Travel Blogger

  • Home
  • About
    • About Her
    • Contact Her
    • Disclosure
  • Culinary
    • Culinary
  • Hotel
    • Hotel
    • Hotel Tips
  • Travel
    • Indonesia Destination
      • Jawa & Bali
      • Kalimantan
      • Nusa Tenggara
      • Papua
      • Sulawesi
      • Sumatera
    • International
      • Australia
      • Bhutan
      • Canada
      • Hongkong
      • India
      • Jepang
      • Korea Selatan
      • Laos
      • Malaysia
      • Myanmar
      • Nepal
      • Philipine
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • Mountaineering
    • Travel Tips
    • Travel Book
    • Travel Movie
    • Voluntourism
  • Thoughts
    • Beauty
    • Blogging
    • Business
    • Education
    • Environment & Social
    • Financial
    • Fashion
    • Healthy
    • Home & Decor
    • Lifestyle
    • Technology

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (Garuda Wisnu Kencana Cultural Park) atau disingkat dengan GWK menjadi salah satu destinasi wisata populer di Bali saat ini bahkan sudah menjadi ikon utama Bali. Wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara menjadikan GWK sebagai salah satu list yang wajib dikunjungi. Nama Garuda Wisnu Kencana (GWK) diambil dari Dewa Wisnu yang dikenal sebagai Dewa Pemelihara dalam agama Hindu yang mengendarai burung Garuda.




TENTANG GARUDA WISNU KENCANA (GWK)

Mahakarya anak bangsa I Nyoman Nuarta yang berkolaborasi dengan Arkitekton Lima serta bekerjasama dengan PT Alam Sutera Realty Tbk ini mempunyai tinggi 120,9 meter (versi web GWKbali.com) dan lebar 64 meter, mengalahkan Patung Liberty di Amerika Serikat yang menjadi ikon dunia yang hanya 93 meter.

Ada yang tahu berapa biaya untuk membuat patung Garuda Wisnu Kencana (GWK)? 450 milyar, yah 450 miliar dana yang dihabiskan untuk membuat patung ini, wow sekali ya, berbanding lurus keberadaanya yang mengharumkan nama Indonesia, karena masuk dalam deretan pemilik patung tertinggi di dunia, yaitu ketiga versi idntimes.com setelah Statue of Unity (182 meter) di India dan Spring Temple Buddha (128 meter) di China.




Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang berada di tanah seluas 60 ha ini diresmikan langsung oleh presiden pada tanggal 22 September 2019 lho dan resmi dibuka untuk umum. Lumayan menunggu lama juga ya, sejak pembuatannya dari tahun 2013 dan katanya patung ini diinisiasi pencetusannya sejak tahun 1990 oleh Joop Ave yang saat itu menjabat sebagai Menteri Parpostel.

Dari area parkir kendaraan, disediakan shuttle bus secara gratis guys untuk menuju loket pembelian masuk ke taman budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK). Dari pintu masuk lokasi patung tinggi ini masih jauh, tapi jangan khawatir, ada kendaraan sejenis mobil golf atau sepeda yang bisa kita sewa untuk menuju tempat ini sesuai dengan kebutuhan waktunya, mulai dari 30 menit – 1 jam dengan harga yang bervariasi. 

Pintu masuk destinasi wisata ini juga sudah cukup canggih, dari tiket masuk yang sudah kita beli,  terdapat barcode untuk membuka pintu masuk ke semua area wisata yang ada didalamnya.









Saat kita keluar tangan kita akan dicap oleh petugas, capnya tidak terlihat tapi jika dilihat di bawah sinar pendeteksi, akan terlihat sebuah hologram, dan kita bisa balik lagi di hari yang sama dengan menunjukan cap tersebut.



Cap hologram jika kita keluar dari GWK dan boleh kembali lagi di hari yang sama

ATRAKSI DI GARUDA WISNU KENCANA (GWK)

Plaza Kura-kura

Beberapa meter dari pintu masuk terdapat sebuah kolam bening kehijauan. Lokasinya memang tidak begitu luas tapi terdapat beberapa spot photo yang ciamik untuk selfie ataupun wefie. Nah, berdasarkan kepercayaan di sana, kalau kita melempar koin ke kolam tersebut dengan posisi badan membelakanginya serta dengan mata tertutup dan sebutkan keinginanmu akan dikabulkan secepatnya.

