November 30, 2016

Sepa, Pulau Tersembunyi di Tengah Kota

Pulau Sepa, ada yang pernah mendengarnya ?
Yap pulau ini terletak di Kepulauan Seribu. Saat ini Pulau Sepa menjadi salah satu destinasi wisata di akhir pekan bagi sebagian warga Jakarta yang ingin berlibur dengan waktu yang terbatas. Masih cukup asri dibandingkan dengan pulau lainnya yang sudah ramai dikunjungi wisatawan.

Saya janjian pukul 7.00 dengan teman, berangkat di pagi buta dengan menggunakan salah satu ojek online untuk mengejar waktu supaya tidak kesiangan adalah sebuah perjuangan yang cukup berat buat saya, dari Jakarta Selatan menuju Pelabuhan Muara Angke.

Sepanjang perjalanan di kapal, kami menghabiskan waktu dengan bercanda, bermain tebak-tebakan dan bercerita mengenai pengalaman masing-masing. Saya mengenal beberapa teman-temannya Bang Gery, teman saya, orangnya asik-asik semua. Tak terasa hampir tiga jam berlalu, kami sudah sampai di dermaga Kepulauan Seribu.


jembatannya panjaaaaaaaaaaaang


persiapan snorkling bersama Adin dan Ayung, diver muda

Kami langsung menyebrang menggunakan kapal kecil, karena teman saya sudah memesan sebelumnya. Kurang lebih ½ jam kami tiba di pulau cantik ini. Kami kemudian mendirikan tenda untuk menyimpan barang-barang kami. Everything is done, the time to snorkling. Kami berangkat dengan kapal kecil menuju spot terbaik untuk snorkling.


Main airnya dimulai yuk……..

salah satu pemandangan alam bawah laut di Sepa
photo taken by anonymous
malas pakai fin jadi pakai sandal ⌣⌣⌣


no caption

ini pas mau pulang .....
Setelah puas bermain air kami kembali ke tenda, sorenya kami menikmati sunset di jembatan dan pinggir pantai dan sesekali mengambil gambar. Udaranya membuat nyaman, sampai hampir matahari tenggelam, rasanya kaki ini enggan beranjak dari bibir pantai itu.

menikmati sunset di sore hari

Malam hari tiba, kami memasak untuk makan malam, membakar ikan-ikan sambil bercanda dan menikmati hembusan angin yang mulai dingin. Selesai makan kami kembali duduk di bibir pantai memandangi kerlipan bintang dan bulan, ditemani secangkir teh manis, kemudian terlena dengan imaginasinya masing-masing.

Malam semakin larut, beberapa dari kami termasuk saya, menikmati tidur di atas hammock yang sudah kami pasang dari sore hari, meski udara begitu dingin namun suasananya begitu indah, tidur bergelantungan sambil merasakan hembusan angin pantai dan suara ombak yang memecah sunyi, memandang bulan dan kerlipan bintang sampai kemudian tak terasa Sailing-nya Rod Stewart perlahan menghilang dari pendengaranku.

Pagi hari saya menikmati sunrise dan mengelilingi sekitar pantai. Begitu indahnya negeriku, rasanya tidak rela jika beberapa pesona negeriku ini sudah beralih nama menjadi nama-nama yang asing di telinga.

ketemu sama abang Wongso, bang Matz and Mpril, tendanya sebelahan

photo dulu sebelum pulang, see you guys



Waktu semakin siang, saatnya kami berkemas untuk pulang agar tidak tertinggal kapal ke Muara Angke. Holiday is over. See you next holiday ….. thanks untuk Bang Gery udah arrange liburan yang menyenangkan ini …
Tips yang penting tapi ga genting
  1. Bawa uang dari rumah, karena di Kepulauan Seribu ini ATM masih jarang, walaupun ada cukup jauh
  2. Bawa sunblock ya karena di pulau ini cuacanya sangat panas
  3. Bawa Hammock, tempat ini diciptakan untuk bersantai ria dengan beberapa tumbuhan besar masih berdiri kokoh, so bisa pasang hammock disini sambil baca buku
  4. Jangan lupa bawa kamera underwater karena alam bawah lautnya bagus, sayang kalau tidak diabadikan
  5. Bagi yang niatnya liburan, saya lebih menyarankan membawa tenda, suasanya nyaman unutk bertenda-ceria, saat bangun pagi hari anda akan langsung menikmati indahnya sunrise yang berwarna jingga
  6. Bagi pemula jangan lupa cek perlengkapan yang harus dibawa ya, jangan salah sampai salah kostum
  7. Membawa perlengkapan masak sendiri lebih seru loh, suasana kempingnya berasa banget
  8. Jika ingin menggunakan penginapan, cek dulu ya harganya di internet, karena biaya menginap di sini cukup mahal, biar ga nyesel


