Looking for My Article

30 December 2016

Blue Fire Gunung Ijen, 1 dari 2 Fenomena Unik Di Dunia

Siapa yang tak mengenal Gunung Ijen atu dikenal juga dengan nama Kawah Ijen yang merupakan wisata alam yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Gunung yang memiliki ketinggian 2.386 mdpl ini terakhir kali meletus pada tahun 1999. Gunung berapi aktif ini sebelumnya pernah 4 kali meletus pada tahun 1796, 1817, 1913, dan 1936.





Perizinan
Untuk dapat melakukan pendakian ke gunung ini, wisatawan dapat mendaftar secara online Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur, yang merupakan website resmi milik pemerintah untuk mengelola kawasan Gunung Ijen.

Apa saja yang dapat dinikmati di gunung ini?
Selain dapat menikmati sensasi mendaki, menikmati edelweis sepanjang jalan, menyaksikan belerang asli, dan menyaksikan sebuah kawah indah seluas 5.446 hektar yang mengeluarkan bau belerang dan mengandung 35 juta kubik air asam, kawah ini menjadi kawah terbesar di Pulau Jawa. Menyaksikan blue fire Gunung Ijen menjadi daya tarik utama tempat ini.





Kenapa blue fire Gunung Ijen menjadi daya tarik utama di destinasi wisata ini? karena blue fire hanya bisa disaksikan di dua tempat di dunia yaitu di Gunung Ijen dan Islandia. Andapun tidak dapat menyaksikan fenomena blue fire ini setiap waktu, si api biru ini hanya muncul pada pukul 02.00 - 03.00 dini hari karena cahaya ini hanya bisa dilihat oleh manusia pada saat tidak ada cahaya, sehingga anda perlu berjuang keras untuk berkunjung tengah malam ke tempat ini. 

Kapan waktu terbaik ke Gunung Ijen?
Datanglah pada saat musim kemarau agar kamu bisa menyaksikan si api biru. Untuk dapat menikmati blue fire Gunung Ijen anda membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam melakukan pendakian dari Pos Paltuding. Pendakian dapat dicapai dari Banyuwangi atau Bondowoso. Sehingga kondisi jalan kering lebih nyaman apalagi anda harus mendaki tengah malam.


Berkunjunglah pada musim sepi alias jangan pas musim liburan, karena tempat ini akan sangat ramai sekali pada musim liburan apalagi musim liburan panjang.

Apa saja yang perlu kamu bawa saat mendaki Gunung Ijen?
Persiapan fisik sudah pasti karena tempat ini butuh mendaki, bagi pemula naik gunung jangan lupa latihan olahraga dulu beberapa hari sebelum ke tempat ini. Kedua, cuaca di tempat ini sangatlah dingin, jangan lupa bawa:
1. Jaket hangat
2. Sarung tangan
3. Kaos kaki
4. Senter
5. Trekking pole karena kondisi jalan menuju gunung ini lumayan curam. 
6. Sepatu, gunakan sepatu yang nyaman untuk melakukan pendakian.
7. Bawa botol minum dan makanan untuk sumber energi
8. Alat dokumentasi, wajib.

Nah kalau menggunakan perlengkapan nyaman, andapun akan tenang duduk manis sambil menyaksikan blue fire Gunung Ijen.
Enjoy your holiday....


Disclaimer:
Cerita yang ditulis merupakan pengalaman pribadi penulis pada Oktober 2012.

Penulis tidak bertanggung jawab jika ada ketidaksesuaian dengan kondisi saat ini.

54 comments :

  1. Meeeeii, liat perjalananmu seakan mengobati banyak rasa penasaranku menaklukkan gunung. Keren banget sih kamu, kutunggu banyak ceritamu dari gunung yaaaa

    ReplyDelete
  2. Ya aampun mbaaak.. Bikin pengen menangis aja, aku udah prepare bulan oktober nnti mau ke sana. Udah book tour guide juga, tp cemana kl korona blm pergi2 ini :(

    ReplyDelete
  3. Sampean sampai ke blue firenya gak? Aku lho udah berangkat dini hari dan sampai lokasi jam 2/3 gitu. Temenku hampir pingsan karena gak tahan belerang. Di sini aku agak geli sama mereka yang mendaki tapi naik gerobak yang disewakan. Ehe ehe.
    Satu-satunya kenangan di kawah Ijen adalah belerang bentuk kura-kura yang kini pecah. Ih jadi kangen ke sini lagi

    ReplyDelete
  4. Cakep banget blue fire-nya ya, Mei.. Betapa Tuhan menciotakan banyak keindahan. Namun hanya orang-orang pilihan yang bisa menikmati keindahan itu. Yaitu kalian-kalian yang mampu menaklukkan ketinggian Gunung Ijen.

