Looking for My Article

10 November 2020

GARDEN OF DREAMS, TAMAN OASE DI TENGAH KOTA KATHMANDU, NEPAL

Cerita tentang perjalanan solo traveling saya ke Nepal, membawa saya mengenal banyak teman dari berbagai negara. Hari itu selepas turun dari pendakian dan setelah puas berkeliling di kota Pokhara, saya memutuskan kembali ke kota Kathmandu bersama beberapa teman pendaki yang bertemu di perjalanan. Mereka berasal dari Belanda, Jerman, dan Australia. Mereka bertiga adalah traveler sekaligus volunteer. Dari mereka inilah saya mengenal tempat-tempat tersembunyi di negara atap dunia ini. Termasuk mengetahui sebuah taman tersembunyi di tengah kota Kathmandu, namanya yaitu Garden of Dreams.


Beautiful picture from https://www.thecommonwanderer.com


Setibanya di Thamel, kota paling ramai di Kathmandu, ibukota Nepal, kami memutuskan untuk menyewa kamar dormit dengan bunk bed berjumlah 4 orang. Sesampainya di penginapan, kami langsung bersih-bersih dan langsung menuju tempat tidur masing-masing. Kami melewatkan makan malam karena sudah lelah dan kami tertidur pulas sampai esok pagi. Saya baru bangun pukul 8an. Teman-teman dormit saya sudah tidak ada di kamar, saya hanya melihat tas dan pakaian yang berserakan di tempat tidurnya masing-masing. Dengan mata yang masih perih dan setengah sadar, saya melihat suhu ruangan 1 derajat celcius dari pengukur suhu yang tertempel di dinding kamar. Membuat saya malas untuk beranjak dari tempat tidur, padahal usus perut rasanya sudah mengais-ngais meminta makan.



Badan rasanya masih remek banget akibat melakukan pendakian dan perjalanan selama hampir 10 hari. Jari kaki dan tangan terasa masih beku akibat dingin di puncak ABC mencapai -25 derajat. Selain itu saya membayangkan Thamel yang sangat sibuk dengan lalu lalang orang, penuh dengan debu, dan smell body yang belum bersahabat dengan hidung saya yang sangat sensitif. Belum lagi kebiasaan banyak orang di tempat ini spit carelessly, feeling nausea and vomit membayangkan itu. Makin membuat saya enggan keluar kamar.

Tetiba di balik pintu muncul seorang laki-laki berkulit putih dengan tinggi kurang lebih 190 cm, yap dia teman dormit saya dari Belanda, Joel, dengan e-book digenggamannya. Kulihat dia hanya menggunakan kaos tipis dan celana pendek. Sementara saya lengkap dengan jaket super tebal saja masih merasa kedinginan. Inilah bedanya orang negara 4 musim dan 2 musim menghadapi suhu 1 derajat hehehe.

Joel: "Hey you, just wake up? still feeling tired? "Your breakfast already made it. I'll go to the park, just reading a book, wanna join? just a breath fresh air".

Ucapnya terus menyerocos tanpa memberiku kesempatan untuk menjawab satu-satu pertanyaanya.

Me: "Park?"

Tanyaku dengan sedikit mengantuk namun sumringah, membuat Joel tahu jawabannya, bahwa saya mau ikut.

Joel: "Yap, small park but it's beautiful, you'll love it. Garden of Dreams. I often reading book there. Ok, clean up your body! I will pick up your breakfast. Then we go".

Tanpa menunggu jawabanku, laki-laki lulusan master of engineering dari London ini langsung keluar kamar. Baru mengenalnya beberapa hari but I know he is such a kind person. He kept me up like his sister. Aku langsung berkemas dan rapi-rapi. 10 menitan Joel kembali ke kamar dengan nampan berisi hot chocolate kesukaanku dan menu sarapan pagi yang menggiurkan. Yap, potongan buah segar dengan dry fruits, biji gandum dan yogurt yang melimpah.

Joel: "Have a breakfast, then we go. Oh ya Amanda and Billy are going to the field, maybe they will be back before noon. And tonight we're going dinner at the best food here. Halal food, save for you, it's good taste, you'll like it".

 

Beautiful picture from Canva


Cerocosnya dan saya hanya pasrah menerima nampan itu dengan sedikit masih lemas. 

