MERAYAKAN INTERNATIONAL WOMEN'S DAY DENGAN NGABUBURICH BERSAMA ARICHSAN

Setiap tanggal 8 Maret, dunia memperingati International Women's Day, sebuah momen penting untuk merayakan pencapaian, perjuangan, dan kontribusi perempuan di berbagai bidang kehidupan. Hari ini bukan hanya tentang memberikan ucapan selamat kepada perempuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran besar dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga dunia yang lebih baik.

Melalui berbagai kegiatan, diskusi, dan gerakan pemberdayaan, International Women’s Day menjadi ruang untuk saling menguatkan serta mendorong perempuan agar terus berkembang, percaya pada potensi dirinya, dan berani mengambil peran dalam kehidupan. Dan beberapa hari lalu, saya mengikuti sebuah event tentang International Women's Day ini.

hari perempuan sedunia


Merayakan International Women's Day Bersama Arichsan dan Female Digest

Tahun ini, aku berkesempatan merayakan momen International Women's Day dengan cara yang berbeda dan bermakna melalui sebuah acara diskusi inspiratif yang diadakan oleh Arichsan di Selibar Cafe, Cipete, Jakarta Selatan. Juga hasil kerjasama dengan Female Digest.

Acara yang berlangsung pada 8 Maret 2026 ini mengangkat tema Women, Money, and Meaning. Tema tersebut terasa sangat relevan dengan kehidupan perempuan masa kini yang tidak hanya dituntut untuk menjalani berbagai peran, tetapi juga diharapkan mampu memahami nilai diri dan memiliki kemandirian finansial.

Diskusi ini menghadirkan dua pembicara yang sangat inspiratif, yaitu Offie Dwi Natalia, M.Psi., Psikolog, CGA Psychologist, serta Valencia Fabian, BA., CFP., QWP., AWP, seorang Financial Planner. Sementara jalannya acara dipandu dengan hangat oleh Lala Adani, seorang content creator yang membuat suasana diskusi terasa santai namun tetap penuh makna.

Ruang Aman untuk Perempuan Berbagi

Sejak awal acara dimulai, suasana terasa hangat dan akrab. Para perempuan yang hadir datang dari berbagai latar belakang. Ada yang bekerja sebagai profesional, ada juga yang sedang membangun usaha, dan ada pula yang datang untuk sekadar mencari perspektif baru tentang kehidupan dan finansial.

Diskusi seperti ini terasa penting karena sering kali perempuan tidak memiliki cukup ruang untuk membicarakan hal-hal yang sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan mereka, seperti kesehatan mental, kemandirian finansial, dan makna hidup.

Acara ini tidak hanya berupa sesi berbagi materi, tetapi juga menjadi ruang untuk saling bertukar pengalaman. Beberapa peserta aktif bertanya dan berbagi cerita, sehingga suasana diskusi terasa hidup. Hal ini menunjukkan bahwa topik tentang perempuan, uang, dan makna hidup memang sangat relevan untuk dibicarakan secara terbuka.

Pentingnya Kemandirian Finansial bagi Perempuan

Dari sharing tersebut, saya menemukan beberapa poin penting yang harus di-highlight dan penting banget untuk para perempuan ketahui.

1. Mandiri secara finansial

Salah satu poin yang paling kuat dan sangat membekas bagiku datang dari penjelasan Valen. Dalam sesi diskusinya, ia menekankan bahwa perempuan perlu memiliki kemandirian finansialMenurutnya, memahami keuangan bukan hanya soal menghasilkan uang, tetapi juga tentang memahami nilai diri dan memiliki kendali atas kehidupan sendiri. Perempuan sering kali terbiasa menempatkan dirinya di posisi yang bergantung pada orang lain, entah itu pasangan, keluarga, atau lingkungan sekitar.

sharing hari perempuan sedunia


Padahal, memiliki kemandirian finansial adalah bentuk perlindungan diri. Dengan memiliki pemahaman tentang keuangan, perempuan dapat lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi dalam hidup.

2. Mengetahui nilai diri

Valen juga menekankan bahwa perempuan perlu mengetahui nilai dirinya sendiri. Ketika seseorang memahami nilai dirinya, ia tidak akan mudah meremehkan kemampuan yang dimiliki. Ia juga tidak akan ragu untuk mengambil keputusan yang penting bagi masa depannya. Dan dengan mengetahui nilai diri ini, perempuan juga jadi lebih mudah untuk mengembangkan dirinya.