    ReplyDelete
  5. Cantik banget blue firenya mbak kalau dilihat. Btw aku baru tahu lho kalau di Ijen ada fenomena cantik kek gitu?

    Biasanya kan yg dieksplor wisata kawahnya

    ReplyDelete
  6. Gunung Ijen, kawah gununh ijen... Sering bangeeett kudengar namanya. Skan tetapi sungguh menyedihkan, diriku ini belum dimampukan ke sana. Untuk sementara, cukuplah dengan piknik virtual ke sana melalui tulisanmu ini, Mei.

    ReplyDelete
  7. Wah aku baru tahu mba blue firenya cuman ada di Ijen dan Islandia auto bangga sebagai netizen +62 hehehe tapi yah effortnya lumayan banget yah soale kudu pagi buta liatnya jam 02.00-03.00 yah demi fenomena alam yang jarang jelas kudu mantengin ya mba

    ReplyDelete
  8. Salah satu tempat yang pengin saya jelajahi juga ini mba. Semoga suatu saat saya bisa menginjakkan kaki ke gunung ijen.

    Dari dulu kalau mau naik gunung pasti dilarang sama papa 😥

    ReplyDelete
  9. Teteh aku tuh pengen banget ke sini teh Ke Ijen sama ke Baluran Afrika Indonesia. Teteh ga pengem kezini lagi gitu ngeguidein aku kan seru. Pengen banget liat blue fire juga. Btw disitu harga vila affordable ga ya teh?

    ReplyDelete
  10. Selalu suka lihat jejak perjalanannya Mbak Mei. ❤❤
    Sebenernya aku pengeeeenn banget bisa naik gunung juga, Mbak. Tapi banyakan malesnya hahahhh :) )

    ReplyDelete
  11. Keren sekali mbak...nggak kebayang kalau harus mendaki. Kata Dilan beraat.. Hiks. Makannya salut banget sama para pendaki. Pemandangannya keren. Terbayar sudah yaa perjuangannya..

    ReplyDelete
  12. Cakep banger itu blue fire, duh padahal rencana kemarin Maret main kesana tapi gak jadi. Semoga setelah pandemi selesai bisa main-main ke Gunung Ijen sambil lihat blue fire.

    ReplyDelete
  13. Wah Mbak beruntung bisa nonton blue fire. Saya pas ke sana baru sampai puncak kawah jam 5 pagi. Udah kesiangan. Mungkin saya mulai jalannya telat. Dari Paltuding jam 2. Medannya berat uey!

    ReplyDelete
  14. Untuk mendapatkan sesuatu yang indah emang butuh perjuangan ya mba. Tp bangga lho gunung di Indonesia termasuk yang bisa dapetin cahaya blue fire. Ga usa jauh2 ke Islandia ya 🤗

    ReplyDelete
  15. waaaa keren banget ini, cantik yaaa, beruntung sekali mbak mei, ku baru tau di indonesia pun ada hihihi

    ReplyDelete
  16. Ya allah..itu indah banget sih. Aku suka liat gunung tapi ga suka naik gunung hehe

    ReplyDelete
  17. Masya Allah pemandangannya! Cakep banget, Mba Mei! Aku belum pernah naik gunung (cuma pernah bukit) pingin ke Gunung Ijen buat liat blue fire jadinya

    ReplyDelete
  18. MasyaAllah, bagus banget. Kawah Ijen sering baca postinganyya tapi nggak nyangka real picturenya menarik banget. BTW mendaki gunung itu impian sy yg belum terlaksana,entah kapan bisa terwujud. Pengin bener -bener berada di puncak gunung dan lihat pemandangan di bawah. Asyik banget kayaknya Ya, Mba😁

    ReplyDelete
  19. Keren sekali ya, Mbak Mei. Ya blue fire-nya, pemandangannya, kawahnya dan keseruan perjalanannya. Dan saya sudah sering membaca soal gunung Ijen atau kawah Ijen ini. Dan kebanyakan orang memang mengincar blue fire-nya ya, Mbak.
    Semoga bisa mengunjungi kawah ijen juga.