Me: "Far from here?"

Tanyaku sambil mengunyah sarapan yang dibawakan oleh Joel dan memperhatikan dia merapikan air minum dan buku ke dalam tas kecil warna hitam campur tosca, warna kesukaanku, dengan brand terkenal dari negaranya.

Joel: "10 minutes, on foot"."

Jawabnya. He gave me an answer in a nutshell, sambil menatap dan mencoba meyakinkanku bahwa itu beneran 10 menit loh.

Buat dia mungkin 5 menit sampai dengan kaki panjangnya hehe.

Joel: "Finish it"

Perintahnya. Sambil menunjuk sarapanku yang masih melimpah di bowl berukuran jumbo itu.

Selesai sarapan dan merapikan tas bawaan, kami keluar menuju taman itu. Garden of Dreams, Taman Tersembunyi Di Tengah Kota Kathmandu, I am coming. 

Betul saja, jarak dari penginapan menuju taman ini tidak begitu jauh hanya sekitar 10-15 menit saja, itupun karena saya sempat ambil beberapa gambar sepanjang jalan. Lokasinya cukup tertutup, saya tidak mengira didalamnya ada sebuah taman yang asri dan nyaman. Hanya pintu gerbag kecil yang loket masuk pembayarannya ada di dalam.


TENTANG GARDEN of DREAMS

Garden of Dreams atau sering disebut juga dengan Swapna Bagaicha atau dengan nama aslinya adalah The Garden of Six Seasons adalah sebuah taman tersembunyi di kota Kathmandu yang luasnya hanya 6.895 meter persegi. Taman ini dibangun oleh Kaisar Sumsher Ranadi tahun 1920-an yang terinspirasi dari gaya Edwardian yaitu Raja  Edward VII Belanda. Desain taman ini dipercayakan kepada arsitek ternama Kishore Narsingh. Taman ini bagai sebuah oase yang membuat mata kita lebih segar di tengah hiruk pikuk dan padatnya kota Kathmandu. Sehingga sangat kontras dengan kondisi Kathmandu yang sangat berdebu dan gersang.  


Beautiful picture from https://www.thecommonwanderer.com


Saat masuk taman ini, kita akan disuguhkan dengan kolam teratai yang cantik dengan air mancur yang tidak begitu tinggi. Garden of Dreams didesain dengan nuansa Eropa yang cukup kental. Taman neo-klasik ini mempunyai beberapa area yaitu theater terbuka (theater outdoor), kolam teratai, pergola, guci dan juga 6 paviliun yang mewakili 6 musim di Nepal yaitu Basanta Ritu (Spring), Grishma Ritu (Early Summer), Barkha Ritu (Summer Monsoon season), Sharad Ritu (Early Autumn), Hemanta Ritu (Late autumn), dan Shishir Ritu (Winter).

Setelah Kaisar Sumsher Ranadi meninggal, taman tersembunyi di tengah kota Kathmandu ini diserahkan kepada pemerintah Nepal namun terbengkalai selama beberapa dekade. Kemudian dilakukan renovasi antara tahun 2000-2007 dengan bantuan dari pemerintah Austria, yang bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nepal. Maka tidak heran jika desain bangunannya mirip dengan bangunan-bangunan di Wina, ibukota Austria. Dulunya taman ini dikhususkan untuk kalangan bangsawan, namun saat ini terbuka untuk umum termasuk wisatawan asing. Harga tiket masuk taman ini masuk ke kas negara Nepal sebagai salah satu devisa negara dari sektor pariwisata.



Sebagai wisatawan asing, saya harus membayar sekitar Rp. 20.000-, per orang jika dirupiahkan, cukup murah bukan. Dan kami bisa menikmati sepuasnya taman tersembunyi di tengah kota Kathmandu ini sepanjang yang kita mau. Membaca buku, mendengarkan musik, dan juga rebahan. Saya membiarkan Joel asik dengan e-book-nya, dan saya hanya rebahan di atas kain yang kami bawa.


Beautiful picture from https://www.thecommonwanderer.com


LOKASI

Garden of Dreams ini terletak di pusat kota Kathmandu, tepatnya di Tridevi Sadak, Kathmandu 44600. Mudah dijangkau karena lokasinya memang berada di pusat kota.