Jika koin yang kamu lemparkan dekat dari tubuh kamu, jika kamu melempar jauh ke belakang katanya doanya lama dikabulkannya. Ini balik lagi ke kepercayaan masing-masing ya guys, dan kita sebagai pengunjung kewajibannya adalah menghormati kearifan lokal tersebut.



Plaza Kura-kura salah satu lokasi di GWK
Pict taken by Hanifah

Plaza Wisnu

Naik dari Plaza Kura-kura, kita akan menemukan sebuah patung besar yang diberi nama Plaza Wisnu. Nah kita bisa ber-selfie ria di tempat ini. Patung berukuran besar tanpa tangan ini menjadi salah satu ikon di taman budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Di sekitar tempat ini juga terdapat beberapa spot untuk berfoto dan terdapat lokasi air mancur yang dipercaya kalau mencuci muka di tempat ini, doanya bakal dikabulkan, berdoalah sesuai dengan keyakinanmu.


Plaza Wisnu salah satu ikon di GWK
Taken pict by Hanifah

Wisnu Plaza 

Inilah pusat wisata di tempat ini yaitu patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang berdiri megah. Di dalam tubuh patung GWK ini terdapat bangunan berlantai 30 yang tidak semuanya bisa diakses oleh wisatawan. Lantai 1 merupakan galery culture Indonesia dan juga tempat pameran beberapa gambar dan sejarah bangunan patung Wisnu. Serta pos penjagaan dan pembelian tiket untuk menuju ke lantai atas, penjualan makanan dan minuman. Untuk dapat masuk ke tempat ini wisatawan diharuskan membayar Rp. 200.000,00.




Wisatawan dapat mengakses tubuh patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) sampai lantai 23 saja. Lantai 8 merupakan galeri pandang pertama yang bisa diakses wisatawan untuk melihat keindahan kota Bali. galeri pandang kedua adalah lantai 20, dari lantai ini wisatawan dapat ber-selfie di sebuah ruangan yang berupa kaca, dari lantai ini wisatawan dapat menyaksikan struktur yang ada dalam patung tersebut. Namun ada juga ruangan yang tidak terbuat dari kaca, nah buat teman-teman yang takut ketinggian bisa lihat dari ruangan ini ya. 

Amphitheatre

Nah buat teman-teman yang suka akan seni, budaya, dan musik, tempat ini cocok banget, tempat ini berupa outdoor yang digunakan untuk pagelaran musik akustik sekaligus juga pertunjukan tari Kecak secara gratis pada sore hari sekitar pukul 18.30 - 19.30 WITA.


Pict taken by Tami

Tirta Amerta

Lokasinya masih berada di area luar, berupa air mancur yang keluar dari bawah, berfotolah saat airnya muncul, pasti cantik banget hasil jepretannya. Di tempat ini juga terdapat Patung Batara, miniatur dari Patung Wisnu. Lokasinya dekat dengan area makan dan minum, so jika lapar bisa langsung mencari makan di tempat ini.




Plaza Garuda

Nah tempat ini cocok untuk ber-selfie ria, sayangnya kalau pas lagi ramai harus antri guys. Ada beberapa spot unik di area ini selain berphoto di depan patunya.


Plaza Garuda salah satu ikon di GWK
Pict taken by Hanifah

Lotus Pond

Tempat ini merupakan area outdoor terluas di kawasan GWK, biasa digunakan untuk event-event outdoor baik skala nasional maupun internasional karena mampu menampung 7000-8000 orang dengan luas sekitar 4.400 meter persegi. 

Wisatawan dapat menyewa sepeda untuk dapat berkeliling di tempat ini, karena memang lokasinya lumayan luas, bisa juga ber-selfie ria dengan pemandangan yang unik dikelilingi tebing-tebing hasil pemugaran yang warnanya kehitaman unik. Bisa juga sebagai tempat prewed yang ciamik niy guys.


Lotus Pond salah satu ikon di GWK
Pict taken by Hanifah
Salah satu spot sekitar Lotus Pond
Pict taken by Hanifah

Indraloka Garden atau Indraloka Green

Di tempat ini biasa digunakan untuk pagelaran pernikahan dan acara-acara lainnya namun daya tampungnya tidak sebanyak di Lotus Pond, karena memang hanya untuk acara-acara kecil dan menengah.