    ReplyDelete
  20. Subhanallah pandangan yg luar biasa, kepingin ikut naik gunung tapi belum ke sampian, semoga suatu saat nanti bisa melakukan pendakian mungkin yg lebih menantang.

    ReplyDelete
  21. Ijen masih bikin aku penasaran.. Desember lalu dah kesana..tapi cuma di kaki gunungnya aja..wkwkwk...Semoga ada kesempatan kesana sampe puncak dan lihat blue fire ..

    ReplyDelete
  22. Keren banget blue firenya Mbak. ijen salahsatu tempat yang pengen aku kunjungi selain Baluran. Tapi entah kapan kesananya, mudah-mudahan nanti pas anak-anak udah gede, sambil nemenin suami yg mantan pecinta alam hehe.

    ReplyDelete
  23. ijen masuk jadi list gunung buat hiking bareng suami dan anak nanti. semoga kondisi udah kondusif lagi. rencana mau coba yang ringan dan deket dulu macem papandayan buat family hiking sekalian selebrasi anak kalau udah bisa lari-lari nanti hihi. semoga segera terealisasi setelah covid ini berakhir.

    ReplyDelete
  24. Wahhhh, sebagai bangsa Indonesia kita patut bersyukur. Dititipi blue fire. Coba bayangkan betapa kerennya kita? Hanya Indonesia dan Islandia yang punya blue fire.

    ReplyDelete
  25. Kalau yang belum pernah ke Ijen. Bisa lihat cuplikan kawasannya di adzan magrib RCTI. Aku sih gak nolak kalau ada kesempatan buat ke sini lagi. Banyak babang bule juga yang ke sini, bonus kalau bisa dikencani

    ReplyDelete
  26. wuah mendaki gunung ijen. jadi inget novelnya mbak asma nadia jilbab traveler itu. ketemu pasangan di kawah ijen so sweet

    ReplyDelete
  27. Ya ampun, ini adalah salah satu tempat yang aku pengen balik lagi. Pas ke sana nggak sempet turun kawah buat liat blue fire

    ReplyDelete
  28. Suamiku yang jaman mudanya dulu suka banget naik gunung, pengen banget ngajakin liat blue fire iniiii, Cantikkk ya Mei. Buat aku yang gak pernah daki gunung gini, berarti butuh persiapan jiwa raga to the max ini, xixiiii

    ReplyDelete
  29. Gunung ini meski kurang menantang dr treking tp sumpah keindahan ny luar biasa apalagi pas dpt blue fire

    ReplyDelete
  30. Saya belum pernah ke gunung Ijen. Dan jarang juga naik gunung. Mgk buat para pendaki gunung, Ijen merupakan Salah satu destinasi ya Mbak. Indah banget pemandanganya. Smg suatu saat bisa ke Sana.

    ReplyDelete
  31. Selalu kepengen mendaki gunung. Menikmati perjalanannya yang alot. Menatap pemandangan indah seperti yang dijanjikan. Tapi keterbatasan fisik membuatku mundur teratur. Cukup bahagia melihat dan ikut merasai dengan membaca postingan teman2 seperti ini ☺

    ReplyDelete
  32. Aku padahal sering liat gunung ini di Youtube, baru sadar ini gunung Ijen yang ada blue firenya loh. Aku seneng udah bisa jalan-jalan lewat blog ini.

    ReplyDelete
  33. Di perjalanan ini tema outfitmu ungu kah kakkk hahahhahaha so cute deh btw yang kamu pake itu dry bag bukan sih?