JAM OPERASIONAL

Senin - Minggu pukul 09.00 - 22.00 waktu setempat.

HARGA TIKET MASUK

Wisatawan lokal: NRs 100

Wisatawan Asing: NRs 200

FASILITAS

  1. Setelah pintu masuk kita akan menuju langsung ke loket masuk untuk membayar tiket masuk.
  2. Terdapat tempat duduk berupa kursi yang memang tidak begitu banyak di tempat ini. Sisanya kalau tidak kebagian kita bisa duduk-duduk atau rebahan di atas rumput taman ini. Saya sarankan membawa kain atau alas untuk bisa rebahan di taman cantik ini.
  3. Di sini juga tersedia toilet laki-laki dan perempuan yang bisa digunakan.
  4. Hampir semua area instagramable, semua spot bisa kita nikmati untuk berfoto, kalau kamu yang hobby-nya selfie.
  5. Wifi juga terpasang di tempat ini dan cukup membayar dengan harga tertentu saja. Waktu itu kurang lebih Rupee Nepal 50 per jam.
  6. Di Garden of Dreams juga tersedia cafe atau restoran dan bar yang bisa kita nikmati oleh pengunjung, makanannya khas western dengan perpaduan makanan khas Nepal. Cukup bersahabat di lidah orang timur seperti kita. Harganya? siapkan saja uang lebih untuk makan di tempat ini.
  7. Garden of Dreams juga menyediakan souvenir berupa kaos dan postcard yang bisa dibeli oleh pengunjung sebagai kenang-kenangan.
  8. Berkunjunglah pagi hari jika ingin terlalu ramai, atau sore menjelang malam sambil menikmati pemandangan lampu-lampu taman yang indah.
Nah, kalau kamu berkunjung ke Nepal, sempatkan waktu mengunjungi Garden of Dreamstaman tersembunyi di tengah kota Kathmandu. Salah satu tempat untuk menghirup udara segar di pusat kota Kathmandu yang berdebu.

109 comments :

  1. Pinging banget coba hiking kayak kakak! Keren banget sih! Tapi takutπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ btw itu tamannya asri banget yak kak!jadi pingin kesana juga!!

    ReplyDelete
  2. wooh Nepal :) cantik ya mbak, btw tamannya asri banget cocok buat refreshing sama keluarga, piknik kecil2an

    ReplyDelete
  3. Ternyata bekas bangunan kerajaan, ya. Berasa masuk ke dimensi lain pasti saat di sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya cantik banget mba, sayangnya pas ke sana sedang renov

      Delete
    2. Semoga besok-besok bisa ke sana lagi kak pasca renovasi ya kak, bahkan mungkin aja bisa ngajak daku ke sana haha

      Delete
  4. waa ini cantik banget deh si taman nya yaaa, keliatan asri dan sejuk banget kayanya di sana ya, jadinya bikin betah sih hihi

    ReplyDelete
  5. Dengar kata Kathmandu pertama kali saat ada drama radio Brama Kumbara (ketahuan umur deh) plus Dr. Strange Marvel. Seru juga ya Mei bisa melancong ke sana langsung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang paling ingat di saya malahan Dr. Strange mba, dan akhirnya nyobain juga

      Delete
  6. Wah bagus nih tamannya, beruntung ya kak bisa berkunjung kesana. Saya kalau punya kesempatan ingin juga berkunjung ke sana. Penasaran ingin melihat langsung taman tersebut...

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga ya mba Sulis, insyallah bakal ke sana

      Delete
  7. Nongkrong lama-lama di sana pasti betah banget yaa bisa lupa waktu. Pengen deh ke sana juga hihi. Lihat breakfastnya bikin ngiler pulak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe itu dry fruits mba bisa bikin sendiri hehhe

      Delete
  8. keren amat sih ini... Btw, berapa lama kakak ini di Nepal...? ceritanya selalu menarik

    ReplyDelete
  9. Baca beginian dan liat foto2nya aja udh seneng banget aku, berasa jalaan2 virtual gitu lepas penat

    ReplyDelete
    Replies
    1. lumayan saya juga mengobati rasa kangen mba

      Delete
  10. Aduh beneran ya ini membulatkan tekadku untuk harus traveling ke Nepal. Udahlah waktu habis nonton reality show ngebahas traveling ke Nepal ditambah baca di blog kamu selama perjalanan ke Kathmandu ini mengasyikan sekali.