Pict dari https://www.gwkbali.com/the-venue/

Tirtha Agung

Merupakan salah satu bagian dari Garuda Wisnu Kencana (GWK), di tempat ini terdapat tangan patung Wisnu dan biasa digunakan untuk acara-acara kecil dan menengah.


Pict taken by Tami

Pict taken by Tami

Street Theater

Yaitu tempat penjualan souvenir dan merchandise, tempat makan dan minum, di tempat ini wisatawan juga dapat berfoto dengan beberapa spot yang instagramable, ada air mancur, tempat duduk yang unik, dan pohon- pohon yang didesain cantik.




Atraksi atau hiburan

Selain spot di atas, di taman budaya GWK ini terdapat banyak pagelaran musik seni dan budaya, nah jika teman-teman berminat untuk menyaksikannya bisa di cek diwebnya GWK untuk jadwal update serta waktu dan harga masuknya guys. Cocok buat teman-teman yang suka dengan budaya dan seni.


INFORMASI TAMBAHAN

Harga Tiket Masuk (HTM)

Dewasa Rp. 125.000,00
Anak-anak Rp. 100.000,00
Masuk ke patung GWK Rp. 200.000,00
WNI dan WNA sama

Jam Buka Tutup

Buka pukul 08.00 WITA
Tutup pukul 22.00 WITA

Waktu tempuh perjalanan

Kurang lebih 15-20 jam dari Kota Bali atau Bandara Bali Ngurah Rai.

Lokasinya sekitar 30 km atau 20-25 menit dari bandara Ngurah Rai Bali.

Waktu yang tepat untuk berkunjung

Berkunjunglah di hari biasa agar tidak terlalu ramai. Datanglah pagi hari atau justru sore hari agar tidak terlalu panas

Fasilitas

  1. Area parkir
  2. Tempat makan dan minum (beberapa tempat makan dan minum populer sudah ada)
  3. Toilet
  4. Pintu karcis masuk
  5. Tempat oleh-oleh
  6. Tourist Information
  7. Security

Berniat liburan ke Bali namun mencari lokasi yang tidak begitu ramai? Pantai Melasti Ungasan jawabannya. Pantai yang berlokasi dekat dengan Tanah Lot dan Pantai Pandawa ini masih cenderung sepi dari pengunjung karena masih terhitung baru.

Lokasinya tepatnya berada di semenanjung bukit Ungasan sehingga disebut dengan nama Pantai Melasti Ungasan. Pantai ini sering dijadikan sebagai tempat upacara Melasti yaitu upacara pada saat hari raya Nyepi.

Ngapain aja di pantai cantik ini?

Apa saja yang bisa kita lakukan di destinasi wisata selain berfoto. Nah di pantai ini banyak spot-spot foto kece buat kamu yang doyan banget selfie atau wefie. Apa saja, yuk cek.

Berfoto di antara pantai dan tebing tulisan Melasti


Welcome to Pantai Melasti Ungasan
picture taken by Tami




Prewedding

Keberadaan Pantai Melasti Ungasan mulai dikenal banyak orang, setelah banyak photographer mengabadikan tempat ini untuk moment prewedding. Anda hanya cukup membayar lokasi dengan harga tertentu untuk dapat melakukan prewedding di tempat ini dan mendapatkan beberapa fasilitas khusus seperti toilet khusus, ruang make up, ruang ganti.






salah satu fasilitas yang didapat untuk kegiatan prewedding

Jalan menuju pantai Pantai Melasti Ungasan sudah memadai. Kendaraan roda dua atau pun roda empat dapat masuk ke kawasan wisata ini dan kamu hanya membutuhkan sekitar 30 menit untuk menuju tempat ini dari arah Kuta, Bali atau sekitar 40 - 50 menit saja dari bandara Ngurah Ra, Bali, dekatkan?.

Menikmati pohon-pohon berbunga






spot photo yang keceh-keceh menuju Pantai Melasti Ungasan

Melihat binatang monyet

bisa lihat beberapa monyet dan kasih makan mereka juga loh

Berfoto di spot-spot unik bebatuan

Sekitar kawasan wisata Pantai Melasti Ungasan dikelilingi dengan bebatuan kapur. Keunikannya yang diapit oleh bebatuan kapur ini menjadi keindahan tersendiri. 






salah satu spot foto keren di antara tebing-tebing yang sering digunakan buat prewed

Berfoto di pinggir pantai

Ada beberapa spot yang dapat dikunjungi di kawasan wisata ini. 







