Skip to main content

Trans Studio Mini Maguwo Jogjakarta: Wisata Keluarga Berbasis Edukasi

Saya memang hobby traveling ke tempat-tempat ekstrim alias anti mainstream, lebih seru and menarik soalnya. Tapi semuanya belum bisa dilakuin niy kalau perginya sama family apalagi bawa krucil-krucil si keponakan-keponakan yang usianya masih TK, SD atau SMP, belom bisa dibawa naik-naik gunung, bisa dipecat jadi onty sama emaknya, ujung-ujungnya adalah wisata citytour aja hehheheh, karena wisata keluarga sangat menyenangkan juga.

LOKASI
Nah salah satu wisata keluarga berbasis edukasi yang rekomended buat bawa krucil-krucil yang ada di Jogjakarta adalah Trans Studio Mini Maguwo atau disebut juga dengan KidCity yang dibuka pada tanggal 31 Maret 2017 yang memang konsepnya untuk family gitu. Alamat lengkapnya berada di Transmart Carefour Lantai 3 yaitu di Jl. Raya Solo KM 8 No. 234, Maguwoharjo, Depok, Corongan, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281. Kebetulan hari itu saya dapat kesempatan untuk mencoba wahana-wahana di tempat ini bersama blogger-blogger keceh Jogja.

WAHANA YANG BISA DICOBA
Wahananya lumayan banyak yang bisa dicoba Trans Studio Mini Maguwo ini dari usia anak-anak sampai dengan usia dewasa, tapi ada 3 (tiga) wahana andalan yang dapat dicoba oleh orang dewasa kayak kita yaitu Paris Swing, Bumper Car, sama Crazy Taxi Coaster. Beberapa wahana mewajibkan tinggi anak-anak minimal 120 cm dengan alasan keamanan, selain itu anak-anak bisa mencoba semua wahana yang ada di situ.

Paris Swing atau New York Swing, wahana ini bisa dicoba oleh anak-anak sampai dengan usia dewasa. Lama permainannya kurang lebih 4 (empat) putaran. Tapi kalau kita sudah berasa gak kuat boleh ko berhenti alias angkat tangan heheheh tidak malu ya daripada nangis kan malu heheeeee



Bumper Car atau saya lebih mengenalnya dengan istilah Bombom Car, nah ini dia permainan yang ada di tempat wisata keluarga berbasis edukasi ini ada adu mobil yang banyak digemari usia anak-anak sampai dewasa, kita bisa bermain wahana ini dengan lama waktu kurang lebih 4 (empat) menit. Bisa seru-seruan dengan menyetir seperti bawa mobil biasa aja. Serunya permainan ini bisa beradu dengan mobil lain yang ada di depan kita, siapapun bisa mencoba permainan ini.


Terakhir yang dapat dinikmati di Trans Studio Mini Maguwo adalah si Crazy Taxi Coaster.  Ini dia wahana yang paling ditunggu-tunggu banyak pengunjung dan pastinya wahana yang paling bikin orang deg-degan. Mendengar istilah coaster seperti mau bertemu dengan singa di padang pasir rasanya, berasa mau dilempar dari atas pesawat tanpa parasut hahahahah. Masalahnya masih ada trauma waktu dulu di luar nyobain 4 (empat) wahana roller coaster sekaligus, pusing, deg-degan, dan berasa mau copot jantungnya masih berasa sampai sekarang, mending suruh daki gunung ribuan mdpl dahhhh. Sama juga lama permainannya kurang lebih 4 (empat) menit selama 2 (dua) kali putaran. Hampir ga mau ikutan wahana ini, karena bener-bener memacu adrenalin, tapi gara-gara dibujuk sama teman-teman blogger lainnya akhirnya nyerah deh ikutan.


Kalau lagi kesel atau marahan sama pacar bsia niy ke sini, biar bisa teriak-teriak puas hehehehe, lumayan ngeluarin uneg-uneg niy hehhehe....


HARGA PERMAINAN
Jika hanya sekedar melihat-lihat permainan di Trans Studio Mini Maguwo  ini, pengunjung tidak dikenakan charge apapun, tetapi jika ingin naik salah satu wahana tersebut, pengunjung baru diwajibkan membayar sesuai dengan harga masing-masing wahana tersebut.
Untuk dapat bermain di wahana-wahana wisata keluarga berbasis edukasi ini, teman-teman bisa membeli satu kartu mirip seperti ATM gitu yang berlaku di seluruh Trans Studio Mini yang ada di Indonesia. Harga untuk pengisian pertama sebesar Rp. 75.000 dengan saldo sama Rp. 75.000 juga. Jika habis pengunjung bisa melakukan top up sesuai dengan kebutuhan.


Harga masing-masing wahana

Selain ketiga permainan di atas, ada juga permainan lain yang tak kalah seru di Trans Studio Mini Maguwo  seperti Sky Rider, Jurasic Park, Softplay, Fried Frogy, Venture River, dan nyobain Mini Train khusus buat anak-anak. Ada juga photobooth dengan membayar Rp. 25.000.