1 

November 20, 2016

Paralayang Gantole Puncak Bogor: Menikmati Pesona Kebun Teh dari Udara

Bagi yang suka tantangan, bisa mencoba olahraga paralayang atau paragliding di Gantole Puncak Bogor. Olahraga ini tentu saja membutuhkan keberanian khusus karena sifatnya memacu adrenalin. Olahraga ini berada di bawah organisasi PLGI (Persatuan Layang Gantung Indonesia) dan FASI (Federasi Aero Sport Indonesia). Lokasi tepatnya berada di Jl. Raya Puncak Km 87 Bukit Gantole, Gunung Mas, Puncak, Bogor.

nangis karena kurang dari 45kg jadi gak boleh terbang deh, sabar ya dek :)

welcome to Puncak Gantole

Biaya dan fasilitas
Tiket masuk ke tempat ini Rp 13.000 per orang dan mobil Rp 5.000 dan Rp 3.000 untuk roada dua. Tempat ini hanya buka sampai pukul 5.00 sore. Tiba di sana kita bisa langsung ke tempat pendaftaran untuk mendapatkan nomor antrian dan dan waktu saya tiba antriannya lumayan banyak. Sport Tourism ini dikenakan tarif sebesar Rp 350.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp 400.000 untuk wisatawan mancanegara dengan fasilitas terbang kurang lebih 5-10 menit, sertifikat dan plus dokumentasi, cukup mahal memang tapi worthed dengan pengalaman yang didapat kalau menurut saya.

Syarat untuk bisa bermain olahraga paragliding
Karena alasan keamanan, maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum diizinkan terbang yaitu berat badan minimal 45 kg dan maksimal 90 kg sehingga sepupu saya beratnya dibawah 45 kg tidak diizinkan untuk bermain olahraga ini, kemudian tidak boleh mempunyai penyakit jantung dan epilepsi, anak-anak boleh bermain olahraga ini dengan seizin orangtuanya. Karena olahraga ini digerakan oleh kekuatan angin, jadi hanya akan dilakukan jika cuaca bagus alias cerah sehingga kondisi anginnya bagus. Pada saat terbang kita akan ditemani oleh instruktur yang sudah terlatih dan bersertifikat, jadi aman.

landasan sebelum terbang

Setelah menunggu sekitar 30 menitan, akhirnya giliran saya, deg-degan sih because this is my first time playing this sport. Tapi buat saya rasa takut itu harus dilawan dan saya suka hal-hal baru, so I have to try this. Sebelum terbang, instruktur memberikan briefing seperti harus relaks, percaya sama instruktur, memastikan perlengkapan yang kita pakai sudah nyaman, dan apa yang harus dilakukan pada saat mau take off dan saat mau landing. Bahkan kita ditanya juga mau dilakukan atraksi atau manuver-manuver seperti pesawat terbang gak di atas, automaticly I said Yes

briefing sebelum terbang

siap-siap terbang

1,2,3 and then go
Tigapuluh detik pertama sedikit cemas dan gak berani lihat ke bawah, instrukturnya mencoba menenangkan saya akhirnya setelah itu I am feeling comfort and enjoyed it. Dari ketinggian 1.3 km, kita dapat menikmati pemandangan Puncak Bogor yang menhijau, menikmati indahnya hamparan kebun teh membuat mata adem, karena udaranya sejuk jadi bikin ngantuk bahkan saya sempat tertidur hahahahahahah. Menjelang landing, instruktur mengingatkan kembali posisi kaki saat akan turun. Akhirnya kita mendarat di tempat yang sudah ditentukan sekaligus mengambil hasil dokumentasi, jangan lupa ya guys bawa flashdisk untuk copy file photonya.


