ke-19 pelabuhan ini mulai sepi, namun sampai saat ini masih disibukkan dengan kedatangan kapal-kapal meskipun tidak seramai zaman dahulu dan hanya melayani kapal-kapal antar pulau di Indonesia yang akhirnya dialihfungsikan menjadi situs sejarah dan kemudian mulai ramai dikunjungi banyak wisatawan sebagai public space dan menjadi destinasi wisata untuk hunting foto di Jakarta.

Apa saja yang bisa dilakukan di Pelabuhan Sunda Kelapa?


Berkeliling dengan Sampan. 

Nah salah satu yang bisa teman-teman lakukan di Pelabuhan Sunda Kelapa adalah menaiki sampan milik nelayan di pelabuhan ini. Nelayan-nelayan akan menawarkan untuk menaiki sampan dan berkeliling di sekitar pelabuhan ini dengan membayar Rp 5.000,00 – Rp 10.000,00. Murah banget kan?

Melihat kapal Kayu.

Banyak kapal dagang merapat di pelabuhan ini. Salah satunya jenis kapal yang dapat dinikmati di Pelabuhan Sunda Kelapa adalah kapal pinisi dengan campuran gaya dari Madura. Kapal-kapal pinisi itu terbuat dari kayu dan mempunyai aneka warna sehingga mempunya daya tarik tersendiri untuk diambil gambarnya atau hanya sekedar dinikmati dengan mata saja.




Mengambil Foto Prewedding.

Belakangan, banyak yang melakukan foto prewedding di Pelabuhan Sunda Kelapa ini, selain tidak berbayar, tempat ini juga mempunyai daya tarik tersendiri bagi para fotografer, tentu saja kegiatan ini membuat semakin banyak orang menjadikan pelabuhan ini sebagai tempat hunting foto di Jakarta.

Menikmati Sunset.

Ini pasti yang paling ditunggu-tunggu oleh para fotografer. Yap menyaksikan matahari terbenam. Wisatawan dapat menikmati matahari tenggelam di pinggir Pelabuhan Sunda Kelapa ini, sekaligus menikmati siluet para pekerja dan kapal-kapal yang masih bersandar di pelabuhan.




Menikmati Pemandangan Jakarta melalui Menara Syahbandar. 

Nah salah satu yang menarik juga, kita bisa menaiki mercusuar yang ada di pelabuhan ini. Dari atas mercusuar ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan Jakarta dan sekeliling pelabuhan.

Kegiatan Bongkar Muat Barang.

Salah satu aktivitas yang sangat menarik buat saya, yang bisa kita nikmati di Pelabuhan ini adalah melihat kegiatan bongkar muat barang. Wisatawan dapat menikmati kegiatan bongkar muat secara tradisional yang dilakukan oleh para pekerja pelabuhan tanpa menggunakan alat modern.




Museum Bahari, Museum Wayang dan Museum Fatahillah.

Para pengunjung juga dapat menikmati museum ini dengan membayar Rp 5.000,00. Di dalam museum ini memajang beberapa perahu tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, koleksi laut dari berbagai benua, tokoh-tokoh sejarah yang berhasil mengelilingi laut seperti Cheng Ho, Marcopolo, Ibnu Batutah, dan Abel Tasman. Dan beberapa koleksi rempah-rempah asli Indonesia seperti cengkeh, jahe dan pala.

Photography Landscape ataupun Human Interest

Di pelabuhan ini, fotografer atau wisatawan dapat mengambil foto-foto pemandangan, sejarah ataupun human interest dari para pekerja pelabuhan, aktifitas mereka, dan lainnya.




Menikmati Paket Sunda Kelapa Cruise.

Nah di Pelabuhan Sunda Kelapa ini, kita juga bisa menikmati paket wisata cruise. Pada tahun 2013 saya mengunjungi tempat ini selain menjadikannya tempat hunting foto di Jakarta, kami juga penasaran dengan paket cruisenya. Harga paket cruise ini sekitar Rp. 500.000-, dengan durasi 2 jam 30 menit. Dengan fasilitas sudah termasuk minuman selamat datang dan canape, soup dan salad, 9 menu utama, 6 macam menu penutup, dan hiburan (live music, dance, dan magic show). Sunda Kelapa Cruise ini akan berkeliling menuju Pulau Bidadari, Kelor, Onrust, Untung Jawa, dan Pulau Ayer. Tapi hanya diadakan setiap Minggu 1 dan III saja ya, jadi kalau mau mengikuti cruise ini berkunjunglah di hari tersebut.