Berfoto di beberapa gapura cantik

salah satu spot photo yang ramai

Pantai Pantai Melasti Ungasan begitu indah untuk dapat dinikmati sore hari bagi pecinta sunset atau pagi hari untuk sunrise dan jika anda membawa anak-anak maka perhatikanlah anak-anak anda.

Alamat

Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Harga Tiket Masuk (HTM)

Dewasa Rp. 5.000
Parkir mobil Rp. 5.000
Parkir motor Rp. 2.000

Jam Buka Tutup

24 jam

Waktu Tempuh Perjalanan

Sekitar 30 menit dari Kuta
Sekitar 40 - 50 menit dari Bandara Ngurah Rai Bali

Waktu yang tepat untuk berkunjung

Datang saat musim panas tapi datanglah di pagi atau sore hari karena siang hari panasnya sangat menyengat

Tempat wisata sekitar Pantai Melasti
  1. Pantai Gunung Payung
  2. Omnia Day Uluwatu
  3. Pantai Nyang-nyang Uluwatu
  4. Garuda Wisnu Kencana
  5. Jimbaran Bali
  6. Pantai Pandawa
  7. Pantai Dreamland
  8. Pantai Green Bowl Ungasan
  9. Nirmala Waterpark
  10. Karma Kandara Private Beach

Aktivitas yang dapat dilakukan

  1. Menikmati sunset dan sunrise
  2. Menikmati pemandangan laut, bersantai sambil membaca buku kesayangan
  3. Berjemur
  4. Prewedding
  5. Photo selfie/wefie keceh yang instagramable
  6. Bermain pasir dan berenang
  7. Membeli souvenir
  8. Snorkling

Fasilitas

  1. Toilet
  2. Area parkir
  3. Tempat makan
  4. Keamanan
  5. Penginapan
  6. Area prewedding dengan segala fasilitas khusus
  7. Tourist information
So, kalau ke Bali jangan lupa berkunjung ke pantai Melasti Ungasan ini, tempatnya sangat asik buat santai.

Pantai Pandawa atau dikenal dengan nama Pantai Kutuh, bahkan wisatawan mancanegara menyebutnya dengan nama Secret Beach karena keberadaannya diapit oleh dua tebing sehingga terlihat tersembunyi, merupakan salah satu destinasi wisata populer di selatan Bali.

Lokasinya terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kutas Selatan, Kabupaten Badung, lokasinya searah menuju destinasi wisata Uluwatu. Ikon Bali ini mulai dikenal banyak orang dengan keindahan tebing kapur yang cantik.

Welcome to Pandawa Island
Pict taken by Tami



Pantai Pandawa sebagai salah satu ikon Bali kaya akan sejarah dalam pembuatannya yang kaitannya dengan agama Hindu. Dulunya nama pantai ini adalah Pantai Melasti karena sering digunakan upacara Melasti yaitu bagian dari upacara pada saat hari raya Nyepi oleh masyarakat sana yang mayoritas beragama Hindu. 





Keberadaan Pantai Pandawa yang mudah dijangkau dengan kendaraan roda 2 dan 4 membuat tempat ini menjadi  salah satu ikon kota Bali. Jaraknya kurang lebih 1 jam dari Bandara Ngurah Rai, Bali. Ikon Bali mempunyai pantai yang indah  sehingga menjadi favorit untuk tempat berjemur bagi wisatawan mancanegara.


Dahulunya Pantai Pandawa ini merupakan daerah terisolasi tempat penambangan batu alam yang sulit dijangkau. Kemudian tahun 2004 pemerintah mencoba membongkar bebatuan tersebut dan membuat akses jalan.

Pada 27 Desember 2012 pemerintah mengadakan Pandawa Beach Festival dan resmi berganti nama menjadi Pantai Pandawa. Dari situ tempat ini mencuat menjadi salah satu ikon Bali dan primadona destinasi wisata di Bali, menyaingi destinasi wisata lainnya seperti Uluwatu, Melasti, Sanur, Tanah Lot, dan lainnya.


