WISATA EDUKATIF DI PULAU TIDUNG KECIL

Kepuluan Seribu menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Jakarta. Selain lokasinyayang dekat dariKota Jakarta, tempat seribu pulau ini menawarkan pesona alam yang sangat memukau. Pesona alamnya yang sangat indah ini harus kita jaga dengan sangat baik. Maka tak heran pemerintah menerapkan peraturan ketat untuk menjaga Kepulauan Seribu. Salah satunya adalah di Pulau Tidung Kecil yang menyimpan pesona alam indah.

Melalui Perda DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2024, pemerintah Kota Jakarta menetapkan bahwa Pulau Tidung Kecil adalah bagian dari kawasan konservasi perairan atau kawasan strategis provinsi. Hal ini artinya flora dan fauna di sana harus dijaga dan dilindungi dengan ketat. Maka tak heran pula tempat wisata di Pulau Tidung Kecil, menjadi salah satu tempat wisata edukatif yang sangat cocok untuk dilindungi.

wisata edukatif di pulau tidung kecil


Wisata Edukatif di Pulau Tidung Kecil

Karena statusnya sebagai kawasan konservasi, pengelolaan wisata di pulau ini didesain untuk menjaga ekosistem, bukan untuk komersialisasi massal, sehingga kegiatannya benar-benar dilakukan untuk menjaga ekosistem lingkungan. Cocock sekali buat yang ingin membawa anak-anak untuk mengenal lingkungan. Beberapa kegiatan wisata edukatif yang kemarin saya coba di pulau yag tidak berpenghuni ini adalah:

1. Penangkaran Penyu

Salah satu daya tarik utama Pulau Tidung Kecil adalah pusat penangkaran penyu. Lokasinya persis di sebelah Museum Paus. Pengunjung dapat mempelajari proses penyelamatan telur penyu, penetasan, perawatan tukik, hingga pelepasan ke laut. Pemandu konservasi akan memberikan penjelasan secara detail tentang ancaman yang dihadapi penyu, termasuk perburuan, sampah laut, dan kerusakan habitat.

Aktivitas pelepasan tukik juga menjadi momen edukatif yang sangat menyenangkan sekaligus. Sayangnya kemarin pas saya ke sana, belum ada proses kegiatan pelepasan tukik ini ke pantai, karena memang ada jadwal yang sudah diatur dalam pelepasan tukik ini.

2. Budidaya Ikan Hias Laut

Wisata edukatif di kawasan konservasi Pulau Tidung Kecil berikutnya adalah mengunjungi tempat budidaya ikan hias laut. Di pulau ini terdapat fasilitas budidaya berbagai jenis ikan hias, seperti ikan badut atau nemo dan kuda laut. Kita dapat melihat bagaimana pembenihan dilakukan, bagaimana kualitas air dijaga, serta bagaimana teknik budidaya berkelanjutan diterapkan agar tidak merusak ekosistem terumbu karang. Kegiatan ini cocok untuk siswa, pecinta akuaristik, dan peneliti perikanan.

3. Mengunjungi Museum Kerangka Paus

Tidak lupa sayajuga mengunjungi Museum Kerangka Paus di Pulau Tidung Kecil ini. Museum ini merupakan salah satu objek wisata edukatif yang menarik di kawasan konservasi Kepulauan Seribu. Museum kecil ini menyimpan kerangka paus sepanjang beberapa meter yang ditemukan terdampar di perairan sekitar pulau.

Kerangka tersebut kemudian dibersihkan, dirangkai, dan dipajang sebagai media pembelajaran bagi pengunjung. Guide kami menjelaskan ada beberapa bagian yang hilang dan digantikan dengan bahan lain yang mirip.

