Travel Blogger

  • Home
  • About
    • About Her
    • Contact Her
    • Disclosure
  • Culinary
    • Culinary
  • Hotel
    • Hotel
    • Hotel Tips
  • Travel
    • Indonesia Destination
      • Jawa & Bali
      • Kalimantan
      • Nusa Tenggara
      • Papua
      • Sulawesi
      • Sumatera
    • International
      • Australia
      • Bhutan
      • Canada
      • Hongkong
      • India
      • Jepang
      • Korea Selatan
      • Laos
      • Malaysia
      • Myanmar
      • Nepal
      • Philipine
      • Singapore
      • Thailand
      • Vietnam
    • Mountaineering
    • Travel Tips
    • Travel Book
    • Travel Movie
    • Voluntourism
  • Thoughts
    • Beauty
    • Blogging
    • Business
    • Education
    • Environment & Social
    • Financial
    • Fashion
    • Healthy
    • Home & Decor
    • Lifestyle
    • Technology

Selain 12 tips yang sudah ditulis di part 1, masih ada lagi 13 tips mendapatkan tiket pesawat murah lainnya. Semua tips bisa dicoba dan membantu perjalanan kamu jadi lebih hemat tanpa membuat kantong tipis. Silahkan cek di bawah, siapa tahu tipsnya ada yang cocok, selamat membaca.

25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah (Part 2)

tips mendapatkan tiket pesawat murah


13. Membeli tiket penerbangan transit

Pengalaman saya membeli tiket ke suatu negara atau domestik, ternyata membeli tiket transit-transit lebih murah loh. Mungkin sedikit ribet ya karena kita harus turun naik pesawat, belum lagi kalau jamnya berdekatan, bakal keburu-buru banget, ditambah lagi kalau bawa barang-barang, tapi ya itulah pengorbanan untuk dapat tiket murah, it’s your choice.

14. Friend Price

Beberapa teman saya sering share harga tiket disosmednya dengan harga yang lebih murah. Ternyata mereka biasa beli bundling atau paketan gitu jadi dikasih harga murah deh dari maskapai. Tapi pastikan dulu ya, kalau beli seperti ini, orangnya bisa dipercaya dan reviewnya orang tersebut. Apalagi jika kamu mengetahuinya dari sosmed.

15. Menggunakan agen perjalanan

Ada beberapa travel agent yang sudah kerjasama dengan beberapa maskapai, bisa jadi mereka malah memberikan harga yang lebih murah. Saya pernah mengalami harga di travel agent malah lebih murah dibandingkan saya membeli di situs maskapai dan aplikasi online.

16. Tiket weekdays atau paling malam lebih murah

Berdasarkan pengalaman saya, harga tiket weekdays jauh lebih murah dibandingkan di weekend. Ini berbanding lurus dengan prinsip ekonomi, semakin tinggi demand maka semakin tinggi harga yang diberikan. Biasanya orang orang melakukan traveling saat weekend,  otomatis ya harga tiket melambung tinggi. 

tiket pesawat murah penerbangan malam


Berangkat Kamis malam, pulang Senin malam atau Selasa pagi menjadi pilihan saya waktu dulu sering traveling biar dapat tiket murah. Pilihan penerbangan paling malam juga menawarkan harga tiket yang lebih murah dari harga pagi, siang atau sore, tapi ingat, tetap pertimbangkan keselamatan ya, karena cuaca malam lebih ekstrim dibanding siang hari.

17. Membayar dengan mata uang negara tujuan

Pernah mencari tiket ke sebuah negara, situsnya otomatis menggunakan mata uang negara tujuan, saat dikonversi ke IDR ternyata harganya lebih murah dibanding dari awal pilih IDR untuk pembayaran.

Ternyata saya baca-baca secara coding (nah kalau ini belum bisa saya buktikan karena saya kan ga bisa baca coding aplikasi mereka hehehe), kita akan terbaca sebagai warga negara tersebut, sehingga harganya lebih murah. Sekali lagi ini pengalaman saya ya, it works or not in your website, prove it.

Kedua, jika kamu akan pindah dari satu kota ke kota lain di negara tertentu, belilah tiket pesawat pada saat sudah sampai di negara tujuan. Saya pernah membeli tiket waktu di Malaysia, dari Malaysia menuju Kinabalu, saya cek harganya lebih murah dibanding dengan saya membeli waktu di Indonesia. Ternyata saya baca-baca review orang lain juga mengalami hal yang sama.

18. Bawalah barang seperlunya

25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah selanjutnya adalah, satu kenapa biaya tiket pesawat mahal, karena ada tambahan bagasi, nah kalau kita bawa barang yang dibawah 7 kilo kita bisa bawa ke kabin, artinya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan kan untuk membeli bagasi, kita bisa membeli tiket pesawat dengan kelas LCC.

19. Gunakan kartu kredit

Saya termasuk orang yang kalau beli tiket pesawat menggunakan kartu kredit, kenapa? karena biasanya mereka ada promo khusus untuk pengguna kartu kredit tertentu. Kartu plat hitam alias platinum yang saya miliki dari salah satu bank, lumayan memberikan diskon atau promo bisa sampai 8-15% loh. Selain itu biasanya mereka ada program cicilan, jika mau. Tapi kalau bisa, langsung bayar ya hehehehe.

20. Gunakan bandara alternatif

Ini saya pernah lakukan juga, memilih alternatif bandara yang berdekatan dengan kota atau negara tujuan. Sewaktu saya kuliah di Jogja, saya sering pulang pergi dengan pesawat. Saya cek harga tiket ke bandara lama Jogya lebih mahal, ketimbang saya ke bandara di Solo. Meski saya harus mengeluarkan waktu dan biaya tambahan untuk ongkos, tapi jika ditotalin tetap masih lebih murah ke Solo.