    ReplyDelete
  11. nepal ini eksotik banget yaa tiap sudut daerahnya dan selalu ada cerita tersendiri. thanks mbak udah berbagi ceritanya yang menarik

    ReplyDelete
  12. wow cantik banget tamannya. kepala mesti langsung refresh ya habis penat jalan-jalan kesini

    ReplyDelete
  13. Tamannya super cantik banget kak mei. Dan ternyata tiket masuknya juga murah ya 😍

    ReplyDelete
  14. Wah asri yaaa.. ada kolam teratai dengan arsitektur yg unik.. yg bikin aku kaget tiketnya murce bgt! Jd pingin kesana deh kpn²

    ReplyDelete
  15. Wah Pengalaman yg luar biasa ya Mbak, bisa berkunjung ke Nepal, Kapan bisa kesana ini hehe

    Di Nepal terkenal dg Negeri Moro Khayangan yaitu negrinya Para Dewa atau Jin Moro Khayangan yang konon bersemayam di Everest, klo melakukan pendakian jangan lupa banyak berdoa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mas saya juga baca-baca soal itu, ingat doa terus jadinya ehhe

      Delete
  16. Pengalamannya luar biasa, nih, Mbak. Mendaki saja kutak pernah, apalagi sampai ke Nepal. Semoga suatu saat bisa duduk manis juga di garden of dreams. Sekarang ngehalu dulu aja, siapa tahu nanti kesampean juga karena sering mampir ke sini :D

    ReplyDelete
  17. Kak aku auto ingat Tirta Gangga yang ada di Karangasem Bali. Percis modelnya begini taman oasenya.
    Coba deh Kak Mei intip. Kehindu-hinduan kali ya jadi mirip

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya kak saya pernah ke tirta gangga juga, ada sedikit mirip memang kolamnya saja tapi

      Delete
  18. Nepal, salah satu tempat yang ingin kukunjungi sebenarnya. Garden of Dreams ini mungkin kalau di Indonesia semacam Taman Sari yang ada di Jogja kali ya. Untung nemu teman seperjalanan yang baik ya. Asik kalau gitu. Apalagi dia bantu ngasih tau mana makanan halal, mana yang enggak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba kayak Taman Sari bedanya di sini lebih rapi tamannya, dan lebih banyak tumbuhan gitu

      Delete
  19. Mbaa aku dpt banyak ilmu bgt euy. Br tau Nepal itu dingin, aku kira mirip2 Indo hihihihi.

    Seneng ya bs solo travel ke luar negeri dan punya temen2 dr berbagai negara. Jd wawasan lbh luas.

    Thanks for sharing ada taman indah ditengah2 Nepal. Siapa tau ada rejeki main kesana jg hihihi.

    ReplyDelete
  20. Di sini juga ada resto dengan sajian cantik-cantik. Saya menikmati nasi merah plus kari dengan tatanan yang sangat cantik di sini. Waktu itu saya menikmati senja di sini bersama pendduk lokal. Duh jadi kangen deh Garden of Dreams ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. hua seru banget apalagi kalau sore menjelang malam ya kak, indah banget

      Delete
  21. Keren ka bisa ngedaki d nepal, tempat2nya indah juga jadi mau juga kesana 😍

    ReplyDelete
  22. Kok foto pribadinya sedikit .. ? apa di sana nggak boleh motret?

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya jarang foto kak, ini dari hp, karena malas bawa tripod hehehhe

      Delete
  23. Nepal, wow pengen banget kesana mbak...nggak hanya Nepal tapi seluruh dunia ngajak anak dan suami pastinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. soon mba bakal ke sana secepatnya, saya doakan

      Delete
  24. Kok cantik sekali ya tamannya, jadi mau liburan kesana juga, suasananya itu bikin tenang ya, happy banget jika bisa liburan sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga pandemi is over ya mba, jadi bisa ke sana secepatnya

      Delete
  25. Pengalamannya seru sekali y kak.. kpn ya sy bisa kesana hehe. Btw suhu -25 derajat bajunya hrs ky gmn tuh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. insyallah soon kak, nanti ada pakainnya, nanti saya bahas

