Skip to main content

Gunung Prau Via Patak Banteng dan Kali Lembu

Gunung Prau menjadi salah satu gunung favorit saat ini, selain tidak membutuhkan waktu yang lama menuju puncaknya, Gunung Prau juga mempunyai pesona alam yang sangat indah. Hamparan sabana seperti bukit teletubies menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan gunung ini sekarang sudah menjadi mass tourism destination, bagaimana tidak, saya melihat anak-anak kecil bahkan balita dan lansia mencoba menjajaki gunung yang ada di kawasan Dieng, Wonosobo ini.


welcome to Gunung Prau

Gunung Prau mempunyai ketinggian 2.656 mdpl sehingga aman didaki bagi para pemula bahkan anak-anak atau lansia. Jalur menuju tempat ini sangat jelas, bahkan melewati banyak perkebunan warga. Terdapat 8 jalur yang dibuka untuk menuju puncak, namun hanya 6 jalur yang dibuka untuk umum, sisanya 2 jalur merupakan jalur khusus untuk konservasi.

Gunung Prau via Patak Banteng

Jalur-jalur tersebut ada Kali Lembu, Patak Banteng, Dieng Wetan, Dieng Kulon (Dwarawati), Campurejo, dan Wates. Aku dan teman memutuskan untuk naik via Patak Banteng dan turun via Kali Lembu, jadi lintas jalur, biar tahu aja seperti apa jalurnya.

salah satu jalur nanjaknya ke Prau

Patak Banteng menjadi jalur favorit para pendaki, jalurnya masuk dari perkampungan masyarakat, kemudian ke perkebunan milik warga. Beberapa juga melewati jalur umum yang digunakan warga untuk ke kebun. Sebagian jalan menuju puncak Gunung Prau berupa tanah dan langsung menanjak, semakin tinggi jalurnya semakin miring sekitar 70 derajat, jadi siapkan stamina badannya ya.

Jalur Patak Banteng ini sangat jelas, jadi sangat aman. Kakiku butuh 2 jam menuju puncak dari basecamp Patak Banteng dan waktu aku dan teman ke tempat ini, pendaki yang lewat jalur ini sangat banyak.



Aku dengan teman menginap 1 malam dan kebetulan mendapat cuaca yang sangat bagus, malam hari sangat cerah sehingga bagi penikmat landscape photography atau milky way, sangat pas untuk berkunjung ke Gunung Prau ini di musim panas, namun sayangnya udara sangat dingin sekali, so jangan lupa untuk membawa jaket hangat dan perlengkapan lainnya.



Pagi hari, aku tidak begitu tertarik dengan sunrise jadi saat temanku menikmatinya, aku malah memilih tidur pulas heheh karena dingin banget. Setelah matahari panas baru deh ambil beberapa foto, dan wow cantik sekali hamparan rumput hijau yang entah berapa hektar luasnya, memanjakan mata.


Pukul 8 kami sudah mulai bersiap-siap untuk turun dan kami mengambil jalur yang berbeda, yaitu Kali Lembu, lintas jalur. Pengen tahu jalur lain yang kata teman kami katanya bagus karena sepanjang jalannya banyak sekali padang sabana. Then yes, kami melewati hamparan padang sabana yang indah menghijau. 


Butuh sekitar 2 jam juga untuk kami melalui jalur Kali Lembu untuk bisa sampai ke pintu terakhir. Jalur ini juga sama menawarkan pemandangan indah, kita bisa menikmati Dieng dari atas dan hamparan perkebunan sayuran milik warga.

jalur turun via Kali Lembu

Proud to be Indonesian, all the view is so amazing and look stunning. See you Mount Prau.



Comments

  1. wow jalur turunnya kalau malam indah juga ya :) tapi ada penerangan ga ya mbak kalau malam disana?

    ReplyDelete
  2. Wah sepertinya nyaman banget ya kak, jadi ga sabar pengen ke sana juga hehehe

    ReplyDelete
  3. Pantesan aman ya buat anak2 atau lansia sekalipun. Pemandangannya jg indah bgt. Pngen juga tiduran di hamparan rumput ada bunga2 nya gitu. ��

    ReplyDelete
  4. Jalurnya terlihat aman nih mbak Mei. Bisa bawa anak yang udah bisa mandiri nih ya ke sini

    ReplyDelete
  5. Emang pemandangannya cakep pisan ya mba ditambah ada tenda2 cantik. Dan sungguh jadi inget sama bukit teletubbies hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngakak hahahaa bukit teletubies :)) tapi bener sih ya di liat2 mirip sama bukit tempat mereka berpelukan

      Delete
    2. Tapi buat foto ala2 korea juga bisa nih di sini. Cakep sih pemandngannya hehe..

      Delete
  6. Dari dulu pengen naik gunung tapi gak kesampean. Kebetulan bangetbya gunung prau ini cocok buat pemula kaya aku. Ntar ajak suami deh kesini sekalian bawa anak juga.