Atau tahun kemarin saya pilih berangkat dari bandara baru di Yogyakarta arga tiketnya jauh lebih murah. Tapi ingat ya, pertimbangkan lagi ongkos tambahan dari bandara ke tempat tujuan, jika jauh lebih mahal ya jangan. Kecuali kamu punya tujuan lain buat keliling dulu di sekitar bandara alternatif.

pilih bandara alternatif tiet pesawat murah


21. Cek kerjasama maskapai dengan bank dan universitas

Nah 25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah lainnya adalah, belakangan ini saya tahu beberapa maskapai, bank, dan universitas melakukan kerjasama loh. Saya sebagai alumni UGM, kalau kita sudah punya kartu alumni UGM ternyata ada promo diskon loh kalau beli tiket pesawat Garuda dan anak perusahaannya. 

Lumayan diskonnya hingga 21% dan berlaku juga untuk keluarga alumni. Nah, hayo siapa yang merasa alumni UGM, mangga segera buat kartu KAGAMA-nya. Atau  teman saya yang lulusan salah satu kampus negeri di Jakarta, dulu suka cerita katanya dia kalau beli tiket pesawat di Garuda dapat diskon sampai 20% loh, lumayankan, tapi baca kembali ketentuannya ya sebelum membeli. 

22. Menggunakan mode incognito window

Mesin pencarian mampu membaca sudah berapa kali kita mengunjungi sebuah laman dalam sehari, seminggu, atau sebulan. Hal ini dapat dilihat dari history kita masuk ke situs tersebut. 

Agar tidak terbaca melakukan pencarian berulang-ulang, maka hapus semua history pencarian kita melalui menu cookie. Sehingga mesin penelusuran akan membaca bahwa kita adalah tamu baru ke situs tersebut, ini yang disebut sebagai menu incognito window.

Gara-gara saya browsing tentang menu ini, saya coba-coba dong cari, it work loh, pernah ngecek harga tiket dari hp dan laptop secara bersamaan, itu beda harganya. Pernah juga ngalamin saya hapus cookie terus saya coba cari ulang, waktu itu belum tahu menu ini, dan ternyata memang selisih, meski gak banyak.

Saya baru ngeh ini yang dinamakan mode incognito ini. Hanya saja saya belum bisa memastikan apakah karena menu ini atau karena jamnya sudah mulai bergeser, karena harga tiket dipengaruhi juga oleh waktu pembelian.

23. Menjadi anggota aplikasi online pembelian tiket dan follow sosmednya

Saat ini sudah banyak sekali aplikasi online pembelian tiket di beberapa aplikasi e-commerce tiket pesawat. Traveloka dan lainnya. Jadilah member aplikasi ini, akan banyak keuntungan yang didapat. 

Jika tiket pesawat di situs maskapai tidak diskon, nah di aplikasi online ini bisa saja diskon, apalagi suka ada promo khusus buat member, seperti bisa bayar nanti, cicilan, cashback, point, potongan harga dengan kode voucher, promo bank, promo cc, dan lainnya. Nah untuk terus terupdate informasinya, jangan lupa follow juga sosmed-nya.

24. Membeli tiket pesawat paket atau bundling

Membeli tiket bundling atau paketan juga bisa menghebat harga tiket lebih murah loh, beberapa aplikasi online sepertinya sudah mulai memberlakukan ini. Jadi promonya bisa tiket pesawat dengan hotel atau transportasi darat atau bahkan promo paketnya berikut destinasi wisatanya, penjemputan dan pengantaran dari bandara, dan lainnya, lebih simple kan.

Gunakanlah fitur ini, lumayan akan mengurangi biaya yang akan kamu keluarkan saat traveling. 

25. Hindari membeli tiket rombongan

25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah berikutnya adalah, dulu saya biasanya beli tiket barengan sama teman, pernah kejadian kita beli tiket berkali-kali gagal bayar, akhirnya nyobain beli tiket satu-satu, ternyata pas beli harganya lebih murah, rezeki anak sabar hehehehe. Jadi cobalah beli tiket masing-masing.

Ternyata saya baca-baca ini ada kaitan dengan jumlah kursi yang dipesan berdekatan. Jika terpisah-pisah malah lebih murah katanya, saya tidak tahu betul apa enggaknya ya, tapi setiap maskapai pasti punya coding khusus untuk aplikasi mereka terkait dengan strategi marketing dan sales.

Nah, inilah 25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah dari saya untuk mendapatkan harga tiket murah. Banyak ya, tapi ini memang pengalaman saya pribadi ya, jadi real bukan mengira-ngira. Jadi, kalau tips satu mental, bisa coba tips yang lain, masa iya dari 25 tips ga ada yang dapat hehehehe.

Disclaimer:

Artikel tentang 25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah semuanya based on pengalaman pribadi ya, jadi bisa saja berbeda dengan pengalaman orang lain. Untuk membuktikannya bisa cobain tipsnya ya.

Nah, buat teman yang punya pengalaman lain bagaimana cara mendapatkan tiket murah lainnya, silahkan tulis di kolom komentar ya. Hope will be useful for you, and happy traveling.

Transportasi udara saat ini menjadi alternatif untuk melakukan traveling, selain lebih cepat, harganya juga sudah tidak semahal dulu, karena sudah mulai banyak maskapai yang beroperasi. Persaingan yang terjadi antar maskapai, justru malah sangat menguntungkan bagi travelers.