Lokasi Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa berlokasi di Jalan Inspeksi No. 281 RW 4, Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara 14450.

Tiket Masuk Pelabuhan Sunda Kelapa

Tahun 2013 pertama kalinya saya mengunjungi tempat ini masih gratis termasuk parkir masih bebasKarena saat itu pelabuhan ini belum banyak yang mengunjungi dan tidak dikelola sebagai salah satu tempat wisata. 
Sekarang, dikenakan tarif masuk dengan harga Rp. 2.500-, per orang, kendaraan roda dikenakan Rp. 3.000-, dan kendaraan roda 4 biasa dikenakan tarif Rp. 4.000-,.

Jam Buka Pelabuhan Sunda Kelapa

Informasi dari orang-orang sana pelabuhan ini buka selama 24 jam, tapi menurut saya lebih baik berkunjung pada siang hari sampai sore hari agar bisa menikmati matahari tenggelam.


20 March 2020

Mau Mandi Parfum Setiap Hari, Pakai Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash

Melakukan olahraga yang membutuhkan ketangkasan fisik seperti trekking, wall climbing, latihan menembak, jogging, bersepeda, dan berkuda adalah aktivitas yang rutin aku lakukan dan tentunya memicu keringat yang berlebih. Nah sebagai perempuan yang aktif dalam kegiatan di luar ruangan dan berkaitan dengan alam bebas, pastinya butuh nutrisi yang lebih buat kulitnya, sering juga khawatir soal bau badan kulitnya jadi kering. Tapi itu dulu... Sekarang kawatir itu sudah hilang setelah bertemu sahabat baru yang selalu nenangin kalau habis berkeringat, yapppp Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash. Sabun ini membuat aku merasa mandi parfum setiap hari.



By the way, sejak pertengahan tahun 2019, Vitalis mulai melakukan penetrasi produk parfumnya ke body wash yang punya high quality moisturizerNah penasaran kan varian body wash-nya seperti apa? Ternyata Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash membuat 3 pilihan varian yang punya manfaat masing-masing yang dibutuhkan kulit, tentunya dengan vitalis body wash ini, aku bisa memilih sesuai kebutuhan kulitku, dan berasa mandi parfum setiap hari.

VARIAN BARU VITALIS PERFUMED MOISTURIZING BODY WASH
White Glow (White Brightening)
Nah yang ini cocok dipakai kalau abis berkegiatan di luar ruangan, ya panas-panasan, karena formula skin brightening-nya membuat kulit jadi lebih cerah, terasa halus, dan lembut. Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash White Glow ini diperkaya dengan ekstrak Licorice dan Susu, yang merawat kulitku menjadi tampak lebih bersih dan cerah bersinar. Paduan Cherry & Raspberry, Marshmallow & Gardenia, serta kombinasi Woody & Suede membuat body wash ini makin terasa lembut dan elegan sepanjang hari.



Fresh Dazzle (Skin Refreshing)
Lagi suntuk abis olahraga di luar seharian, mau nyegerinnya bisa pakai varian ini yang mempunyai formulasi Skin Refreshing sehingga kulit terasa lebih segar, halus  dan lembut. Kandungannya terbuat dari Bergamot, Floral Bouquet, ditambah dengan Musk Amber yang long lasting. Ekstrak Yuzu Orange dan kandungan anti oksidan dari Green tea, menambah kulit menjadi lebih bersih, wangi, segar dan terawat.




Soft Beauty (Skin Nourishing)
Varian ini memberikan manfaat Skin Nourishing agar kulit terasa lebih halus, lembut dan terawatKandungannya disusun dari wewangian Fruity Aldehydic, Rose & Violet yang feminine, dan Tonka Bean & Sandalwood yang premium dan juga diperkaya dengan Avocado Extract dan Vitamin Esehingga membuat kulitmu terasa lebih kenyal halus dan lembut. Cocok sekali buat menutrisi kulit kamu biar lebih sehat dan jadinya juga merasa mandi parfum setiap hari.