      Delete
    2. Sama mbak, saya pengen banget ke Nepal. Seenggaknya bisa lihat salju turun

      Delete
  26. masya Allah pemandangannya cantik banget sih tamannya kayaknya ayem deh bisa rebahan di sana...sambil piknik menikmati udara segar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sambil baca buku bawa keluarga atau sama pasangan ya mba, indha banget

      Delete
  27. pemandangannya indah sekali mbak mei. aku belum pernah nih ke nepal dan pingin banget bisa kesana suatu hari nanti setelah pandemi berlalu tentunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga insyallah ya mba, pasti bisa ke sana

      Delete
  28. Wah bagus ya. Terlihat seperti taman di istana sultan atau semacamnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener aslinya memang awalnya istana sultan mba

      Delete
  29. Cantik banget kayak istana jadi pengen kesana😍

    ReplyDelete
  30. Wow, kece banget tamannya ya mbak Mei..Btw, aku mau tanya itu. Harga tiketnya itu klo dikonversi ke Rp, kisaran brp rupiah ya. Hihihi ndeso. Terus yg pendakian selama 10 hari itu, istirahatnya gimana mbak biasanya? bikin kemah2 gitu ya. Thank, review yg menarik πŸ˜πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. 20ribuan mba Riana, wah nanti saya ceritakan ya

      Delete
  31. Kece banget mbak tamannya ...btw htm nya kok murah meriah ya..padahal itu kan taman satu2 nya sumber devisa lagi ya..bagus pula tata letak taman dan perawatannya

    ReplyDelete
  32. Rasanya seperti mebaca novel Edensor. Tapi ini di Nepal ya Kak... Keren banget bisa menjelajah dunia. Ini salah satu impianku yg terpendam. Meski sekarang nampak sulit dwujudkan, siapa tahu kan... xixi

    ReplyDelete
  33. noted mbak, siapa tahu tahun depan bisa menginjakkan kaki di Nepal mau mampir ke garden of dreams :)
    keliatannya syahdu banget di sana yaaa, kece juga untuk foto2 ih

    ReplyDelete
  34. Nepal, salah satu impianku nih, selain Turki yg sudah tercapai.
    Btw, aku mencari foto dokumentasi pribadi dari Mbak Mei sebenarnya, karena penasaran dengan taman dan suasananya. Semoga next time bisa dilampirkan foto aslinya ya biar puas baca sambil lihat yang asli sesuai yg diceritakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. foto saya banyak yang hilang mba, itu beberapa foto saya mba

      Delete
  35. Aghhhhh cantik banget memng Mei :D. Bangunannya ga kayak di Nepal. Senadainya ga disebutin lokasinya, aku bakal pikir ini Eropa.

    Ini tempat pasti enak di datangin di hari trakhir, di mana cm pengen leyeh2 dan nyantai :D

    ReplyDelete
  36. Wah keren sekali tamannya. Beneran kayak mimpi di tengah Kathmandu. Btw itu suhu 1 C dingin bgt, apalagi minus 25. Auto mager

    ReplyDelete
  37. Luar biasa ya Kak bahagia banget bisa jalan-jalan ke Nepal dan nemu taman di tengah kota yang luar biasa indah pula
    mengabadikan kisahnya di sini, bikin aku pengen berkunjung juga ke sini.

    ReplyDelete
  38. Aduh, baca ini jadi makin mupeng pengin traveling ke luar negeri. Semoga pandemi cepat usai, dan saat itu budget pun terkumpul. Hehe
    Seru juga nih mba solo traveling. Jadi pengin euy, walau kayanya aku cuma berani ke Jepang deh cz cuma bisa bahasa Jepang. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya ada Jepangnya malah ga bisa bahasa Jepang mba heheh

      Delete
  39. Bagus bgt ya, pantes jika disebut taman tersembunyi di Nepal. Btw itu tiketnya harganya brp kalo dlm rupiah? Harus banyakin fotonya mba biar makin memukau tulisannya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya foto saya banyak yang hilang mba Yus, 20 ribuan deh

      Delete
  40. Garden of dreams memang taman impian yang bikin betah dan adem suasana. Maka cepatlah rasanya dan sangat bagus untuk dijadikan destinasi wisata