Begitu pula kehadiran aplikasi online pembelian tiket, yang semakin banyak membuat persaingan harga semakin ketat, membuat harga tiket pesawat murah bertebaran dan terjangkau oleh semua kalangan dan dapat disesuaikan dengan budget yang kita punya. Nah, artikel kali ini, saya mau sharing 25 tips mendapatkan tiket pesawat murah.

tips tiket pesawat murah

Awal-awal traveling, saya menjadi salah satu hunter tiket pesawat murah juga loh. Dapet? Dapet dong, sering malah. Pernah loh dapat tiket pesawat ke Makassar murah banget hanya Rp. 5.000-,. Pernah juga ke Bangka Belitung hanya Rp. 50.000-,. Ke Padang hanya 99.000-,. Juga tiket murah ke tempat-tempat lainnya.

25 Tips Mendapatkan Tiket Murah

Penasaran kan bagaimana caranya, kok bisa?. Ok, ini dia 25 tips mendapatkan tiket pesawat murah yang sudah saya lakukan, teman-teman juga bisa lakukan ini loh, biar menekan budget, kan lumayan dokunya bisa dipakai buat yang lain. Yuk, let’s check it out.

1. Manfaatkan Sistem Keanggotaan Maskapai

Jadilah anggota maskapai penerbangan. Saya anggota hampir semua maskapai Indonesia dan beberapa negara luar. Caranya gampang daftar melalui situs mereka. Ada juga yang kartu keanggotaan dikirim ke rumah. Keuntungannya? Kita akan mengetahui lebih dahulu biasanya jika ada promo, dengan menginformasikan melalui email, baik yang khusus member ataupun umum.

Biasanya juga ada promo prioritas khusus untuk member. Misalnya maskapai milik negara tetangga, mereka punya promo khusus untuk member di jam tertentu dan waktu tertentu. Jangan lupa juga, follow sosmed-nya, karena sekarang maskapai akan lebih banyak update di sosmed mereka seperti di Twitter atau IG, atau Facebook.

2. Program Frequent Flyer (Miles)

Manfaatkan keanggotaan kita dengan mengklaim poin jika setelah melakukan penerbangan. Kumpulkan poinnya dan kalau sudah di angka tertentu, kita bisa tukar deh pointnya dengan tiket pesawat atau bahkan upgrade ke kelas tertentu.

Selain dapat ditukar dengan point, menjadi member frequent flyer di grade tertentu, juga mendapatkan prioritas untuk naik pesawat lebih dahulu dan melalui jalur khusus, kita juga ga perlu antri saat mau boarding, bisa masuk ke lounge yang mereka punya, mendapat diskon di merchant tertentu, dan lainnya.

Salah satu yang saya punya adalah GFF-nya milik garuda Indonesia. Jika sudah kelas Silver (minimal 10 kali penerbangan atau tersier tertentu) bisa masuk lounge-nya Garuda, update tiket ke kelas lebih tinggi, bisa merubah tiket yang lebih fleksibel, mendapat jalur prioritas saat check in dan boarding. Lumayankan.

3. Gunakan pesawat Low Cost Carrier (LCC)

Menggunakan pesawat jenis LCC menjadi salah satu alternatif untuk menghemat biaya traveling. Indonesia sendiri punya Citilink yang tahun 2019 berada di urutan ke-20 LCC dengan Awak Kabin Terbaik di dunia versi Skytrax.

Ada juga Air Asia milik Malaysia yang menjadi LCC terbaik di dunia tahun 2019, ada Jetstar dan Scoot (dulu Tiger Airways) milik Singapore, Malindo milik Indonesia dan Malaysia, Lion Air milik Indonesia, Indigo milik India, Peach LCC milik Jepang, atau Air Canada Rouge milik Perancis, dan lainnya.

Silakan sebelum mengunjungi negara tujuan, pastikan dahulu mereka mempunyai maskapai LCC atau tidak, jika ya, gunakanlah, biasanya harganya akan jauh lebih murah. Tapi ingat ya, biasanya maskapai kelas LCC ini tidak menyediakan bagasi, jadi hanya kabin saja maksimal 7 kg.

Gunakan pesawat Low Cost Carrier (LCC)


4. Gabung dengan komunitas/group hunter tiket murah

Saya bergabung dengan group WA dan Facebook. Atau bisa juga subscribe komunitas tertentu, biasanya mereka akan selalu mendapatkan informasi lebih awal dan mereka akan share di group gitu, dulu saya juga banyak mendapatkan tiket murah dari group atau komunitas hunter tiket murah gini.

Nah seru kan? Tapi tahan diri ya, godaannya banyak. Ke Siberia dapat tiket pp hanya 4 juta, ke prancis hanya 6 juta pp, bikin panas hatilah heheheh, sayang kalau ga belikan, apalagi banyak yang beli, duuuuh kuat-kuatan deh hehehe

5. Gabung komunitas traveler

Nah ini hampir sama dengan nomor 3, bergabung dengan komunitas traveler kita akan banyak terupdate harga tiket-tiket murah loh, saya mengalami sendiri ke Bangka Belitung hanya dengan Rp. 50.000-,. Ke Makassar hanya Rp. 5.000-, dan harga tiket-tiket lainnya. Dari merekalah saya dapat info-info ini. Sekarang yang saya lihat masih pada aktif itu di FB, banyak komunitas ini.