Di sepanjang tebing Pantai Pandawa berdiri patung pandawa lima yang terdiri dari Yudistrhira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa yang berurutan. Sayangnya beberapa dokumentasi saya hilang.



petunjuk informasi untuk fasilitas

Di sekitar Pantai Pandawa juga berdiri beberapa penginapan dengan berbagai jenis, sehingga untuk wisatawan yang ingin berlama-lama dapat menginap di sekitar pantai ini.

Alamat

Desa Kutuh, Kecamatan Kutas Selatan, Kabupaten Badung


Harga Tiket Masuk (HTM)


Domestik Rp. 8.000-,
Mancanegara Rp. 15.000-,
Biaya Parkir
Motor Rp. 2.000-,
Mobil  Rp. 5.000-,
Bus    Rp. 10.000-,

Jam Buka Tutup

Buka pukul 07.00 WITA

Tutup pukul 17.00 WITA

Waktu tempuh perjalanan

Kurang lebih 1 jam dari Kota Bali


Waktu yang tepat untuk berkunjung

Berkunjunglah pada pagi hari di musim panas agar tidak terlalu panas menyengat. Hindari musim hujan atau ketika musim angin kencang


Fasilitas

  1. Area parkir
  2. Tempat makan
  3. Toilet dan tempat mandi
  4. Pintu karcis masuk


Rute

Jaraknya sekitar 20 km atau sekitar 30 menit - 1 jam dari Bandara Ngurah Rai Bali dalam kondisi normal. Pantai ini juga dapat ditempuh dengan memilih rute melewati GWK, Tol Bali Mandara, atau melewati Kampus UNUD.


Apa saja yang bisa dinikmati di pantai ini?

  1. Berphoto dengan lima patung Kesatria Mandala
  2. Berphoto di ikon tulisan Pantai Pandawa
  3. Berenang sambil menikmati keindahan pantai dan lautnya
  4. Berjemur santai sambil mendengarkan musik, membaca buku, atau sekedar menikmati deburan ombak kecil yang indah
  5. Membeli souvenir khas bali
  6. Berselancar menikmati pesona ombaknya
  7. Menikmati spa atau pijat refleksi sekitar pantai dengan harga Rp 50.000 - Rp 100.000
  8. Selfie dan Wefie depan ikon Pandawa dan dinding kapur Pandawa
  9. Pacu adrenalinmu dengan bermain paralayang di bukit Timbis
  10. Bermain kano dengan harga sewa Rp. 25.000 per orang dan Rp 50.000 untuk dua orang setiap jamnya dan penyewaan life jacket Rp 20.000
  11. Melakukan snorkling

Siapa yang tak mengenal Gunung Andong, namun jangan pernah kunjungi gunung ini, ya jangan kunjungi gunung ini kalau tidak ingin ketagihan menikmati sunset dan sunrise-nya, karena Gunung Andong menjadi salah satu gunung favorit untuk menyaksikan sunset atau sunrise.

Lokasinya yang tak jauh dari Yogyakarta menjadi salah satu pilihan untuk merehatkan otot-otot kepala yang mumet dengan kegiatan kuliah atau bekerja. Gunung yang mempunyai ketinggian sekitar 1.726 mdpl ini menjadi pilihan untuk para pendaki pemula bahkan anak-anak seusia SD banyak yang mendaki ke gunung bertipe perisai ini. Gunung yang letaknya berbatasan dengan Salatiga, Magelang, dan Semarang ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya apalagi saat libur.


gunung andong meimoodaema


Menikmati Keindahan Gunung Andong 

Tapi meskipun jalurnya cukup mudah, wajib tetep persiapan fisik ya, ga boleh menganggap remeh.

Terdapat 2 pos pendakian atau pintu masuk untuk menuju puncak Gunung Andong yaitu via Basecamp Sawit dan Basecamp Pendem. Bulan April 2019 ke tempat ini saya mengambil jalur Basecamp Sawit. Jalur yang bisa ditempuh melalui basecamp ini hanya ada 1 jalur dan kembali lagi Desember 2019, terdapat 2 jalur yaitu jalur lama dan jalur baru. 

Kedua jalur tersebut cukup aman karena rutenya sangat jelas dan setiap pos terdapat warung-warung milik warga. Hanya saja jalur lama sudah banyak tangga-tangga sehingga meminimalkan licin, sementara jalur baru masih berbentuk tanah dan saat musim hujan sangat licin. 