siap-siap landing


menjelang landing, kakinya jangan ditekuk ya, diluruskan, kata instruktur mengingatkan

Info dari beberapa instruktur di sana, teman-teman yang mau menekuni olahraga ini, di Paralayang Gantole Puncak ini juga menyediakan paket kursus loh, setelah 40 kali terbang, beberapa kali ditemani instruktur, setelah itu teman-teman bisa latihan terbang sendiri dan nantinya akan dapat sertifikat yang berlaku dimana saja untuk melakukan gantole tanpa diteman instruktur.

Bagi teman-teman yang pobia dengan ketinggian, bisa mencoba olahraga  flyingfox dengan membayar Rp 20.000 per orang. Jaraknya di bawah tempat pendaftaran paralayang.

karena takut ketinggian, jadinya coba flying fox saja katanya :)

Tips and Trick:
1.       Bagi teman-teman yang gak tahan sama dingin, usahakan pakai pakaian yang panjang atau gunakan karena di atas dingin banget
2.       Buat perempuan jangan pakai rok ya, pakai celana panjang untuk kenyamanan dan keamanan anda
3.       Pakai sepatu atau sandal yang ada talinya biar pas diatas sepatu kita ga lepas
4.       Bawa flashdisk buat copy file hasil dokumentasinya
5.       Datang lebih pagi agar mendapatkan antrian lebih awal
6.       Siapkan kamera atau alat dokumentasi yang bisa digantung atau diikat ke tangan, biar kalau photo-photo di atas ga kawatir jatuh, soalnya sayang kalau pas di atas ga ambil gambar-gambar karena dokumentasinya masih sebatas pada saat kita mau landing aja, saat kita di atas mereka belom ada dokumentasinya.
 
Great experienced .....................

November 10, 2016

Pembuatan E-Passport

Hi all,
This is my first article. I hope this information will be helpful to you, hope you enjoyed it.

Siapa yang tidak bermimpi untuk bisa keliling dunia, menikmati semua keindahan alam yang diciptakan Tuhan, learning about new culture, new language, meet new people or find new experience and one step ahead to reach it, it is called Passport.
Waktu itu saya buat di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan yang beralamat di Jl. Warung Buncit Raya No. 207 Jakarta Selatan 12790. Ini perpanjangan paspor saya yang kedua kalinya, sebelumnya saya buat di Kantor Imigrasi Karawang.

Saya buat passport ini bulan Juni 2016.
Sebelum bercerita pengalaman saya mengenai pembuatan paspornya, yuk kita bahas dulu apa itu Paspor Elektronik atau sering disebut juga dengan istilah Paspor Biometrik (sering disingkat E-Paspor) dan apa manfaatnya. Sampai tulisan saya terbit, pembuatan E-Paspor ini masih hanya bisa dilakukan secara Walk-In, belum bisa online seperti paspor biasa.

1. Apa itu E-Paspor
E-Paspor adalah  jenis paspor yang memiliki data biometrik sebagai salah satu unsur pengaman paspor tersebut. Data biometrik ini disimpan dalam bentuk chip yang tertanam pada paspor tersebut. Paspor jenis ini telah digunakan dibeberapa negara, antara lain Malaysia, Amerika Serikat, Australia, Inggris, Jepang, Selandia Baru, Swedia, dan negara-negara lainnya. Data biometrik yang tersimpan pada chip ini bervariasi antar negara, namun berdasarkan standardisasi yang dikeluarkan oleh ICAO, data biometrik yang digunakan ialah data biometrik dari wajah pemegang paspor (sumber data : https://id.wikipedia.org/wiki/Paspor_biometrik).
Perbedaan secara fisik antara paspor biasa, E-Paspor memiliki chip sebagai penyimpan data biometrik dihalaman paling depannya.
Passport baru ini memiliki warna yang lebih terang dibandingkan dengan paspor sebelumnya.