Ketiga varian baru ini dikemas dalam botol 100 ml, 200 ml, dan juga ada kemasan refill-nya lho, nah banyak pilihannya kan.



PENGALAMAN MANDI DENGAN VITALIS PERFUMED MOISTURIZING BODY WASH
Beberapa kali mencoba ketiga variannya, aku nyaman dengan yang White Glow, wanginya segar dan lumayan tahan lama di kulit, hanya saja agak sedikit lengket setelah mandinya, tapi setelah kering ga masalah, dan wanginya yang tahan lama bikin seger sepanjang hari, apalagi mandi pas mau tidur, harumnya bikin nyaman buat tidur, kayak pakai aromaterapi gitu.

Varian White Glow ini cocok banget buat aku yang selalu aktif di luar ruangan, kulit yang mulai kurang sehat gara-gara sinar matahari kembali ternutrisi dengan ekstrak licorice dan susu yang terkandung dalam sabun ini, dan kulit kembali tenang setelah dibawa panas seharian, cerah kembali, lembut, dan wangiiiiiii banget, suka banget deh.



Teksturnya kental dan lembut, dan pastinya banyak busanya, salah satu sabun cair yang aku suka adalah mempunyai busa yang melimpah, berasa bersih aja bermain-main dengan busanya. Pastinya ini juga bisa menghemat pemakaian sabun dong tentunya dan yang paling penting berasa mandi parfum setiap hari.

Kemasannya Vitalis ini juga tidak mudah tumpah, mudah untuk dibuka dan desain warnanya cantik, biasanya packaging yang cantik dan simple akan mempengaruhinya si pembeli.

TENTANG PT UNZA VITALIS
Vitalis ini diproduksi oleh PT Unza Vitalis yang merupakan bagian dari Wipro Consumer Care & Lighting Group yang merupakan perusahaan terkemuka di Asia Tenggara yang pangsa pasarnya adalah masyarakat Asia.



Saat ini kurang lebih produknya sudah tersebar di 50 negara seperti di Asia Tenggara, China, India dan sekitarnya. PT Unza Vitalis ini juga memproduksi poduk-produk perawatan kulit dan tubuh seperti Sumber Ayu, Izzi, Romano, Doremi, Enchanteur, Safi & Bio Essence dan juga Vitalis tentunya.
Kerenkan?
Yuk pancarkan sinarmu, raih bintangmu dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash.

11 March 2020

Yuk Kenali Coronavirus (COVID-19) Biar Tahu Penanganannya

Coronavirus kembali mengejutkan, kesehatan dan keselamatan masyarakat di dunia saat ini sedang terganggu karena terjadinya penyebaran sebuah virus yang diduga berasal dari Wuhan, China yang dikenal dengan nama Novel Coronavirus - 2019-nCOV (Coronavirus Disease 2019 - COVID-19).



Sampai tulisan ini diturunkan, obat penangkal virus misterius ini masih dalam proses penelitian yang dilakukan oleh berbagai negara, NAMUN meskipun belum bisa dipastikan jenis obat apa sebagai penyembuhnya, sudah banyak dari berbagai negara yang DAPAT PULIH/SEMBUH kembali setelah terkena virus ini dengan melakukan perawatan secara intensif yang dilakukan di rumah sakit. So, jangan panik, lakukan yang terbaik dengan terus menjaga kebersihan dan kesehatan badan dan lingkungan dan periksakan diri ke rumah sakit rujukan jika ciri-cirinya mulai terasa. Selain berefek pada kesehatan, penyebaran virus ini juga menyebabkan perekonomian dunia menurun. Beberapa negara sudah melakukan lockdown untuk menghindari penyebarannya yang semakin parah.

Laporan per tanggal 15 Maret 2020 pukul 16.48 WIB jumlah terjangkit terus meningkat namun yang sembuhpun terus bergulir.