Selain menyediakan wahana sekali main, Trans Studio Mini Maguwo juga melayani paket kunjungan loh buat sekolah-sekolah atau komunitas yang ingin berkunjung ke tempat ini dan pastinya dengan harga yang menarik mulai dari Rp. 50.000.
Karena berbasis hiburan dan edukasi, tempat ini mempunyai program atau paket kunjungan loh seperti  belajar seperti membatik, membuat pizza, dan membuat ice cream.

Hampir sama dengan tempat game di tempat lainnya, salah satu daya tarik lain dari tempat wisata keluarga berbasis edukasi ini adalah, setiap wahana yang kita naiki akan memberikan reward berupa kartu-kartu yang bisa dikumpulkan dan bisa ditukar di kasir dengan beberapa hadiah atau merchandise.

Di Trans Studio Mini Maguwo ini juga disediakan beberapa spot untuk duduk-duduk manis atau sekedar menunggu bagi orang tua yang mengantar anak-anaknya bermain, ada area ibadah, dan toilet juga.

nah penasaran pengen coba wisata keluarga berbasis edukasi ini kan, yuk kunjungin wahana-wahana ini di Trans Studio Mini yang ada di Yogyakarta, pasti seru niy teman-teman sekalian juga berbagi moment bahagia dengan keluarga ................



Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Gunung Kerinci, Pesona Gunung Tertinggi Di Sumatera

Siapa yang tak mengenal Gunung Kerinci, gunung tertinggi yang pertama kali didaki oleh Von Hasselt bersama Veth pada tahun 1877 ini berada di daerah perbatasan antara Sumatera Barat dan Jambi, merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia dan menjadi salah satu bucket list para penikmat ketinggian dari berbagai belahan Indonesia bahkan dunia. Gunung dengan nama lain Korinci, Gunung Gadang, Berapi Kerinci dan Puncak Indrapura ini juga menjadi rangkaian seven summit Indonesia. Beruntung saya dapat mengunjungi tempat ini pada Oktober 2013, pada saat musim cerah.

Gunung Kerinci,yang mendapat julukan atap Sumatera ini masih tergolong aktif dan terakhir meletus pada tahun 2009 dan mempunyai ketinggian 3.805 mdpl (meter di atas permukaan laut) serta berjenis gunung berapi bertipe strato vulcano. Lokasi gunung ini berada di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Makin bikin penasaran niy gunung tertinggi di Sumatera ini.

Hari ke-1 Saya bersama teman-teman lainnya mendarat di bandara Sultan Thaha…

Stonehenge Cangkringan, Wisata Millenial di Jogja

Pesona wisata Jogja memang tak ada habisnya untuk menciptakan sebuah destinasi wisata yang dapat menarik wisatawan dari berbagai belahan bumi Indonesia, apalagi destinasi wisata millenial.

Nah salah satu destinasi wisata millenial yang ada di Jogja adalah Stonehenge Cangkringan, belakangan ini mulai ramai menghiasi sosial media. Daya tarik wisata ini mulai dibuka pada awal tahun 2017. The power of social media membuat destinasi wisata ini langsung hits di kalangan milenial sampai usia sepuh. Daya tarik wisata buatan hampir mirip dengan Stonehenge yang ada di Inggris, cocoklah buat tempat wisata millenial.


Untuk menuju Stonehenge Cangkringan, saya bertiga dengan teman-teman sekitar pukul 04.00 sore menggunakan kendaraan roda empat, cuacanya kurang bersahabat alias mendung pas kami tiba, jadi Gunung Merapinya tidak terlihat dengan jelas. Dengan modal menggunakan google map, malah kami kesasar ke hutan-hutan dan hanya jalan setapak untungnya masih muat untuk mobil meski bebatuan :).
Sebelum…

Bermain Dengan Ubur-Ubur Jinak di Pulau Derawan

Kepulauan Derawan tidak hanya dikenal di Indonesia saja tetapi juga di mata dunia bahkan berdasarkan informasi dari webnya kaltimprov.go.id tahun 2005 dicalonkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO karena taman bawah lautnya yang sangat mempesona. Kepulauan ini terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Bandara Berau dan Tarakan menjadi titik awal untuk menuju kepulauan ini. Kepulauan Derawan terdiri dari 31 pulau termasuk didalamnya yang sangat terkenal adalah Pulau Derawan (terkenal dengan penyu-penyu besarnya), Pulau Kakaban (terkenal dengan ubur-ubur jinak), Pulau Sangalaki (terkenal dengan Manta Ray) dan Pulau Maratua (terkenal dengan resort-resort bagus seperti di Maldives). Sangat beruntung saya dapat mengunjungi tempat ini pada Maret 2013 di musim yang sangat cerah.

Saya memutuskan menggunakan jasa travel mengingat biaya untuk sewa boat sangat mahal dan saya mengambil paket selama 4D3N. Saya menggunakan pesawat menuju Bandara Tarakan, dari Bandara Tarakan saya dij…