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga pandemi segera berakhir ya mba, biar bisa ke sana

      Delete
  41. masyaAllah mbak Mei daki gunung? Wah keren sampe keluar. Badan lagi rmeuk gitu disuguhi pemandangan cantik di garden of dreams gini langsung seger deh ya mbak. Seneng baca pengalaman mbak, semoga bisa cicip negara Nepal sama anak2 aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin mba Shafira suatu hari mba bisa ke sana

      Delete
  42. Selalu iri sama pengalaman solo traveling blogger satu ini. Udah keliling dunia. Daku masih belum apa-apa hiks :')

    Ditambah foto-fotonya di Graden of dreams, Kathmandu ini aselik bikin mupeng. Pengen ngobrol soal traveling kapan-kapan ya mbak. Pandemi ini membuat kita tak bisa kemana-mana huhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. siapp mba Arinta, blogger keceh yag selalu jadi juara kalau ikutan lomba hehehe

      Delete
  43. Wah, cantik banget tamannyaa 😍😍😍
    Bisa jadi wishlist ini kapan2 ke sini sama anak2 😁

    ReplyDelete
  44. duh canteknyaa. beneran garden of dreams yaa. mimpi juga ah aku mau ksana nih mna

    ReplyDelete
  45. Ya ampun, si Joel baik banget ya mau nemenin kamu jalan-jalan Mei. Garden of Dreams cantik banget deh, kalau aku pasti udah pepotoan di semua sudutnya hehehe... dasar narsis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya dia udah 3 bulan di sana mba udah hapal semua tempat dan itu tempat dia baca buku katanya

      Delete
  46. Bagus banget bangunannya kaya di negeri dongeng... semoga bisa nyusul ke sana :D

    ReplyDelete
  47. Tamannya indah banget ya kak, suasananya keliatan nyaman banget deh. Semoga bisa kesana kapan kapan

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin kak soon ya setelah pandemi selesai

      Delete
  48. Bagus banget mba tamannya kayak di istana2 gitu ya. Duh ga kebayang kalo Nepal ternyata berdebu dan gersang ya. Kayak india kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya dulu istana mba sekarnag dibuka untuk umum

      Delete
  49. Hwaa, baca artikel Mbak Mei tentang Garden of Dreams, taman tersembunyi di tengah kota Kathmandu, Nepal, saya jadi auto-inget K-Drama Secret Garden deh hehe... pingin ah ke sono kayak Mbak Mei

    ReplyDelete
  50. Masya Allah cakep banget tamannya! Di sini masih jarang banget taman yang ada WiFi nya ya. Btw tamannya ingetin aku sama taman di kastil film Barbie jamam dulu hehe

    ReplyDelete
  51. aduh aduh aduh cakep bangeettt... jadi pengen main-main ke taman lagi kan,, hihihi
    asik banget ada wifinya, bisa sambil kerja hahahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya banget mba, sayangnya di engra kita belum ada ya

      Delete
  52. Ternyata di Nepal ada taman tersembunyi di tengah kotanya ya. Ini kalau orang asing gitu kemungkinan besar nggak bakal tahu ya ada taman di tengah kota kecuali kalau ditunjukkan gitu eh tapi bisa juga carinya via googling. Btw lihat penampakan tamannya di foto aseli cakep banget Mbak apalagi kalau datangi langsung.

    ReplyDelete
  53. Sering dipakai untuk shooting film juga nggak sih tempat ini, Mbak? Bagus-bagus, tapi tempatnya tersembunyi, ya.

    Joel pasti betah banget nih melahap e-booknya. Tempatnya nyaman sekali.

    ReplyDelete
  54. Wooo pengen banget ke sana... Semoga bisa ya...terima kasih penuturannya yang membuat saya merasa ikut ke sana

    ReplyDelete

Silakan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan. Tolong jangan tinggalkan link aktif, sebagai bentuk sopan santun anda. Mari sebarkan energi positif.

Popular Posts

Mendaki Puncak Poon Hill di Himalaya

Poon Hill adalah satu dari belasan puncak gunung yang berderet di  Himalaya . Menjadi salah satu puncak gunung yang menjadi incaran banyak ...

Back to Top