Siapa yang tak mengenal Gunung Andong, namun jangan pernah kunjungi gunung ini, ya jangan kunjungi gunung ini kalau tidak ingin ketagihan menikmati sunset dan sunrise-nya, karena Gunung Andong menjadi salah satu gunung favorit untuk menyaksikan sunset atau sunrise.

Lokasinya yang tak jauh dari Yogyakarta menjadi salah satu pilihan untuk merehatkan otot-otot kepala yang mumet dengan kegiatan kuliah atau bekerja. Gunung yang mempunyai ketinggian sekitar 1.726 mdpl ini menjadi pilihan untuk para pendaki pemula bahkan anak-anak seusia SD banyak yang mendaki ke gunung bertipe perisai ini. Gunung yang letaknya berbatasan dengan Salatiga, Magelang, dan Semarang ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya apalagi saat libur.

Gunung Andong mempunyai empat puncak yang berjejer yaitu Puncak Jiwa, Puncak Makam, Puncak Alap-alap, dan Puncak Andong yang merupakan puncak paling tinggi dan sering digunakan area camping. Keempat puncak ini berjejer dari barat ke timur.

Melalui puncak Gunung Andong, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan 3600 sehingga daat menyaksikan gunung-gunung lain yang berjejer indah yang mengelilinginya seperti Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Prau, Gunung Telemoyo, serta Gunung Ungaran dan menjadi daya tarik tersendiri untuk berselfie ria.

Satu lagi yang paling penting, sampai puncak Gunung Andong, anda masih dapat menggunakan seluler telepon dan internet meski kadang masih terputus-putus dan tidak perlu bawa makanan banyak dari bawah karena setiap pos istirahat ada warung yang jualan makanan bahkan sampai puncak booo, enak kan?

Lokasi

Rt 3/ Rw 5, Dusun Sawit, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Harga Tiket Masuk

Gunung ini dikelola oleh masyarakat setempat dengan tarif masuk per orang adalah Rp. 10.000-,. Uang kas untuk dusun setempat Rp. 12.000-,. Total Rp. 12.000-,. 

Tiket Parkir Kendaraan

Roda 4 adalah Rp. 20.000-‘.

Roda 2 adalah Rp. 5.000-‘.

jam Buka Tutup

Loket tiket ini buka 24 jam mengingat pendakian ke tempat ini cukup aman dilakukan jam berapapun.

Lama Pendakian

Gunung ini sangat ramah untuk pemula. Jarak tempuhnya hanya sekitar 1-2 jam saja, jadi bisa ngecamp atau tektok.

Musim Berkunjung

Waktu yang paling tepat adalah pada musim panas/kemarau agar jalanan tidak licin dan peluang melihat sunrise sunset lebih besar. 

Datanglah saat weekday, karena saat weekend atau hari libur panjang anak sekolah atau kuliah, atau libur merah nasional, gunung ini sudah seperti pasar ramai sekali.

Rute Menuju Gunung Andong

Rute Selatan. Dua kali ke gunung ini saya menggunakan kendaraan pribadi roda 4 dari arah Jogja ke basecamp Gunung Andong memakan waktu sekiatr 2-3 jam.

Dari arah Jogja baik roda 2 atau roda 4 dapat mengambil arah Magelang dan akan melewati arah Ketep Pas dan lurus saja sampai menemukan Pasar Ngablak, dari pasar ini hanya sekitar 2 km untuk menuju Basecamp Sawit.

Rute ini yang saya lewati selama 2 mengunjungi gunung ini. 

Rute Utara. Rute ini bisa diambil dari arah Ungaran, Semarang, Salatiga, Boyolali, Solo, sampai menemukan Pasar Ngablak dan sama seperti rute Selatan jarak dari pasar menuju Basecamp Sawit sudah dekat. 

Rute Barat. Rute ini yang saya lewati ketika pulangnya. Jalanan yang dilewati masih banyak turunan dan masih sempit, sehingga harus hati-hati.

Fasilitas

  1. Loket tiket masuk dan pemeriksaan
  2. Area parkir untuk roda 2 dan roda 4
  3. Basecamp untuk istirahat (gratis) yang penting pada jajan ya di warung pemilik basecamp
  4. Toilet tersedia di setiap area basecamp
  5. Keamanan 24 jam
  6. Makanan dan minuman dari yang ringan sampai berat
  7. Penyewaan perlengkapan mendaki
  8. Penitipan helm dan barang-barang
  9. Jalur jalan yang cukup bagus
  10. Sarana ibadah
  11. Informasi tata tertib, rute

Be aware ya, tentang perlengkapan selama pendakian, logistik, adat masyarakat lokal, dan kondisi gunung karena belakangan ini sudah mulai masuk musim hujan dan banyaknya kejadian buruk akibat dari ketidakhati-hatian kita selama pendakian.