Global Cases Penyebaran COVID-19
Sumber: 
https://gisanddata.maps.arcgis.com/apps/opsdashboard


Apa itu Novel Coronavirus - 2019-nCOV (Coronavirus Disease 2019 - COVID-19)
Coronavirus (CoV) merupakan keluarga dari virus penyebab flu. Paling parahnya virus ini dapat menyebabkan penyakit berupa saluran pernafasan seperti SARS-CoV (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang terjadi pada tahun 2002 di China dan MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndromeyang terjadi Timur Tengah tahun 2012. Kedua virus tersebut cukup menggemparkan dunia pada saat itu. Tahun 2019, Coronavirus kembali mewabah, tidak tanggung-tanggung seluruh dunia terinfeksi virus ini yang awal mulanya berasal dari Wuhan, China. Virus ini diberi nama COVID-19 (Coronavirus Disease 2019).
Masa inkubasi masing-masing virus ini berbeda, MERS memiliki masa inkubasi 2-14 hari (rata-rata 5 hari), SARS memiliki masa inkubasi 1-14 hari (rata-rata 4-5 hari), dan COVID-19 memiliki masa inkubasi 1-14 hari dengan rata-rata inkubasinya 5 hari.


Sumber: Kemenkes


BAGAIMANA GEJALANYA
COVID-19 mempunyai tahapan dalam penyebarannya.

Kondisi ringan dapat berupa gejala batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, badan terasa lemas, sakit kepala, dan nyeri otot.

Gejala berat dapat menyerupai pneumonia yaitu infeksi yang menyebabkan peradangan yang menyerang pada kantong udara salah satu paru-paru atau keduanya dengan ciri-ciri berupa demam, batuk parah, sulit bernafas, dan juga mempunyai ritme nafas yang cepatCOVID-19 ini gejalanya jarang diikuti dengan keluhan pencernaan seperti mual, mencret, ataupun muntah serta jarang terjadinya keluhan pilek.


Gejala Terjangkit COVID-19
Sumber: Kemenkes

Demikian yang dijelaskan oleh dr. Ika Trisnawati, M.Sc., SpPD-KP yang merupakan Team Viral Airbone dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Beliau menjelaskan beberapa suspek orang dalam pengawasan COVID-19 memiliki beberapa ciri dan harus diwaspadai.
  1. Mengalami demam atau riwayat demam
  2. Mengalami batuk/pilek/nyeri tenggorokan
  3. Mengalami pneumonia ringan hingga berat
  4. Mempunyai riwayat perjalanan ke negara China atau negara yang terkena COVID-19 dengan waktu 14 hari sebelum menimbulkan gejala
  5. Memiliki riwayat paparan 1 atau lebih
    • Memiliki riwayat kontak langsung dengan kasus konfirmasi COVID-19
    • Bekerja atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasien konfirmasi COVID-19 di China atau negara terjangkit
    • Memiliki riwayat kontak langsung dengan hewan penular jika hewan sudah teridentifikasi di China atau negara terjangkit
    • Memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan dan memiliki demam >380

BAGAIMANA PENYEBARANNYA
Penyebaran virus COVID-19 dapat dibagi menjadi 2 yaitu:
  1. Berasal dari hewan, diduga dapat berasal dari hewan yang bersentuhan langsung dengan korban
  2. Manusia ke manusia, penyebarannya lebih mudah dari manusia ke manusia sehingga harus menghindari kontak langsung dengan penderita. Penyebaran dari manusia ke manusia dapat melalui udara, terkena percikan air liur atau air bersin penderita, sehingga sangat disarankan penderita harus dilakukan isolasi di rumah sakit atau di tempat tertentu agar tidak menyebar ke manusia lainnya.
So tetap jaga kesehatan dan kebersihan diri dan lingkungan, agar imun kita tetap baik, sehingga membantu menangkal tubuh terjangkit virus ini.

Sumber: Kemenkes

BAGAIMANA PENCEGAHANNYA
Dikutip dari beberapa laman, apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini, yuk simak:




RUMAH SAKIT RUJUKAN
Saat ini pemerintah sudah menyediakan 132 rumah sakit rujukan untuk penderita COVID-19 di Indonesia.

132 RS Rujukan Penanganan COVID-19
Sumber: Kemenkes

Buat teman-teman yang membutuhkan informasi lebih banyak terkait COVID-19, bisa masuk ke web-nya milik kemenkes.

Stay safe everyone, semoga cepat berlalu dan semuanya kembali membaik.