6. Gunakan promo bank

Nah tips lain dari 25 tips mendapatkan tiket pesawat murah terkait dengan promo bank. Beberapa bank sudah bekerjasama dengan beberapa maskapai penerbangan, dan mereka memberikan promo khusus bagi nasabah bank tersebut, so, jangan lupa sebelum melakukan pembayaran cek terlebih dahulu apakah ada promo bank yang kita miliki.

gunakan promo bank tiket pesawat murah


7. Manfaatkan saat low season

Saya biasanya pergi ke beberapa tempat saat low season, selain destinasi wisata tidak ramai, bandara juga ga terlalu ramai, yang paling penting harga tiket biasanya lebih murah. Misalnya berkunjung ke negara lain pada musim winter, otomatis harga-harga biasanya lebih murah. 

Hindari berlibur saat long weekend, hari raya besar agama, tahun baru, event besar nasional ataupun dunia, saat liburan sekolah. Harganya pasti ampun-ampunan.

8. Membeli tiket pesawat jauh-jauh hari

Nah ini salah satu cara saya dulu kalau mau dapat tiket murah, belinya jauh-jauh hari pake banget, bahkan ada yang setahun sebelumnya, temanku ada loh yang sampai 2 tahun sebelumnya, anggap aja nabung tiket. Jangan mikir dulu nanti bisa pergi apa enggak guys, urusan Tuhan itu mah, kita ga ada yang tahu apa yang akan terjadi, planning aja dulu.

9. Beli tiket saat promo

Tips lain dari 25 tips mendapatkan tiket pesawat murah adalah membeli tiket saat promo jelas banget harganya akan lebih murah dibandingkan saat tidak ada promo, jangan lupa jadi member dan subscribe semua maskapai dan aplikasi online penjualan tiket. Lumayankan, saya pernah dapat harga tiket setengahnya loh dari harga normal, bahkan ke Australia dapat 1.2 juta pp loh.

10. Beli tiket pesawat di jam tertentu

Banyak yang orang ga tahu, kalau membeli tiket di jam tertentu juga bisa menghemat biaya traveling loh. Jangan membeli tiket di office hour atau malam hari dimana orang sebelum beristirahat pasti akan buka-buka hp. Saya pernah baca artikel (tapi saya lupa sumbernya) karena jam busy gitu justru malah harga tiket naik.

beli tiket pesawat di jam tertentu


Pengalaman saya memang betul, ketika saya mengecheck harga tiket di office hour dan malam hari justru malah harganya tinggi dan ketika saya cek pagi hari antara pukul 5 – 8 pagi gitu harganya turun dong. Atau di sekitar pukul 14 – 16 itu harganya kembali turun. So, try it my tip ya guys.

11. Bandingkan harga tiket sebelum membeli

Sebelum membeli tiket di satu maskapai atau di satu aplikasi, silakan cek harga di maskapai atau aplikasi lain, bisa jadi harganya lebih murah, yang saya lakukan seperti ini, nanti tinggal pilih deh mana yang harganya lebih murah, tapi pertimbangkan juga soal keamanan kita atau jam keberangkatan ya teman-teman, bisa jadi malah kalau diakumulasi harga tiketnya lebih murah.

Misalnya, saya pernah dapat tiket murah tapi jam 4 pagi, dan saya harus menggunakan taksi. Sementara ada di jam lain lebih mahal sedikit, tapi saya bisa menggunakan damri. Harganya bisa aja sama atau bahkan lebih murah jika ditambah ongkos dari rumah.

Jadi jangan cuman lihat harga tiketnya ya. Nah, kalau untuk internasional biasanya saya akan cek di Skyscanner, aplikasi ini akan membandingkan harga tiket dari berbagai maskapai, jadi dalam satu layar kita bisa lihat perbandingan harga tiket dari berbagai maskapai ke satu tujuan.

12. Ikut expo tiket pesawat murah

25 tips mendapatkan tiket pesawat murah lainnya adalah, biasanya beberapa bank yang bekerjasama dengan airline akan mengadakan expo setiap tahunnya atau bahkan ada yang sampai beberapa kali dalam setahun mengadakan pameran promo tiket murah ke destinasi atau negara tertentu.

Meskipun harus berkorban dengan datang dari malam dan mengantri panjang, tapi dapat tiket hanya 3-4 juta pp ke Jepang dengan pesawat sekelas Japan Airline atau Garuda, relakan?

Disclaimer:

Artikel tentang 25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah semuanya based on pengalaman pribadi ya, jadi bisa saja berbeda dengan pengalaman orang lain. Untuk membuktikannya bisa cobain tipsnya ya.

Nah, buat teman yang punya pengalaman lain bagaimana cara mendapatkan tiket murah lainnya, silahkan tulis di kolom komentar ya. I hope this will be useful for you. Happy traveling.

Saat traveling, membeli tiket penerbangan langsung memang lebih nyaman ketimbang harus membeli tiket pesawat transit, tapi kadang hal ini harus dilakukan karena tidak ada pilihan penerbangan langsung atau dari sisi harga tidak sesuai budget.

Tapi ada loh yang sengaja mencari tiket pesawat transit, nah ini sih yang travel junkie lebih memilih ini hehehe. Banyak hal yang harus diperhatikan ketika membeli tiket pesawat transit untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya adalah mengenai prosedur saat transit.




Istilah transit sendiri banyak yang menyebutnya sebagai pindah pesawat, ganti penerbangan atau penerbangan lanjutan (connecting flight), semuanya sama saja. Transit sendiri ada yang menggunakan satu maskapai atau ada juga yang berbeda maskapai.


Transit Satu Maskapai

Tidak turun pesawat

Saat tiba di bandara transit, penumpang akan tetap stay di pesawat hanya menunggu penumpang yang turun dan naik saja dari bandara transit. Waktunya juga tidak lama, biasanya hanya 1-2 jam saja. Nah ini pernah saya alami waktu saya dari Bali ke Jakarta, sempat transit di bandara Surabaya.