2. Manfaat dari E-Paspor
a. E-Paspor merupakan jenis paspor yang memiliki data biometrik yang merupakan salah satu komponen pengaman. Data tersebut disimpan dalam bentuk chip yang   tertanam dalam paspor dibagian depan, dimana data ini menyimpan semua data yang terkait dengan pemiliknya, misalkan biometrik wajah, sidik jari atau data lainnya, sehingga tidak mudah dipalsukan atau disalahgunakan oleh pihak lain.
b. Mulai 1 Desember 2014, Jepang memberlakukan free visa bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki E-Paspor (Pendaftaran Visa Waiver ke Jepang).
c. Cara pembacaan E-Paspor ini dengan cara memindainya tanpa harus membuka paspor per halamannya sehingga mempercepat proses pengecekan data seperti dibandara atau dikantor imigrasi.
d. Lebih mudah dalam hal pengajuan pembuatan visa karena data sudah dianggap akurat dan valid, sehingga memudahkan dalam hal verifikasi data oleh kedutaan negara yang akan dikunjungi
e. Untuk warga Jakarta dan Bali, disediakan autogate khusus untuk masuk ke boarding gate, sehingga anda tidak perlu mengantri dibagian pemeriksaan imigrasi. Tentu saja akan menghemat waktu anda bukan ?

3. Apa saja persyaratan untuk pembuatan E-Paspor
Persyaratannya sama dengan paspor biasa, dibawa dalam bentuk asli dan copy masing masing 1 lembar dan dalam bentuk A4 semua.
a. Kartu Keluarga
b. KTP (dicopy dalam kertas A4 tanpa dipotong)
c. Ijazah terakhir
d. Akta Kelahiran
e. Surat Rekomendasi dari perusahaan untuk anda yang berasal dari luar Jabodetabek
f. Akta Menikah bagi yang sudah menikah
g. Paspor Lama bagi anda yang sudah memiliki
Persyaratan pembuatan paspor yang tertera didinding Kantor Imigrasi Jakarta Selatan

Pastikan ya semua persyaratannya sudah lengkap, karena Petugas Imigrasi hanya akan melayani yang dokumennya lengkap, agar teman teman juga ga wasting waktu, biaya, dan tenaga buat bolak balik, hanya karena dokumennya belum lengkap, so pastikan dokumennya lengkap ya.

4. Tempat Pembuatan E-Paspor (http://www.imigrasi.go.id/index.php)
Berikut adalah kantor imigrasi yang sudah bisa melayani pembuatan E-Paspor :
a. Kantor Imigrasi Jakarta
        - Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Selatan
        - Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat
        - Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur 
        - Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat
        - Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara
        - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta
        - Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok
b. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya
c. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam

5. Biaya Pembuatan E-Paspor
Untuk membuat E-Paspor ini kita harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 655.000 untuk setebal 48 halaman ini, lebih mahal dari paspor biasa yang hanya Rp. 355.000.


tarif paspor berdasarkan kategori

Anda bisa datang lebih pagi untuk mendapatkan nomor antrian kecil. Saya baca beberapa tulisan teman teman di internet harus datang pagi pagi atau subuh bahkan ada yang sampai menginap dekat kantor imigrasi. Tapi sekarang teman teman tidak perlu kawatir, nomor antrian bisa diambil dari pukul 08.00 s/d 10.00 WIB, berapapun nomor antriannya akan dilayani sampai selesai. Ini merupakan salah satu bentuk improve dalam hal Service Excellence pihak imigrasi terhadap Customer. 