02 March 2020

Belajar Navigasi Darat Di Gunung Turgo

Ada yang pernah ngalamin kesasar hingga berjam-jam atau bahkan seharian? Atau lupa jalan pulang saat lagi travelling, atau salah membaca google map? Tos deh samaan kalau ada yang pernah ngalamin. Why? Karena aku tuh belum bisa bersahabat dengan yang namanya map? Both of map online ataupun manual. Meski dia bawel “belok kiri dalam 500 meter” pasti jalur yang aku ambil keliru hahaha. Nah biar bisa bersahabat dengan yang namanya tuh benda keramat, apalagi aku suka kegiatan di alam bebas, aku cari-cari info buat pelatihan yang berkaitan dengan navigasi, at least belajar navigasi darat di Gunung Turgo dulu lah ya, navigasi ke hati dia mah lebih sulitnya soal ga ada pattern-nya heheeh.


belajar baca peta
foto taken by ka Desy

Salah satu cara untuk meminimalisir urusan kesasar kita bisa belajar tentang navdar, apalagi aku senang dengan kegiatan alam bebas, salah satu ilmu yang wajib dipahami terkait dengan keselamatan. Banyak yang dipelajari dalam navdar ini, misal belajar  tentang cara menggunakan kompas, map, dan alat keselamatan lainnya. Pengetahuan ku dalam hal ini masih sangat minim, jadi perlu banyak belajar lagi. 


foto dulu sebelum trekking

Desember 2019, aku ikut kegiatan pelatihan belajar navigasi darat di Gunung Turgo bersama Mas Jarodhi dari APGI (Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia) Yogya. 




salah satu jalur menuju Gunung Turgo


Gunung Turgo ini menjadi salah satu tempat wisata gunung di Jogja, juga sering dijadikan tempat pelatihan, atau berkemah bagi beberapa orang wisatawan. Selain itu sekalian kita belajar mengenal tumbuhan untuk survival life kita saat di hutan.






Singkat cerita pukul 10 pagi kami mulai berangkat menuju lokasi pelatihan, menggunakan kendaraan roda dua bersama sepuluh orang teman lainnya. Setibanya di lokasi, kami langsung belajar tentang media apa saja yang dapat digunakan dalam navdar, dasar-dasar navdar, bagaimana membaca peta, membaca jarak dengan kompas, dan bagaimana menggunakan kedua alat tersebut. Bagaimana cara menentukan orientasi arah, menghitung azimut, back azimut, intersection, resection, dan banyak hal lainnya. Fruitful banget deh kegiatannya. Belajar navigasi darat di Gunung Turgo ini ternyata sangat menyenangkan karena didukung dengan udara yang adem dan segar.




Aku lagi baca buku tentang kegiatan gunung judulnya Mountaineering The Freedom of The Hill yang edisi 8, karangannya para pendaki dunia yang sudah malang melintang dalam kegiatan alam bebas khususnya gunung. Dapat buku ini dari Bang Ade, salah satu senior gunung di Indonesia yang sudah mendunia. Salah satu chapternya yaitu Chapter 5 khusus membahas tentang Navigasi ini, pada chapter ini dijelaskan seberapa pentingnya menguasai navigasi darat untuk keselamatan kita. Tentunya buku referensi lainnya juga menyebutkan hal yang sama. Semakin sadar deh bahwa safety first itu sangatlah penting apalagi di alam bebas gitu, karena prinsipnya tidak boleh mengandalkan keselamatan kita pada orang lain.















pemandangan indah saat turun


Well, acara belajar navigasi darat di Gunung Turgo berjalan dengan baik, meski sempat diguyur hujan sebentar. Pastinya dengan ikut kegiatan yang bermanfaat ini, aku dapat ilmu banyak soal safety saat di alam bebas, dapat teman-teman baru yang bisa jadi tempat diskusi, dan pastinya pengalaman baru dan dapat mengunjungi tempat baru di Jogja.

So, be aware ya guys, meski ga suka berkegiatan di alam bebas ga ada salahnya ko belajar tentang navdar ini, pasti ilmunya bermanfaat.

see you in the next training.
Safety first ya guys dalam kondisi apapun.

Popular Posts

Mendaki Puncak Poon Hill di Himalaya

Poon Hill adalah satu dari belasan puncak gunung yang berderet di  Himalaya . Menjadi salah satu puncak gunung yang menjadi incaran banyak ...

Back to Top