Turun Pesawat

Penumpang diminta turun pesawat, dan menunggu di ruang boarding tapi tetap menggunakan pesawat yang sama. Kalau kata teman yang di Angkasa Pura, katanya sih biasanya lebih ke proses maintenance pesawatnya dulu sebelum berangkat kembali, sembari menunggu penumpang tambahan. Nah yang ini biasanya tidak perlu lapor ke petugas transit.

Turun pesawat, beda pesawat, maskapai sama

Nah, kalau yang ini penumpang diminta turun pesawat, biasanya lapor ke bagian transit dna check in kembali, karena akan dipindahkan ke pesawat baru, namun masih menggunakan maskapai yang sama. Misalkan masih sama-sama menggunakan pesawat Garuda dari awal keberangkatan sampai ke bandara tujuan akhir.

Jadi apa saja yang harus diperhatikan ketika membeli tiket pesawat transit.


Beda Maskapai

Nah ini jelas banget ya, kalau kita transit beda pesawat otomatis akan turun pesawat, ambil bagasi (kalau ada), dan check in seperti naik pesawat pertama. Misal tujuan kamu Ke Turki, dari Jakarta menggunakan Qotar Airways, transit di Doha (Dubai), dari Doha - Dubai dilanjutkan menggunakan pesawat Turkish Airlines.

Dari Indonesia Naik Nah ini yang butuh waktu lebih panjang jika transit menggunakan maskapai yang berbeda. Apalagi kalau lokasi bandaranya di tempat yang berbeda, kita harus keluar bandara artinya harus antri ke imigrasi masuk dan keluar sebelum pesawat berikutnya.

Pengalaman saya sih seperti ini. Lumayan menguras waktu dan tenaga pastinya. Untuk lebih detail mengenai transit ini bisa dibaca di blog miliknya Airpaz ya.

Jadi apa yang harus diperhatikan, saat kita membeli tiket transit, check it out  di bawah ini:


1. Harga Tiket

Pastikan harga tiket penerbangan langsung memang lebih mahal daripada tiket penerbangan lanjutan, sehingga kamu harus memutuskan penerbangan lanjutan alias transit.

Misalkan harganya sampai 2 kali lipat. Jika harganya beda tipis, lebih baik pilih penerbangan langsung. Nah , bagaimana cara mendapatkan tiket murah, kamu bisa baca artikel saya yang berjudul 25 Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah (Part 1) dan (Part 2).


Source picture: Canva

2. Waktu penerbangan

Kedua, apa yang harus diperhatikan saat membeli tiket pesawat transit atau penerbangan lanjutan adalah soal waktu. Perhatikan jeda waktu transit, beri jeda panjang dari pesawat satu ke waktu pesawat berikutnya, jangan terlalu mepet.

Pengalaman saya, pernah membeli tiket pesawat transit, jeda waktu landing ke penerbangan berikutnya hanya 4 jam, dan itu keburu-buru gitu. Mepet banget karena harus antri imigrasi, ambil bagasi, check in pesawat lanjutan, belum lagi kalau terminal mereka berjauhan, belum lagi kalau pesawat sebelumnya terlambat. Repot banget deh. So, beri jeda panjang, saat kamu hendak membeli tiket sambungan ya, setidaknya 5 jam.


Source picture: Canva
Edited by writer

3. Tempat transit

Tips lainnya tentang yang harus diperhatikan saat membeli tiket pesawat transit  adalah perhatikan kota atau negara tempat transit apakah termasuk kota atau negara hub atau bukan. Misalkan kalau di Indonesia adalah Jakarta, bandara Soekarno Hatta merupakan bandara paling sibuk, karena berada di pusat pemerintahan, otomatis bandara ini akan selalu ramai dengan kegiatan perpindahan orang.

Atau semisal Malaysia dan Singapore, kedua negara ini menjadi negara transit yang paling sibuk di Asia. Saya mengantri di imigrasi pagi hari dan hari biasa saja memakan waktu 2 jam lebih. So, jangan lupa cek bandara tempat kita transit kondisinya seperti apa.


4. Bandara Transit

Pengalaman saya, pernah menggunakan bandara transit dengan ketibaan di KLIA Terminal 1, ternyata bandara keberangkatan berikutnya berbeda yaitu di KLIA Terminal 2 dan butuh waktu sekitar 40 menit menuju ke sana. Waktu itu saya hanya punya waktu 2,5 jam ke jam penerbangan berikutnya.

Semisal landing di Soekarno Hatta dan berangkat lagi dari Halim, nah loh, bisa gagal terbang kan. Masih mending kalau misalkan Terminal 1 ke Terminal 2 atau 3 kan tapi tetap lumayan memakan waktu juga kan?.

So, cek dengan benar dan browsing, bandara landing dengan bandara berikutnya sama atau berdekatan. Jika berjauhan, better ubah niat kamu membeli tiket transit atau cari yang jeda waktunya panjang.


5. Bagasi

Apakah kamu membawa bagasi saat bepergian? Ini wajib diperhatikan saat kamu hendak bepergian dengan pesawat sambungan atau penerbangan transit. Ada kejadian, saya lihat ada orang yang komplain bagasinya hilang, ternyata masuk ke pesawat tujuan lain, jadi saat tiba di bandara transit, bagasinya tidak ada, nah repotkan.

Sebisa mungkin tidak ada bagasi. Jika kamu tetap membawa bagasi, pastikan bagasi kamu masuk ke pesawat yang kamu tuju, koordinasikan dengan petugas agar dia memonitoring petugas bagasi memasukan bagasi kita sesuai tujuan kita. Satu lagi jangan simpan barang penting di bagasi ya.