Di museum ini, kita dapat mempelajari anatomi paus, penyebab terdamparnya mamalia laut, serta peran penting spesies ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Ada banyak penjelasan tertulis di ruangan yag tidak begitu luas ini.

wisata edukasi museum kerangka paus


4. Berkunjung ke Pusat Pembibitan Pohon Mangrove

Wisata edukatif berikutnya adalah mengunjungi pusat pembibitan pohon mangrove. Seperti kita ketahui, mangrove di sekitar pulau berfungsi menahan abrasi, menyaring polutan, serta menjadi tempat berkembang biak berbagai organisme laut. Wisatawan dapat belajar mengenali jenis-jenis mangrove di pusat pembibitan pohon mangrove ini, cara menanam bibit, serta peran ekologisnya dalam menjaga pantai.

bibit pohon mangrove wisata edukasi


5. Menanam Pohon Mangrove

Serunya lagi saya berkesempatan untuk ikut menanam pohon mangrove di pesisir pantai di Pulau Tidung Kecil ini. Kontribusi kecil yang manfaatnya akan terlihat setelah bertahun-tahun. Saya dan teman-teman diarahkan untuk memilih bibit pohon yang akan ditanam. Bibit pohon mangrove ada yang masih pendek ada juga yang sudah agak tinggi.

Pengurus konservasi menjelaskan, biasanya bibit yang ditanam di perairan, adalah pohon mangrove yang usianya menjelang 3 atau 4 bulan yang mana daunnya sudah memiliki 3-5 lembar. Dan jenis mangrove yang kami tanam adalah jenis mangrove Rhizopora yaitu tanaman bakau yang biasanya ditanam di daerah berlumpur. Aktivitas menanam mangrove ini menjadi bentuk kontribusi kecil dan nyata saya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

menanam pohon mangrove wisata edukasi


6. Konservasi Terumbu Karang

Pulau Tidung Kecil dikelilingi terumbu karang yang menjadi rumah bagi berbagai biota laut. Program konservasi penananaman terumbu karang ini berupa transplantasi karang dan edukasi pentingnya menjaga terumbu karang dari kerusakan akibat aktivitas manusia.

Kita sebagai wisatawan dapat mengikuti tur snorkeling edukatif untuk melihat langsung karang yang sedang direhabilitasi. Dan kemarin saya beruntung, saya bisa ikut melakukan penanaman terumbu karang di Pulau Tidung Kecil ini.

wisata edukasi konservasi terumbu karang


7. Edukasi Sampah Laut dan Daur Ulang

Sebagai kawasan konservasi, Pulau Tidung Kecil menjadi lokasi pembelajaran tentang dampak sampah laut dan pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. Pengunjung diajak mengenali jenis sampah yang umum ditemukan di laut, proses pembersihan pantai, serta cara mendaur ulang sampah plastik agar tidak kembali mencemari ekosistem. Sampah-sampah ini terbawa ke Pulau Tidung kecil dari berbagai dari yang terbawa oleh arus air laut dan juga hembusan angin.

8. Jelajah Ekosistem Padang Lamun

Padang lamun adalah habitat penting bagi dugong, ikan karang, dan berbagai biota kecil yang hidup di dasar laut. Dalam tur jelajah ekosistem lamun, wisatawan belajar mengapa lamun berbeda dari rumput laut, bagaimana lamun memperbaiki kualitas air, serta bagaimana kerusakan lamun dapat memengaruhi rantai makanan laut.

9. Wisata Ilmiah dan Observasi Biota Laut

Pulau Tidung Kecil cocok sebagai ruang praktik ilmiah. Pengunjung, terutama pelajar dan mahasiswa, dapat melakukan observasi biota laut seperti bintang laut, teripang, kepiting, hingga moluska. Dengan bimbingan pemandu, kegiatan ini mengajarkan cara mengambil data lapangan, mengidentifikasi spesies, serta memahami struktur ekosistem pesisir.

My thought

Itu dia pengalaman seru saya mengunjungi wisata edukatif di kawasan konservasi Pulau Tidung Kecil. Pulau Tidung Kecil membuktikan bahwa wisata tidak harus merusak alam tetapi justru sebaliknya, wisata dapat menjadi sarana edukasi dan konservasi. Tempat wisata edukatif ini cocok sekali dikunjungi keluarga, mahasiswa, anak-anak ataupun wisatawan uum lainnya.

Wisata edukatif di kawasan koservasi Pulau Tidung Kecil,  menggabungkan pelestarian lingkungan dan pendidikan. Pulau ini menjadi contoh kawasan wisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Mengunjungi Pulau Tidung Kecil berarti tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga belajar untuk menjaga masa depan ekosistem laut Indonesia.

Ada yang pernah melakukan kegiatan wisata edukatif di kawasan konservasi Pulau Tidung Kecil ini? Boleh sharing di kolom komentar.

0 Comment

Silakan berkomentar dengan bijak dan positif. Terima kasih.