    ReplyDelete
  7. I love the views... wonderful indeed. That’s wonderful Indonesia. I have not climbed or hikd the mountain for quite some times

    ReplyDelete
  8. view-nya kalo udah sampai puncak keren banget ya ternyata. aku rela juga capek capek ngedaki buat lihat view sebagus itu :D

    ReplyDelete
  9. Kalau lintasannya mudah dilalui anak-anak dan orangtua pengen deh daki gunung ke sana, soalnya saya pengennya kalau daki gunung bareng keluarga biar seru

    ReplyDelete
  10. Pemandangannya memang bikin segar mba. Selalu menyenangkan liburan ke pegunungan seperti ini

    ReplyDelete
  11. aku suka liat view orang orang kemah hihi kayaknya asik banget kalo bisa gabung kesituu

    ReplyDelete
  12. Kalau sudah sampai hamparan rumput yang luas, bahagia banget rasanya yaa, kak..
    Kami sekeluarga pen liburaaan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gunung Prau trek perjalanannya menuju puncaknya menantang juga yaaa...
      Aku pikir santuy.
      Apa gak dingin, kak...di sana?

      Delete
  13. waaah setiap pemandangan dari atas gunung itu selalu memukau yaa, pengen banget kapan kapan mendaki juga, pengen yang jalur nya mudah dan ga terlalu sulit dulu buat permulaan hehe

    ReplyDelete
  14. Pemandangannya bagus. Tentunya ini wajib buat yang hobi mendaki gunung dan tentu saja perkebunan Dieng yang khas

    ReplyDelete
  15. Panorama nya bagus banget, kayaknya ini gak terlalu ekstrem buat pemula ya mbak

    ReplyDelete
  16. Saya tuh sebenernya suka banget sama wisata yg berbau alam, entah gunung pantai dan lainnya..cuma sya agak trauma naik gunung..mungkin karena bobot saua udh over jadi mesti ngos-ngosan saat naik gurun. Anyway, tapi bagus banget mbaa pemandangannya.

    ReplyDelete
  17. Lokasi yang cocok untuk refreshing, pemandangannya indah udaranya juga segar. Dah lama nih gak naik gunung, terakhir waktu sekolah. Jadi kepengen....

    ReplyDelete
  18. Itu jalur turun via Kali Lembu bagus banget pemandangannya dari atas ya, duh pengen sekali rasanya main di gunung.

    ReplyDelete
  19. Indonesia cantik banget ya, bagus deh pemandangannya. Jadi kangen liburan alam bebas nih aku

    ReplyDelete
  20. ngebayangin bermalam disana pasti seru ya pemandangannya bagus :D udah mulai rencana daki gunung lagi gak mba? pasti udah kangen banget yahehe

    ReplyDelete
  21. Kalo lihat pemandamgan hijau seperti ini di pegunungan, tuh rasanya adem dan nyaman.
    Maauuu traveling kesini...dirimu yg pandu ya nanti

    ReplyDelete
  22. This looks like great mountain to explore. I love seeing the view from the top and good to know that it has several tricks for every person with different capacities

    ReplyDelete
  23. Setiap baca postingan mu yang kira-kira reachable sama aku selalu ku ingat-ingat Mba.

    ReplyDelete
  24. Keren kak. Aku pernah ke Dieng plateu.. trus liat sunrise di bukit Sikunir. Prau itu sebelah mananya ya?

    ReplyDelete
  25. Melihat jalur nanjaknya serem banget mbak, pasti deh saya nggak kuat. Tapi terbayar ya setelah sampai ke puncak dengan pemandangan yang indah

    ReplyDelete
  26. Surga banget ya Kak bisa menikmati pemandangan dari atas sana. Capeknya kebayar banget. Apalagi anak gunung

    ReplyDelete
  27. sama mbaaak, aku dua kali naik ke prau selalu pake rute berlawanan, wkwkwk
    naik dari patak banteng, turun lewat kali lembu.. uhuu jadi kangen camping nih
    btw, kuat banget mbaknya foto nggak pakai jaket, aku nooo nyerah, dingin bangeeet uy. hhh

    ReplyDelete
  28. Enak banget tuh lewatin perkebunan sayuran di gunung prau. Bakat emak emak Mpo muncul pasti mau beli sayuran buat bawa pulang ke penginapan.

    ReplyDelete
  29. Gunung prau keren disaat lelah lihat yang ijo ijo mata jadi adem ayem. Indah banget . Kalau Mpo langsung deh naluri emak-emak muncul. Belanja sayuran wkkk

    ReplyDelete
  30. iya ini bener2 favorit dan nanti mungkin kalau anak ku udah lumayan gede ku ajak aja ke sana kali ya, mengajarkan anak untuk menikmati apa yang jarang di nikmati orang lain gituh

    ReplyDelete
  31. wah, bagus sekali pemandangan nya..
    Saat kuliah dulu, saya baru ke Sindoro dan Sumbing saja. Belum berkesempatan mendaki ke Gunung Prau.