Source picture: Canva

6. Antrian imigrasi

Ini masih berkaitan dengan bandara di kota atau negara hub. Perhatikan kamu transit di kota atau negara mana, hal ini akan sangat berpengaruh terhadap lama atau tidaknya antrian imigrasi. Jika transit di kota atau negara sibuk, sudah bisa dipastikan 24 jam antriannya akan memakan waktu lebih panjang. Jadi, perhatikan ini, jika anda membeli tiket pesawat transit.


7. Perhatikan kesehatan

Tips lain mengenai apa yang harus diperhatikan saat membeli tiket pesawat transit  adalah soal kesehatan. Hal ini kadang suka luput dari perhatian atau bahkan tidak terpikirkan sama sekali, demi mengejar tiket murah, kamu mengabaikan kesehatan.

Perjalanan udara membuat tubuh kita lebih cepat lelah, so perhatikan kesehatan kamu, karena berpindah dari pesawat satu ke pesawat lain cukup menguras tenaga kita. Pastikan fit ya badannya.


8. Ambil waktu transit paling lama

Nah, ini sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Kalau kamu yang hobby traveling, justru long layover flight alias transit dengan waktu yang cukup lama menjadi kesempatan emas buat kamu.

Teman-teman traveling saya, justru memanfaatkan penerbangan sebagai momentum emas buat jalan-jalan di negara transit. Ambil masa transit paling lama, dan manfaatkan selama masa tunggu ke pesawat berikutnya untuk berkeliling di kota atau negara tersebut.



Misalkan penerbangan ke Turki transit lewat Dubai atau Doha, ambillah paling lama, kamu bisa tuh ngabisin waktu transit kamu mengelilingi sekitar Dubai atau Doha, ya one day trip  gitu deh. Tapi ada yang harus diperhatikan soal visa, saat kamu menjadi turis transit, ada yang mewajibkan mendaftar visa ada juga yang tidak, cek aturan pembuatan visa di negara kamu transit ya.


9. Proses transit

Perhatikan proses transit, ada yang mengharuskan kamu keluar gate terlebih dahulu, ada juga yang tidak, ini sangat penting untuk diketahui karena akan berkaitan dengan waktu. Jika transit anda dengan pesawat berbeda otomatis ini akan melakukan check in ulang.


10. Bawa ‘teman setia’

Jika masa tunggu kamu lumayan panjang namun tidak cukup untuk berkeliling sekitar kota atau negara transit, jangan lupa bawa teman setia kamu, bawa cemilan kecil, buku, atau alat pemutar musik yang bakal nemenin kamu selama menunggu pesawat lanjutan. Atau kamu bisa menyambungkan internet ke wifi bandara.


Source picture: Canva

Nah, kurang lebih itu dia tips dari saya tentang apa yang harus diperhatikan saat membeli tiket penerbangan transit. Semoga bermanfaat.

Tapi saran saya, jika memang harga tiket penerbangan langsung (direct flight) harganya beda tipis dengan penerbangan transit, lebih baik pilih penerbangan langsung saja, selain menghemat waktu dan tenaga, tidak ribet dengan harus check in berkali-kali apalagi jika membawa anak kecil, memindah bagasi jika membawa bagasi dan juga berpotensi resiko kehilangan bagasi.

Apalagi terminalnya berjauhan, bandara yang luas dengan gate yang banyak berpotensi membuat kamu kesasar apalagi baru pertama kali, belum lagi pengecekan keamanan, dan hal lain di luar kontrol kita dan yang paling penting adalah meminimalkan resiko ketinggalan penerbangan. Gak mau kan kita harus mengeluarkan uang lagi?

Kalaupun jika kamu ingin mengambil penerbangan transit untuk melihat negara transit, pastikan ambil wkatu transit yang paling panjang. Agar persiapan waktunya lebih banyak.

Jika ada tips lainnya dari teman-teman, silakan tulis di kolom komentar.


Bulan Oktober 2019, saya mendapatkan 2 berita yang membahagiakan. Pertama saya lolos konferensi nasional di Universitas Negeri Jember sekaligus terpilih menjadi 1 dari 10 peserta yang diundang sebagai pembicara dalam konferensi tersebut. Berita baik kedua, saya juga lolos dalam kegiatan volunteer yang diadakan oleh RuBI (Ruang Berbagi Ilmu). 

Dua-duanya sama-sama harus menyiapkan materi dan waktunya berurutan, sementara lokasinya yang satu di Jember yang satu di Bali. Sempat kewalahan juga, siapin materi buat konferensi dan materi untuk kegiatan relawan. But thank to God, everything was good. Serunya, ini pertama kalinya voluntourism yang diatur oleh sebuah komunitas, biasanya sendiri kan.

Voluntourism Bersama RUBI

Bulan September 2019, saya cari-cari kegiatan volunteering, nemulah pembukaan education volunteering yang diadakan oleh RuBI (Ruang Berbagi Ilmu). Dari namanya sendiri sudah jelas ya, kalau komunitas ini volunteering dalam bidang pendidikan. 

Pendaftarannya waktu itu via online. Daftarnya cukup mudah, mengisi data pribadi, memilih lokasi volunteering, kebetulan waktu itu dibuka relawan untuk daerah Bali, Aceh Singkil, Jember, Lombok Utara, serta Kepulauan Sula.

Saya memutuskan memilih Bali tepatnya di Karangasem. Selain itu pendaftar wajib memilih bidang apa yang mau kita ambil, ada team Narasumber (Motivasi Guru, MBS, dan K13) dan team Dokumentasi.

