Looking for My Article

30 November 2019

Travelling Seru Bersama Azalea


Buat aku yang hobby-nya travelling, melakukan olahraga-olahraga yang menantang dan senang dengan kegiatan outdoor, menjadi tantangan tersendiri untuk dapat merawat my black hair. Aktifitas yang berlebih di luar ruangan membuat kulit kepala cepet kotor dan rambut jadi cepet lepek. Awalnya gak terlalu care soal perawatan rambut mungkin karena aku bisa dibilang cewek yang sedikit cuek sama penampilan, lama-lama ko jadi gak pede kalau rambutnya lepek.

Sempet bingung gimana caranya perawatan buat rambut hitamku ini yang lama-lama kok cepet banget lepek kalau kena debu, ditambah sering naik gunung berhari-hari, pastinya baukan heheeh. Stress pastinya dong, cewek gitu loh....

Eh beruntungnya Azalea by Nature ngadain temu bareng Blogger-blogger yang ada di Jogja untuk ngebahas bagaimana cara perawatan untuk rambut berhijab yang diadakan di Kunena Eatary pada 25 November  2019. Acaranya seru banget, jadi ajang ketemu sama blogger-bloger se-Jogja. Acara ini juga diisi dengan seminar tentang bagaimana cara membranding diri sebagai travel blogger oleh Mba Dian.

Dalam acara ini Nature sekaligus melaunching produk barunya yaitu Azalea Anti Dandruff dan Azalea Hair, Hijab & Body Mist sebagai shampoo hijab bagi perempuan berhijab, eiiittsssss tapi keduanya bisa dipakai juga buat yang gak berhijab kayak aku loooooh. Sebelumnya aku pernah mengalami rambut rontok dan sudah mencoba beberapa produk shampo anti rontok tapi gak bepengaruh apa-apa, sampai akhirnya menggunakan produk Nature ini daaaannnn rontokpun berkurang.

Dan ini keduakalinya menggunakan produk dari Nature, awal pemakaian rambut terasa sangat bersih, kesat namun agak kasar. Agak ragu mau melanjutkan produk ini, tapi beberapa informasi dari teman-teman yang sudah pakai, katanya awalnya memang seperti itu, akhirnya kuputuskan untuk terus menggunakan produk ini. Setelah pemakaian minggu kedua, perubahan rambut menjadi mengkilap, tidak terlalu lepek mulai terasa.

Saat ini saya menggunakan Shampo Azalea Shampoo Hijab warna hijau yang mengandung bahan alami Zaitun Oil, Ginseng Extract dan Menthol yang cocok dengan rambutku yang sering rontok. Selain itu juga membantu dalam proses perawatan rambut seperti :
  1. Membersihkan dan membantu merawat kulit kepala dan rambut tetap segar dan pastinya bebas lepek
  2. Membantu menjaga kekuatan akar rambut
  3. Membantu melembutkan rambut
  4. Mmebuat kulit kepala dan rambut terasa dingin dan sejuk

Paling suka sama Azalea Hair, Hijab & Body Mist karena selain bisa dipakai buat rambut bisa dipakai juga buat badan. Wanginya segar, dan aku pakai biasanya buat badan, kadang untuk rambut tapi penggunaannya aku semprot dulu ke sisir, jadi wanginya tidak terlalu nyengat di rambut. Konon katanya, produk azalea yang dikeluarkan oleh PT Gondowangi ini dibuat dari bahan-bahan alami yang tidak merusak rambut.

Sementara untuk produk hair body mistnya mengandung Zaitun Oil, Aloe Vera Extract dan Menthol yang mempunyai manfaat besar bagi rambut kita:
  1. Membantu mengharuskan dan menyegarkan rambut sehingga bebas dari bau lembab dan lepek
  2. Membantu mengharusmkan kerudung atau hijab
  3. membantu menutrisi dan merawat setiap helaian rambut

ukurannya mungil, cocok buat travelling

Pokoknya, shampo sama hair body mistnya rekomended banget deh, kemasannya simple dan enak kalau dibawa buat jalan-jalan kayak saya yang hobbynya travelling di alam bebas, apalagi hobby aku yang suka naik gunung sampai berhari-hari di atas gunung, ngebantu banget deh biar rambutnya gak bau, so simple.

Dan jangan lupa ya follow akun sosial medianya Nature khususnya Azalea untuk mendapatkan informasi dan update terbaru dari si produk cantik ini. IG nya bisa follow di @azaleabeautyhijab atau bisa like fanpage Facebook Azalea Beauty Hijab. 

Selamat mencoba buat kamu yang mau menjaga rambut kesayangannya 🙂🙂🙂🙂



01 November 2019

Ingat Gunung Semeru, Ingat Film 5 CM

Gunung Mahameru atau dikenal dengan nama Semeru atau Meru, merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa yang mempunyai ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur. 

Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini menjadi impian banyak pendaki karena keindahan alamnya. Selain puncaknya yang indah, Ranu Kumbolo dan Oro-oro Ombo menjadi salah satu daya tarik yang membuat wisatawan ingin berkunjung ke tempat ini. Selain itu, Gunung Semeru juga mempunyai beberapa danau cantik yang dapat memanjakan mata wisatawan saat berkunjung ke gunung ini seperti Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Darungan atau Ligo Lekisi, Ranu Kuning dan Ranu Kumbolo yang menjadi ikon gunung ini. Gunung ini kian mencuat namanya setelah film 5 cm melakukan shooting di tempat ini. Beruntung 8 tahun lalu diberikan kesempatan menginjakan kakiku di puncak gunung maha dewa ini.


welcome to Mahameru 3676 mdpl
pict taken by anonymous

Waktu itu memilih jalur Ranu Pani Tumpang sebagai titik awal keberangkatan, dari Jakarta kami menggunakan pesawat ke Surabaya dan titik point bertemu dengan teman-teman di Pasar Tumpang menuju Ranu Pani dengan menggunakan jeep. Dari Ranu Pani kami melanjutkan perjalanan menuju Pos 1 , disini tempat terakhir pemeriksaan dan pengurusan izin masuk.
Saat ini pendakian menuju Gunung Semeru sudah dapat dilakukan secara online, waktu aku dan teman-teman pertama ke sana tahun 2012 masih on the spot untuk pendaftarannya. 






Untuk menuju puncak film 5 cm ini, perjalanannya lumayan menantang, kita akan melewati beberapa pos namun memiliki pemandangan yang sangat indah, sehingga pasti tidak begitu terasa lelahnya. Dari Ranu Pani sampai Ranu Kumbolo, kondisi jalan masih lumayan mudah. Kemudian dari Ranu Kumbolo harus melewati Cemoro Kandang, Jambangan, Kalimati, Kelik, baru akan sampai pada Puncak Mahameru. Kelik merupakan batas vegetasi di gunung ini, yaitu batas tumbuhnya berbagai pepohonan. Dari Kelik menuju puncak buat saya adalah rute terberat, karena harus melewati jalanan yang lumayan menanjak, berpasir, dan berbatu.

salah satu jembatan yang harus dilewati sebelum menuju Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo

Sebelum menuju puncak Gunung Semeru, pendaki akan melewati danau yang populer sampai di dunia ini. Pada musim kemarau air danau ini sedikit surut. Warnanya yang biru karena saking dalamnya memberikan pesona tersendiri, dikelilingi pohon dan rerumputan yang hijau menambah keindahan danau ini. Jangan coba-coba membuang sampah di danau ini apalagi merusak ekosistem airnya dengan menggunakan produk kimia, kalau tidak mau kena semprot sama pendaki lain ya hehehe, lebih dari itu adalah demi kelangsungan keindahan danau ini. Saat itu kami menginap 1 malam di danau yang sangat indah ini.












Ranu Kumbolo menjelang sunrise, buka tenda viewnya langsung ini


Tanjakan Cinta

Nah ingat dong di film 5 cm, ada juga adegan berjalan di tanjakan ini kan, sekitar Ranu Kumbolo ini, wisatawan juga dapat menikmati berjalan menuju tanjakan cinta yang sangat terkenal dengan mitos cintanya. Mitosnya temen-temen bisa meminta sesuatu saat berjalan di tanjakan ini dan jangan menengok ke belakang sampai ke puncak punggungan atas.  Bahkan katanya kalau pasangan pergi ke tempat ini akan abadi. Benar atau tidak tergantung kepercayaan masing-masing, tapi permintaan saya di tanjakan ini belum terkabul sampai hari ini heheheheheheeh.



bagus ya diliat dari atas Tanjakan Cinta-nya
pict taken by Ami


ini loh namanya tanjakan cinta, hayo kalian team mana, percaya atau enggak
pict taken by Ami


Oro-oro Ombo

Letaknya berada di belakang tanjakan cinta setelah Ranu Kumbolo. Anda dapat menikmati hamparan luas padang rumput seperti taman teletubies yang dipenuhi dengan tumbuhan Verbena brasiliensis, warnanya ungu sehingga kebanyakan orang mengiranya adalah tanaman lavender, padahal sangat berbeda, tanaman ini juga dapat mematikan tumbuhan lainnya melalui penyebaran bunganya, maka stop untuk memetiknya.



padang rumput yang kecoklatan dan ungu, terlihat kecil karena masih jauh


kalau seindah ini pemandangannya, masih takut naik gunung?






Di tempat ini anda dapat ber-selfie atau ber-wefie ria, pemandangannya yang sangat instagramable saat mekar menjadi i spot favorit para pendaki.