Singkat cerita saya sudah di counter pelayanan dengan nomor antrian 12.


papan informasi pelayanan antrian

Saat dicheck, ternyata petugas menganggap paspor lama saya rusak dan harus di BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Sebagai informasi, memang paspor saya terkena air waktu saya keluar negeri tahun 2012 sehingga warnanya pudar tetapi hanya satu lembar yang terkena air. Saya pikir tidak jadi masalah. Ternyata oleh Petugas dianggap rusak dan harus dibuat BAP. Saat saya temui petugas BAP, informasinya tidak perlu BAP, karena halaman depan dan belakang dalam kondisi baik. Haaaah ko bisa Petugasnya mempunyai standar yang berbeda yang satu menginformasikan harus di BAP sementara Petugas BAP-nya sendiri menginformasikan harusnya tidak perlu di BAP. Then, akhirnya Petugas di counter BAP memutuskan untuk dibuatkan BAP saja daaaaaan ternyata butuh waktu tiga hari proses BAP, karena berkas BAP harus ada tandatangan dari Kepala Imigrasi. Putus harapan saya untuk bisa menyelesaikan pembuatan paspor hari ini.


suasana antrian di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan

Untuk kedua kalinya saya mendatangi kantor imigrasi, saya datang kembali lewat satu hari dari yang telah ditentukan, wow saya dapat nomor antrian 244 karena memang waktu itu saya tiba pukul 9.35 WIB. Estimasi waktu satu nomor akan dilayani dalam 5-10 menit dan dikantor imigrasi Warung Buncit ini ada 10 counter pelayanan. Jadi nomor saya estimasi akan dilayani sekitar pukul 18.30 WIB. Saya putuskan pulang dahulu, karena jaraknya hanya sekitar 30 menit dari tempat tinggal saya. Untuk teman - teman yang rumahnya jauh mungkin bisa rehat diluar dekat kantor imigrasi ada tempat nongkrong seperti Sevel, resto atau coffee shop. Dirumah saya coba cari informasi mengenai pelayanan online imigrasi, tadaaaaaa saya menemukan untuk antrian yang sedang dilayani ternyata bisa dicek secara online juga, jadi teman teman bisa cek secara real time nomor antrian yang sedang dilayani, bisa klik disini http://infoantrianpaspor.imigrasi.go.id/

Mendapatkan nomor antrian 244 

Informasi estimasi waktu pelayanan

Saya tiba pukul 18.15 WIB, dan saya dipanggil hampir pukul 20.00 WIB lebih karena ternyata aplikasinya mengalami error. Setelah menunggu sekitar lima belas menit aplikasinya kembali normal. Langsung ambil photo, cek data dan lainnya. Setelah selesai Petugas menanyakan mau dikirim by pos atau diambil. Jika dikirim waktunya sekitar 4HK menggunakan jasa Kantor Pos. Of course biar ga capek capek saya pilih diantar dong.


Suasana ruang tunggu sekitar pukul 19.30 WIB


Form yang harus diisi jika ingin E-paspor dikirimkan


Buat teman teman yang ingin dikirim tinggal isi form yang sudah disediakan untuk diisi alamat pengirimannya. Today's work is all done. Tinggal tunggu hasilnya dalam 4HK kedepan.

7. Perawatan E-Paspor
Sesuai dengan isi dihalaman belakang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar E-Paspor tidak rusak, karena lumayankan repotnya dan biaya yang harus dikeluarkan jika rusak.
a. Tidak boleh ditekuk/dilipat/dilubangi, dicelupkan dalam cairan atau dibanting
b. Tidak boleh ditaruh di tempat yang sangat panas atau lembab
c. Tidak boleh disimpan ditempat yang terkena langsung cahaya matahari
e. Tidak boleh ditaruh disekitar daerah yang mengandung elektromagnetik seperti sekitar TV, microwave.
f. Tidak boleh terkena bahan kimia


Sebelum 4HK ternyata Pak Pos sudah datang. Yeayeeeeeeaayyyyyyy E-Paspor sudah ditangan


Langkah berikutnya adalah daftarin Visa Waiver ke kedutaan Jepang, untuk free visa masuk ke Jepang. 

Saya sempat baca postingan teman di FB ada kantor imigrasi yang buka dihari Sabtu, tapi hanya kantor imigrasi tertentu dan tidak setiap Sabtu, jadi buka atau tidaknya harus dipastikan dahulu dengan menghubungi kantor imigrasi yang akan didatangi.

Selesai deh cerita pengalamannya dalam pembuatan E-Paspor.
Semoga bermanfaat and siap hunting tiket lagi deh kelilingin negara negara impian yang belum dikunjungin ................