See you Gunung Andong....

Buat aku yang hobby-nya travelling, melakukan olahraga-olahraga yang menantang dan senang dengan kegiatan outdoor, menjadi tantangan tersendiri untuk dapat merawat my black hair. Aktifitas yang berlebih di luar ruangan membuat kulit kepala cepet kotor dan rambut jadi cepet lepek. Awalnya gak terlalu care soal perawatan rambut mungkin karena aku bisa dibilang cewek yang sedikit cuek sama penampilan, lama-lama ko jadi gak pede kalau rambutnya lepek.

Sempet bingung gimana caranya perawatan buat rambut hitamku ini yang lama-lama kok cepet banget lepek kalau kena debu, ditambah sering naik gunung berhari-hari, pastinya baukan heheeh. Stress pastinya dong, cewek gitu loh....

TENTANG AZALEA BY NATURE

Eh beruntungnya Azalea by Nature ngadain temu bareng Blogger-blogger yang ada di Jogja untuk ngebahas bagaimana cara perawatan untuk rambut berhijab yang diadakan di Kunena Eatary pada 25 November  2019. Acaranya seru banget, jadi ajang ketemu sama blogger-bloger se-Jogja. Acara ini juga diisi dengan seminar tentang bagaimana cara membranding diri sebagai travel blogger oleh Mba Dian.

Dalam acara ini Nature sekaligus melaunching produk barunya yaitu Azalea Anti Dandruff dan Azalea Hair, Hijab & Body Mist sebagai shampoo hijab bagi perempuan berhijab, eiiittsssss tapi keduanya bisa dipakai juga buat yang gak berhijab kayak aku loooooh.

Sebelumnya aku pernah mengalami rambut rontok dan sudah mencoba beberapa produk shampo anti rontok tapi gak bepengaruh apa-apa, sampai akhirnya menggunakan produk Nature ini daaaannnn rontokpun berkurang.

Dan ini kedua kalinya menggunakan produk dari Nature, awal pemakaian rambut terasa sangat bersih, kesat namun agak kasar. Agak ragu mau melanjutkan produk ini, tapi beberapa informasi dari teman-teman yang sudah pakai, katanya awalnya memang seperti itu, akhirnya kuputuskan untuk terus menggunakan produk ini.

PENGALAMAN MENGGUNAKAN AZALEA BY NATURE

Setelah pemakaian minggu kedua, perubahan rambut menjadi mengkilap, tidak terlalu lepek mulai terasa. Saat ini saya menggunakan Shampo Azalea Shampoo Hijab warna hijau yang mengandung bahan alami Zaitun Oil, Ginseng Extract dan Menthol yang cocok dengan rambutku yang sering rontok. Selain itu juga membantu dalam proses perawatan rambut seperti :

  1. Membersihkan dan membantu merawat kulit kepala dan rambut tetap segar dan pastinya bebas lepek
  2. Membantu menjaga kekuatan akar rambut
  3. Membantu melembutkan rambut
  4. Mmebuat kulit kepala dan rambut terasa dingin dan sejuk

Paling suka sama Azalea Hair, Hijab & Body Mist karena selain bisa dipakai buat rambut bisa dipakai juga buat badan. Wanginya segar, dan aku pakai biasanya buat badan, kadang untuk rambut tapi penggunaannya aku semprot dulu ke sisir, jadi wanginya tidak terlalu nyengat di rambut. Konon katanya, produk azalea yang dikeluarkan oleh PT Gondowangi ini dibuat dari bahan-bahan alami yang tidak merusak rambut.

Sementara untuk produk hair body mistnya mengandung Zaitun Oil, Aloe Vera Extract dan Menthol yang mempunyai manfaat besar bagi rambut kita:

  1. Membantu mengharuskan dan menyegarkan rambut sehingga bebas dari bau lembab dan lepek
  2. Membantu mengharusmkan kerudung atau hijab
  3. membantu menutrisi dan merawat setiap helaian rambut

ukurannya mungil, cocok buat travelling

Pokoknya, shampo sama hair body mistnya rekomended banget deh, kemasannya simple dan enak kalau dibawa buat jalan-jalan kayak saya yang hobbynya travelling di alam bebas, apalagi hobby aku yang suka naik gunung sampai berhari-hari di atas gunung, ngebantu banget deh biar rambutnya gak bau, so simple.