Oro-oro Ombo tempat selfie wefie para pendaki
picture taken by Ami


Puncak Gunung Semeru

Dari Ranu Kumbolo kami melanjutkan perjalanan menuju Kalimati, dari Kalimati inilah kami mulai menyusuri puncak Semeru pada pukul 11 malam.

view Puncak Semeru dari Kalimati
pict taken by Ami


Pengalaman saya, 1 langkah berjalan mundur lagi 2 sampai 3 langkah karena jalanan berpasir. Saya mencoba berjalan merangkak agar tidak terus-terusan mundur, persis seperti di film 5 cm itu.


dikit lagi puncaknya kata Ami


Trekking pole rasanya sudah tidak berfungsi lagi, mungkin webbing akan sangat bermanfaat saat itu. Selain itu harus berhati-hati karena bebatuan besar mengancam kapan saja, menggelinding dari atas, ya seperti film 5 cm itu.


Cemoro Kandang, salah satu pos buat istirahat dan berphoto
pict taken by Ami


menikmati view sunrise sambil menuju puncak
pict taken by Ami


Dalam kondisi dingin saya berjuang keras untuk tetap melangkah menuju puncak Gunung Semeru. Satu jam terakhir sampai puncak, saya hampir menyerah, nafas saya rasanya sudah mau habis, kaki sudah kaku kedinginan, namun teman perjalanan saya terus menyemangati.



photo iseng saking happy ada matahari akibat udah  kedinginan
pict taken by anonimous


Finally jam 7 pagi saya sampai ke puncak para dewa ini, yap Gunung Semeru dengan penuh perjuangan, ya Tuhan ini adalah puncak pertama saya yang masuk dalam seven summit Indonesia, thank to Allah, untuk semua nikmatnya.


terima kasih Tuhan atas kesempatannya






nikmat mana lagi yang kamu dustakan

Betapa indah ciptaan Tuhan, maka nikmat mana lagi yang kamu dustakan Mei....

Alamat

Ngampo, Pasrujambe, Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur


Harga tiket masuk (update per Juni 2019)


harga tiket masuk menuju Semeru per 1 Juni 2019
sumber: Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS).


Waktu tempuh perjalanan

Pasar Tumpang à Ranu Pani                       ± 2 jam
Ranu Pani à Pos 1                                       ± 1 jam
Pos 1 à Pos 2                                               ±  1 jam
Pos 2 à Pos 3                                               ±  1,5 jam
Pos 4 à Pos 4                                               ±  1 jam
Pos 4 à Ranu Kumbolo                               ±  30 menit
Ranu Kumbolo à Cemoro Kandang           ±  1,5 jam
Cemoro Kandang à Kalimati                      ±  3-4 jam
Kalimati à Puncak Semeru                         ±  6-8 jam


Waktu yang tepat untuk berkunjung

Musim kemarau, pemandangan di sepanjang jalan akan berwarna kuning kecoklatan indah dan langit akan terlihat biru indah.
Musim hujan, anda akan menyaksikan pemandangan hijau serta Ranu Kumbolo yang berkabut indah, dan Oro-oro Ombo yang sedang bermekaran.

Tips and Trik

  1. Siapkan fisik dan mental sebelum pendakian.
  2. Mendakilah dengan body system yang dapat dipercaya demi keselamatan anda.
  3. Bawalah perlengkapan mendaki yang sesuai dengan kebutuhan.
  4. Carilah tiket jauh-jauh hari agar dapat harga spesial, berangkatlah saat low season karena biasanya musim ini tiket murah dan gunungnya juga tidak terlalu ramai.
  5. Mendakilah secara legal. Jangan lupa lakukan pendaftaran, agar nama anda tercatat dan jangan lupa bawa identitas anda untuk keselamatan anda.
  6. Pastikan perlengkapan fotografi anda terbungkus aman dan jangan tertinggal karena pemandangan di sana sangat indah, dan jangan lupa baterai kamera dan memori cadangan.
  7. Charge baterai HP dan kamera karena tidak ada listrik setelah dari Ranu Pani.
  8. Bawalah logistik seperlunya dan sesuai kebutuhan.
  9. Pastikan menyimpan kontak keamanan dan menginformasikan ke keluarga jika kita melakukan pendakian.
  10. Bawa perlengkapan pribadi yang dibutuhkan.
  11. Last but not least and the most important thing adalah patuhi adat dan budaya masyarakat lokal dan traveler sejati akan memegang teguh tiga prinsip ini ya “jangan ambil apapun kecuali gambar (don’t take anything but pictures), jangan bunuh apapun kecuali waktu (don’t kill anything but times), dan jangan tinggalkan apapun kecuali jejak kaki (don’t leave anything but footprints).
See you in my other journey, guys......

Popular Posts

Mendaki Puncak Poon Hill di Himalaya

Poon Hill adalah satu dari belasan puncak gunung yang berderet di  Himalaya . Menjadi salah satu puncak gunung yang menjadi incaran banyak ...

Back to Top