Syarat lain yang harus dipenuhi adalah menjawab pertanyaan berupa essay. Ternyata penilaiannya besar di essay, so kalau ada teman-teman yang mau ikut volunteering di RuBI, bagusin essay-nya.


picture taken by tim dokumentasi


Pendaftaran Voluntourism

Pengumuman tiba, saya lolos menjadi salah satu relawan RuBI di Bali. Semua peserta yang lolos, masuk dalam group WA dan tadaaaaa saya baru tahu kalau ternyata RuBI itu bukan untuk mengajar anak-anak, tetapi sharing knowledge dan spirit dengan para gurunya dan kebetulan waktu itu saya mengambil bidang Motivasi Guru (Motgur).

Shock? Definitely. Why? Karena Motivasi Guru (motgur) masuk dalam kategori narasumber (narsum) yang menjadi ujung tombak kegiatan tersebut. Output sharing ini diharapkan dapat memotivasi guru-guru dalam mengajar, sharing bagaimana mendorong kreativitas mereka di tengah keterbatasan, termasuk memberikan masukan bagaimana mereka improve knowledge mereka sendiri. Wagelaseh ya, saya aja masih butuh motivasi, apalagi motivasi cinta, ups curhat.

Oh ya, selain narsum dan team dokumentasi, group wa tersebut juga berisi panitia lokal (panlok), dan panitia dari pusat yang memberikan arahan untuk kegiatan tersebut. Karena kami dari berbagai kota di Indonesia, kami membahas materi dan persiapan untuk kegiatan melalui wa group, kadang ada meet up  gitu untuk group kecil yang lokasinya berdekatan.


picture taken by tim dokumentasi

Berangkat ke Bali

Karena memang acaranya bersamaan dengan konferensi di Jember, maka saya berangkat dari Jember. Selesai presentasi, saya langsung izin panitia untuk izin pulang cepat dan lanjut ke Bali. Naik travel, satu-satunya cara supaya saya bisa mengejar sampai subuh di Bali. Pesawat tidak ada sore hari dari Jember.

Baca  juga: Pantai Melasti Ungasan, Hidden Paradise Di Balik Batu Kapur Bali

God is Good, subuh saya sudah sampai Bali dengan lancar, dan dijemput Ka Arni salah satu Panlok Bali yang superb banget, istirahat sebentar dikamarnya yang nyaman. Siangnya kami bertemu dengan teman-teman relawan yang baru sampai dari Jakarta di bandara Ngurah Rai. 

Sempat khawatir gak bisa mingling sama mereka (padahal udah biasa solo traveling, mungkin karena ini volunteering pertama saya yang terorganisir, biasanya kalau mau voluntourism kan sendiri). Ternyata orangnya asik-asik semua, bahkan sampai sekarang almost setahun kita masih keep contact via group dan chat bisa ribuan dalam sehari dengan mereka dengan pembahasan dari serius sampai ambyar.

Kami berasal dari berbagai profesi, ada dokter perawat, bidan, dosen, pengusaha muda, guru, penulis, kepala sekolah, ASN, mahasiswa S2 bidang pustakawan, pelari, eksekutif muda, entertainer, dan termuda adalah mahasiswa S1 yang berprestasi. Saya bisa banyak belajar juga dari mereka, karena mereka juga sudah berpengalaman dalam education volunteering ini. 


picture taken by Kak Tody

Kami lanjut perjalanan ke Karangasem dan tiba sore hari, langsung koordinasi dengan perwakilan panitia di sana. Oh ya kelompok motivasi guru (motgur) hanya ada 4 orang, dengan semangat kami gladi resik materi untuk esok hari sampai pukul 2 malam. Saya masih lanjut di penginapan sampai pukul 4, padahal pukul 7 acara sudah harus dimulai. Thanks so much dear, Kak Danang, Kak Echi, dan Kak Tatas untuk semua bantuan dan semangatnya.



Hari H, Deg-degan ga sih?

Hari H, guru-guru dibagi menjadi 4 kelas, dan kami team motgur masing-masing memegang satu kelas. Deg-degan? Voluntourism kali ini degdegan pakai banget, bagaimana tidak, saya sok-sok-an mau kasih motivasi guru yang sudah puluhan tahun mengajar hahahaha. Ok, untuk membuat diri saya semangat, saya bilang ke diri sendiri.

Saya coba luruskan pikiran saya jika saya sama sekali tidak berniat menggurui mereka, tentunya mereka secara pengalaman dan pengetahuan jauh di atas saya, tapi mungkin saya ada sedikit pengalaman yang bisa dibagi yang mudah-mudahan bisa menjadi motivasi para guru hebat tersebut untuk lebih bersemangat.


picture taken by Tim Dokumentasi

picture taken by tim dokumentasi

Finally, semua berjalan dengan lancar, engaging-nya mulai dapat setelah beberapa menit dimulai, meski saya masih cenderung kaku hahahahah. Hampir 3 jam saya give and take sharing dengan bapak ibu guru. Semuanya menyenangkan, saya malah banyak belajar dari bapak ibu guru di sini, bagaimana mereka sabar mengajari anak-anak belajar.


picture taken by  tim dokumentasi


picture taken by  Koko Tody

Dua hari kami melakukan kegiatan volunteering ini, dan kami bergantian memberikan sharing dengan teman-teman lain. Sangat menyenangkan, banyak hal yang bisa dipetik dari kegiatan ini. Selain menambah teman, bisa jalan-jalan keliling Bali, dan yang paling penting, kegiatan ini membuat soft skill dan hard skill saya meningkat.