Dan jangan lupa ya follow akun sosial medianya Nature khususnya Azalea untuk mendapatkan informasi dan update terbaru dari si produk cantik ini. IG nya bisa follow di @azaleabeautyhijab atau bisa like fanpage Facebook Azalea Beauty Hijab.

Selamat mencoba buat kamu yang mau menjaga rambut kesayangannya 🙂🙂🙂🙂

Newer Posts Older Posts Home

ABOUT HER

Call her Mei. Her biggest passions are education, the environment, and traveling the world. So that you can chit-chat with her everything about it, she is now active as a voluntourism, environment, and education volunteer.

POPULAR POSTS

  • PANTAI RIO BY THE BEACH: SURGA TERSEMBUNYI BERNUANSA BALI DI LAMPUNG SELATAN
  • CONTACT HER
  • SUNRISE DI PULAU PADAR HAMPIR GAGAL, KARENA GEJALA MATA KERING
  • SOLAR WATER HEATER RAMAH LINGKUNGAN UNTUK RUMAH MODERN YANG HEMAT ENERGI
  • LOCAL FOOD, LOCAL PRIDE: MENGENAL PANGAN LOKAL INDONESIA DAN EKONOMI RESTORASI DI SENIMAN PANGAN
  • TRAIL RUNNING DI GUNUNG GEDE PANGRANGO
  • 25 TIPS MENDAPATKAN TIKET PESAWAT MURAH (PART 1)
  • TIPS MENJAGA KEBERSIHAN BADAN SELAMA PENDAKIAN BAGI PEREMPUAN
  • PANTAI TANJUNG AAN, PANTAI DENGAN PASIR BIJI MERICA
  • SERUNYA PARAGLIDING DI SARANGKOT HILL, POKHARA

ARTICLE

  • 2026 20
    • August 3
      • LOCAL FOOD, LOCAL PRIDE: MENGENAL PANGAN LOKAL IND...
      • PANTAI RIO BY THE BEACH: SURGA TERSEMBUNYI BERNUAN...
      • SUNRISE DI PULAU PADAR HAMPIR GAGAL, KARENA GEJALA...
    • July 4
    • June 2
    • May 1
    • April 1
    • March 3
    • February 4
    • January 2
  • 2025 141
    • December 11
    • November 14
    • October 10
    • September 11
    • August 11
    • July 17
    • June 13
    • May 13
    • April 10
    • March 8
    • February 13
    • January 10
  • 2024 148
    • December 9
    • November 9
    • October 17
    • September 13
    • August 7
    • July 8
    • June 14
    • May 19
    • April 4
    • March 19
    • February 17
    • January 12
  • 2023 111
    • December 6
    • November 20
    • October 14
    • September 10
    • August 6
    • July 7
    • June 8
    • May 4
    • April 10
    • March 14
    • February 8
    • January 4
  • 2022 160
    • December 13
    • November 13
    • October 21
    • September 18
    • August 21
    • July 14
    • June 12
    • May 9
    • April 6
    • March 15
    • February 7
    • January 11
  • 2021 55
    • December 8
    • November 4
    • October 9
    • September 2
    • August 4
    • July 2
    • June 6
    • May 4
    • April 3
    • March 5
    • February 5
    • January 3
  • 2020 44
    • December 4
    • November 3
    • October 4
    • September 4
    • August 4
    • July 4
    • June 4
    • May 4
    • April 2
    • March 4
    • February 3
    • January 4
  • 2019 9
    • December 1
    • November 2
    • August 1
    • July 1
    • June 1
    • March 3
  • 2018 9
    • November 1
    • August 3
    • March 1
    • February 2
    • January 2
  • 2017 21
    • December 1
    • November 1
    • October 3
    • September 3
    • July 1
    • April 1
    • March 4
    • February 3
    • January 4
  • 2016 10
    • December 4
    • November 6
Seedbacklink


Logo Komunitas BRT Network

Copyright © Travel Blogger. Designed by OddThemes