    Saat mengeksplorasi Gunung, memang seru bila menggunakan jalur yang berbeda saat naik dan turunnya.

    Tetap sehat sehingga terus bisa mengeksplorasi tempat tempat seru lainnya ya, Mbak

    ReplyDelete
  32. Sejauh mata memandang, pemandangan yang disuguhkan Gunung Prau bagus ya kak.
    Gak bakalan nyesel habiskan waktu untuk mendaki sampai ke puncak.

    Apalagi friendly banget kalau ajak keponakan dengan ketinggian 2.656 mdpl

    ReplyDelete
  33. Wow...seru banget ya Mbak? menikmati pemandangan alam apalagi yang hijau-hijau...duuh happy banget.

    ReplyDelete
  34. waaaah seru sekali kalo ngeliat pemandangan dari puncak tu, selalu kagum sama setiap pemandangan di gunung hihihi

    ReplyDelete
  35. Wow keren banget ya view nya, nyesel dlu waktu masih single gak nyoba berpetualang gini hehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Gunung Kerinci, Pesona Gunung Tertinggi Di Sumatera

Siapa yang tak mengenal Gunung Kerinci, gunung tertinggi yang pertama kali didaki oleh Von Hasselt bersama Veth pada tahun 1877 ini berada di daerah perbatasan antara Sumatera Barat dan Jambi, merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia dan menjadi salah satu bucket list para penikmat ketinggian dari berbagai belahan Indonesia bahkan dunia. Gunung dengan nama lain Korinci, Gunung Gadang, Berapi Kerinci dan Puncak Indrapura ini juga menjadi rangkaian seven summit Indonesia. Beruntung saya dapat mengunjungi tempat ini pada Oktober 2013, pada saat musim cerah.

Gunung Kerinci,yang mendapat julukan atap Sumatera ini masih tergolong aktif dan terakhir meletus pada tahun 2009 dan mempunyai ketinggian 3.805 mdpl (meter di atas permukaan laut) serta berjenis gunung berapi bertipe strato vulcano. Lokasi gunung ini berada di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Makin bikin penasaran niy gunung tertinggi di Sumatera ini.

Hari ke-1 Saya bersama teman-teman lainnya mendarat di bandara Sultan Thaha…

Stonehenge Cangkringan, Wisata Millenial di Jogja

Pesona wisata Jogja memang tak ada habisnya untuk menciptakan sebuah destinasi wisata yang dapat menarik wisatawan dari berbagai belahan bumi Indonesia, apalagi destinasi wisata millenial.

Nah salah satu destinasi wisata millenial yang ada di Jogja adalah Stonehenge Cangkringan, belakangan ini mulai ramai menghiasi sosial media. Daya tarik wisata ini mulai dibuka pada awal tahun 2017. The power of social media membuat destinasi wisata ini langsung hits di kalangan milenial sampai usia sepuh. Daya tarik wisata buatan hampir mirip dengan Stonehenge yang ada di Inggris, cocoklah buat tempat wisata millenial.


Untuk menuju Stonehenge Cangkringan, saya bertiga dengan teman-teman sekitar pukul 04.00 sore menggunakan kendaraan roda empat, cuacanya kurang bersahabat alias mendung pas kami tiba, jadi Gunung Merapinya tidak terlihat dengan jelas. Dengan modal menggunakan google map, malah kami kesasar ke hutan-hutan dan hanya jalan setapak untungnya masih muat untuk mobil meski bebatuan :).
Sebelum…

Bermain Dengan Ubur-Ubur Jinak di Pulau Derawan

Kepulauan Derawan tidak hanya dikenal di Indonesia saja tetapi juga di mata dunia bahkan berdasarkan informasi dari webnya kaltimprov.go.id tahun 2005 dicalonkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO karena taman bawah lautnya yang sangat mempesona. Kepulauan ini terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Bandara Berau dan Tarakan menjadi titik awal untuk menuju kepulauan ini. Kepulauan Derawan terdiri dari 31 pulau termasuk didalamnya yang sangat terkenal adalah Pulau Derawan (terkenal dengan penyu-penyu besarnya), Pulau Kakaban (terkenal dengan ubur-ubur jinak), Pulau Sangalaki (terkenal dengan Manta Ray) dan Pulau Maratua (terkenal dengan resort-resort bagus seperti di Maldives). Sangat beruntung saya dapat mengunjungi tempat ini pada Maret 2013 di musim yang sangat cerah.

Saya memutuskan menggunakan jasa travel mengingat biaya untuk sewa boat sangat mahal dan saya mengambil paket selama 4D3N. Saya menggunakan pesawat menuju Bandara Tarakan, dari Bandara Tarakan saya dij…