    ReplyDelete
  34. Kereen banget sih mbak Kapan aku.bisa sampai sana harus diagendakan ini ya mbak

    ReplyDelete
  35. Enak banget bisa naik gunung. Sampai ke puncak gitu. Ternyata di Indonesia ada juga gunung yang unik ya. Blue Fire Gunung Ijen baru tahu, senang banget bisa kesana. Sukses terus naik gunungnya

    ReplyDelete
  36. ya ampunnnn... sampe sana, keren banget sih mbak....aku keknya gak kuat kalau naik gunung tapi kalau rame rame seru kali yah dan gak kerasa

    ReplyDelete
  37. Penasaran saya sama Blue Fire ini. Belum pernah kunjungi Kawah Ijen. Sepertinya view sekitarnya juga Indah, ya.

    ReplyDelete
  38. Belum pernah ke sini..hiks. Pingin ke sana suatu saat nanti.

    ReplyDelete
  39. Oktober 2018 rencana ke ke Ijen batal, malah ke Ranu Kumbolo. Harus rencana ulamg nih

    ReplyDelete
  40. Hiks...aku belum pernah ke Kawah Ijen nih Mei. Penasaran deh kayak apa Blue Fire ini kalau lihat secara langsung. Perjuangan juga ya kudu trekking mulai tengah malam agar sampe di kawah pas jam 2an gitu

    ReplyDelete
  41. Wow keren nih blue fire nya gunung Ijen. Jiwa petualang sudah bergejolak, semoga suatu saat bisa ke sana

    ReplyDelete
  42. Aku suka salut sm para pendaki. Kenapa? Karena aku kalau jalan sebentar aja kaki udah pegel bgt, rasanya mau patah kalau dipaksakan. Gimana kalau dipakai mendaki ya?
    Nonton di sini dan google aja lah fenomena blue fire 🤭

    ReplyDelete
  43. Masya Allah indah banget
    Semoga suatu hari bisa ke sana
    Bisa melihat blue fire yang sudah sangat terkenal

    ReplyDelete
  44. Aku kok kangen banget ya ke sini. Tapi medannya amazing bangeeet. Salut sama para penambang belerangnya. Itu bahunya busa cekung banget

    ReplyDelete
  45. Cantik banget ya blue firenya. Tapi mendaki kayaknya aku akan mundur dulu deh, meskipun situasi normal. Hehehe

    ReplyDelete
  46. MasyaAllah mbak keren banget tiap liat orang bisa muncak atau jalan jalan ke gunung saya selalu amazed semoga nanti bisa ke sana juga ya bareng keluarga

    ReplyDelete
  47. Pengen banget bisa berkunjung dan menyaksikan langsung blue fire ini. Semoga setelah virus ini berlalu bisa segera bikin trip kesana.

    ReplyDelete
  48. Ya ampun... udah 10th yg lalu paling ya kesana. Pas baru masuk kuliah. Waktu di puncaknya cm bentar, soalnya lagi berangin gak tahan asepnya haha.. jd kangen mbolang lagi duh!

    ReplyDelete
  49. Ya ampuuunn, ini kereng banget mbaa. Meski belum pernah kesana, tapi cita-cita dan wishlist untuk kesana udah ada dari dulu. Tinggal nunggu realisasinya nih hiks

    ReplyDelete
  50. MasyaAlloh, Mei. cantik banget, bangets! terwakili banget lewati lembah dan puncak dari blogmu. terus berbagi cerita dari ketinggian yaaaaa

    ReplyDelete
  51. Penyegaran banget lihat pemandangan gini! Tapi ternyata harus mengumpulkan niat untuk bangun pagi-pagi buta dengan waktu pendakian yang tak sebentar, keren kamu mbak!

    ReplyDelete
  52. soon saat pandemi ini berlalu pengen banget ke Banyuwangi dan datengin Ijen ini karena kemarin sempat tertunda dan semoga beneran terealisasi

    ReplyDelete
  53. Baru tau ada fenomena blue fire di gunung Ijen. Itupun di jam tertentu

    ReplyDelete
  54. Waktu liputan ke jember, pernah rencana sekalian liat blue fire... udah cukup naik sih, tapi personel persiapannya nggak cukup... akhirnya balik kanan. waktu itu udah sampe kawah wurung... tujuan utamanya sih kita mau mengunjungi desa terakhir di kawah wurung itu... tujuan tercapai, bonus sampe ke kali pahit, kawah wurung, villa di bukit, desa agrowisata... jadi gapapa lah nggak jadi ke kawah ijen,, heeeee

    ReplyDelete

Back to Top