Jiwa leadership dan mandiri saya berasa meningkat. Rasa takut perlahan terkikis, semangat berbagi semakin besar, dan rasanya selalu happy, jika saya selesai melakukan kebaikan seperti ini. Merasa makin menemukan arti hidup dan berbagi itu indah.


picture taken by tim dokumentasi

Hari kedua, kami selesai dan pamit dengan semua peserta dan anak-anak yang sekolah di Karangasem, sedih banget, berasa sudah sangat dekat dengan mereka, padahal baru 2 hari loh, mungkin ini yang namanya, sehati ya. Oh ya, selang kegiatan ini, beberapa hari sebelumnya adalah Hari Guru Nasional Indonesia, tanggal 25 November. Kegiatan ini juga didedikasikan untuk para GURU HEBAT di Indonesia.


Pemandangan Gunung Agung di belakang sekolah

Sampai jumpa lagi Bapak Ibu Guru Hebat, jasamu abadi, tak pernah lekang oleh masa, tak ternilai dengan harta, tak terukur dengan ucap syukur dan terima kasih. Semoga guru-guru di Indonesia mendapatkan kelayakan dan kesejahteraan dalam hidupnya.



Bapak Ibu Guru Kelas 1-3picture taken by  tim dokumentasi

Terima kasih untuk team Karangasem yang selalu awesome, Kak Wulan, Kak Zainab, Kak Arni, Kak Ode, Kak Usop, Ka Dans, Kak James, Kak Yunita, Kak Echi, Kak Tatas, Kak Danang, Kak Chika, Dede Ichan, Kak Pipit, Kak Mita, Kak Monik, Kak Ipeh, Kak Ram, Kak Josep, Kak Aad, Kak Winda, Kak Dina, Kak Pia, dan Koko Tody. Kalian luar biasa. Terima kasih juga untuk RuBI sudah membuat kegiatan bermanfaat ini, jaya selalu. Teruslah berbagi ilmu.


team RuBI dan Guru Karangasem
picture taken by  tim dokumentasi

Selamat HARI GURU NASIONAL, untuk semua guru di Indonesia.

Sampai ketemu di voluntourism berikutnya.
Newer Posts Older Posts Home

ABOUT HER

Call her Mei. Her biggest passions are education, the environment, and traveling the world. So that you can chit-chat with her everything about it, she is now active as a voluntourism, environment, and education volunteer.

POPULAR POSTS

  • PANTAI TANJUNG AAN, PANTAI DENGAN PASIR BIJI MERICA
  • FACIAL BU AYU, CARA SELF LOVE DAN ME TIME YANG BIKIN HAPPY SMOOTH SKIN
  • BERMAIN DENGAN UBUR-UBUR JINAK DI DERAWAN
  • GUNUNG KERINCI, PESONA GUNUNG TERTINGGI DI SUMATERA
  • NATUR HAIR TONIC GINSENG EXTRACT
  • MENDAKI PUNCAK POON HILL DI HIMALAYA
  • APA PENGALAMAN SERUMU SAAT TRAVELING?
  • DEPOSITO DAPAT EMAS TANPA CEMAS DI KOMUNAL
  • TANJUNG PAPUMA, PANTAI PASIR PUTIH MALIKAN DI KOTA TEMBAKAU
  • TIPS MENJAGA KESEHATAN KULIT BAGI TRAVELER

ARTICLE

  • 2026 17
    • July 4
      • SOLAR WATER HEATER RAMAH LINGKUNGAN UNTUK RUMAH MO...
      • FACIAL BU AYU, CARA SELF LOVE DAN ME TIME YANG BIK...
      • EKSPEDISI JAKARTA PONTIANAK MURAH UNTUK BARANG BES...
      • D'PARAGON KOST GADJAH MADA, PENGINAPAN TENANG DAN ...
    • June 2
    • May 1
    • April 1
    • March 3
    • February 4
    • January 2
  • 2025 141
    • December 11
    • November 14
    • October 10
    • September 11
    • August 11
    • July 17
    • June 13
    • May 13
    • April 10
    • March 8
    • February 13
    • January 10
  • 2024 148
    • December 9
    • November 9
    • October 17
    • September 13
    • August 7
    • July 8
    • June 14
    • May 19
    • April 4
    • March 19
    • February 17
    • January 12
  • 2023 111
    • December 6
    • November 20
    • October 14
    • September 10
    • August 6
    • July 7
    • June 8
    • May 4
    • April 10
    • March 14
    • February 8
    • January 4
  • 2022 160
    • December 13
    • November 13
    • October 21
    • September 18
    • August 21
    • July 14
    • June 12
    • May 9
    • April 6
    • March 15
    • February 7
    • January 11
  • 2021 55
    • December 8
    • November 4
    • October 9
    • September 2
    • August 4
    • July 2
    • June 6
    • May 4
    • April 3
    • March 5
    • February 5
    • January 3
  • 2020 44
    • December 4
    • November 3
    • October 4
    • September 4
    • August 4
    • July 4
    • June 4
    • May 4
    • April 2
    • March 4
    • February 3
    • January 4
  • 2019 9
    • December 1
    • November 2
    • August 1
    • July 1
    • June 1
    • March 3
  • 2018 9
    • November 1
    • August 3
    • March 1
    • February 2
    • January 2
  • 2017 21
    • December 1
    • November 1
    • October 3
    • September 3
    • July 1
    • April 1
    • March 4
    • February 3
    • January 4
  • 2016 10
    • December 4
    • November 6
Seedbacklink


Logo Komunitas BRT Network

Copyright © Travel Blogger. Designed by OddThemes