Kemandirian finansial juga memberikan kebebasan bagi perempuan untuk menentukan arah hidupnya. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, perempuan dapat merencanakan masa depan, mengembangkan potensi diri, bahkan membantu orang lain di sekitarnya.

Bagi banyak perempuan, pembicaraan tentang uang sering kali dianggap tabu. Namun melalui diskusi ini, topik tersebut justru dibahas secara terbuka dan realistis. Hal ini membuat banyak peserta merasa lebih percaya diri untuk mulai belajar mengelola keuangan mereka. Termasuk saya.

Mengenal Diri Sendiri sebagai Fondasi Untuk Berdaya

Selain pembahasan tentang finansial, topik yang tidak kalah penting datang dari perspektif psikologi yang dibawakan oleh Offie Dwi Natalia. Beberapa poin yang harus perempuan ketahui:

1. Perempuan harus mengenal diri sendiri dan harus berdaya

Dalam sesi ini, Offie mengajak para peserta untuk lebih mengenal diri sendiri untuk bisa berdaya. Ia menjelaskan bahwa menjadi perempuan yang berdaya tidak hanya tentang pencapaian atau keberhasilan di luar, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami diri kita secara mendalam.

International Women's Day


Menurutnya, perempuan perlu mengenal beberapa hal penting dalam dirinya, seperti apa yang sebenarnya mereka inginkan, apa yang mereka mampu lakukan, dan batas kemampuan yang mereka miliki. Hal ini penting agar kita bisa menjadi perempuan berdaya.

2. Berani meminta bantuan bukan sebuah kelemahan

Sering kali perempuan merasa harus mampu melakukan semuanya sendiri. Mereka ingin terlihat kuat, tangguh, dan mandiri dalam segala hal. Namun kenyataannya, setiap manusia memiliki batas kemampuan.

Salah satu pesan penting yang disampaikan Offie adalah bahwa meminta bantuan bukanlah tanda kelemahanBanyak perempuan terbiasa memikul tanggung jawab sendirian, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi. Padahal dalam beberapa situasi, meminta bantuan dari orang lain justru merupakan langkah yang sehat dan bijak.

Poin ini sangat terasa relevan bagiku secara pribadi. Selama ini, sering kali aku merasa harus bisa melakukan semuanya sendiri. Padahal sebenarnya ada banyak situasi di mana kita membutuhkan dukungan dari orang lain, baik itu teman, keluarga, maupun profesional. Dengan mengenal diri sendiri, perempuan dapat lebih memahami kapan harus maju dan kapan harus berhenti sejenak untuk beristirahat.

3. Jangan membandingkan diri dengan orang lain

Perempuan perlu belajar bersyukur atas hidup yang dimilikinya. Setiap orang memiliki jalan, waktu, dan cerita yang berbeda. Membandingkan diri dengan orang lain hanya akan membuat hati lelah dan tidak tenang. Fokuslah pada proses diri sendiri, menghargai apa yang sudah dicapai, serta terus bertumbuh dengan keyakinan dan rasa syukur. Dan itu juga kenapa perempuan harus mandiri secara finansial.

My thought

Tema besar acara ini adalah Women, Money, and Meaning, terasa sangat menggambarkan perjalanan perempuan modern. Perempuan hari ini tidak hanya berbicara tentang kesuksesan finansial semata. Mereka juga mencari makna di balik apa yang mereka lakukan. Uang memang penting karena memberikan stabilitas dan keamanan dalam hidup. Namun uang juga seharusnya menjadi alat untuk mencapai kehidupan yang lebih bermakna.

Acara ini mengingatkan kita bahwa keseimbangan antara keuangan, kesehatan mental, dan makna hidup adalah hal yang sangat penting. Perempuan yang memahami dirinya dengan baik dan memiliki kendali atas keuangannya akan lebih mudah menentukan arah hidup yang ingin mereka jalani.

Itu dia keseruan acara seminar International Women’s Day tahun ini. Saatnya perempuan terus maju, saling menguatkan, dan berdaya bersama. International Women’s Day untuk semua perempuan hebat di dunia ini.

0 Comment

Silakan berkomentar dengan bijak dan positif. Terima kasih.