January 15, 2018

Gereja Ayam dan Bukit Rhema, Gereja di Tengah Hutan

Dari Puthuk Setumbu, kami lanjutkan ke Gereja Ayam dan Bukit Rhema yang jaraknya tidak jauh masih dalam kawasan Bukit Menoreh, trekking sekitar 15-20 menit. Kondisi jalan saat itu sedikit basah, sepanjang jalan dikelilingi oleh hutan terbuka. Lokasi tepatnya berada di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Magelang, Jawa Tengah.

jalur yang dilewati menuju Gereja Ayam

jalannya kadang lebar kadang sempit

Destinasi ini juga menjadi salah satu tempat syuting film AADC, sehingga kemudian menjadi destinasi populer. Gereja Ayam ini terletak di Bukit Rema Borobudur, Gereja ini merupakan sebuah rumah doa, pada tahun 2000 sempat di tutup karena ditolak oleh warga namun ada juga yang bilang kalau biaya pembangunannya terlalu mahal. Namun kemudian pada tahun 2014 dibuka kembali namun beralih fungsi menjadi tempat wisata.

Gereja Ayam nampak depan

Dengan membayar Rp 10.000 per orang, wisatawan bisa masuk dan berkeliling gereja ini. Gereja Ayam ini sebenarnya bangunan yang diatasnya dibangun dengan desain awalnya adalah seekor merpati namun banyak orang menganggapnya sebagai seekor ayam. Sehingga terkenallah menjadi Gereja Ayam. Penjaganya menjelaskan tempat ini terbuka untuk siapa saja yang ingin berkunjung dan berdoa.

pintu masuk
picture taken by Cicit

salah satu spot untuk photo
picture taken by Afia

Bangunan ini mempunyai ruang bawah tanah dan ruang bawah tanah inilah Bukit Rhema berada. Bentuknya kamar-kamar seperti untuk berdoa. 

salah satu ruang bawah tanah
picture taken by Afia

Beralih ke lantai atas pengunjung dapat menikmati beberapa desain gambar pakaian dari setiap provinsi yang dituangkan dalam bentuk lukisan di dinding.

desain dinding di lantai atas berupa baju adat dari tiap provinsi
picture taken by Afia

Ke atas lagi menuju ekor ayamnya, inilah spot pavorit bagi pengunjung.

gunung apa ya itu, coba tebak :)

Karena hanya muat beberapa orang, akhirnya dibatasin maksimal enam orang, jadi pengunjung harus antri. Dari atas ini kita dapat melihat pemandangan yang sangat indah dari ketinggian.

nice view
taken by Afia
banyak yang membawa sepeda untuk sekedar olahraga

Setelah puas berphoto, kita turun dan peulang melalui jalur yang sama. Namun kata penjaga tiket bisa juga melalui jalur lain dengan menyewa ojek.

Happy Holiday.....

January 1, 2018

Menyapa Mentari Pagi dari Puthuk Setumbu

Liburan kali ini saya pergi bersama teman saya Cicit dan Afia. Kami berangkat menggunakan mobil, pukul 03.30 pagi kami berangkat. Lokasinya berada di Magelang, tepatnya di Jl. Borobudur Ngadiharjo KM3, Kurahan, Karangrejo, Borobudur, Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553.


Selamat Datang di Puthuk Setumbu

Tiket Masuk dan parkir kendaraan
Saat tiba kami langsung ke area parkir dengan membayar biaya parkir mobil Rp 10.000 dan langsung ke tempat pembelian tiket. Tiket masuk dijual dengan harga Rp 15.000 per orang untuk wisatawan domestik dan Rp 30.000 untuk wisatawan mancanegera. Tiket masuk di buka pukul 04.00 pagi.


penjelasan mengenai Puthuk Setumbu


Jarak tempuh
Dari kota Yogyakarta sampai ke Puthuk Setumbu memakan waktu sekitar 1,5 - 2 jam. Sementara jarak trekking dari pintu masuk sekitar 300 meter atau dapat ditemput dengan waktu sekitar 20-30 menit karena kondisi jalan yang naik (menanjak) dan dibangun dengan anak tangga dari semen. Kondisi jalan trekking tidak cukup lebar hanya muat untuk satu orang, sehingga harus mengikuti ritme yang di depan.

Apa saja yang dapat dilakukan di tempat ini
Lokasi Puthuk Setumbu pernah dijadikan sebagai salah satu lokasi Film AADC, sehingga tempat ini berkembang menjadi salah satu destinasi wisata populer di Magelang.

waiting for sunrise
picture taken by
Afia

Lokasinya yang tak jauh dari Borobudur dan berada di ketinggian 400 mdpl, sehingga dapat menikmati sunrise atau sunset dengan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu sebagai salah satu view-nya dan menikmati kemegahan Borobudur yang dikelilingi oleh kabut pada saat pagi hari.

enjoy your sunrise
photo taken by Afia's cam
Di tempat ini tersedia sederatan kursi untuk wisatawan duduk menunggu sunrise atau sunset.

Merapi and Merbabu
photo taken by
 Afia

Ada juga yang berjualan makanan dan beberapa spot untuk berphoto. Tetapi ya harus mengantri.

spot photo tapi mengantri ya :)

Ada juga gardu pandang sebagai spot photo, namun saya tidak mencobanya, kalau yang ini berbayar.

salah satu spot photo, berupa rumah kayu

Waktu terbaik untuk berkunjung
Lakukan kunjungan teman-teman ke tempat ini saat musim kemarau, karena saya kesana pas sedikit masih musim hujan, jadi cuacanya agak sedikit mendung, jalanan juga becek dan licin. Beruntung pukul 07.00 pagi matahari mulai muncul.

kalau siang tidak antri dan matahari lebih cerah
picture taken by Cicit


Merbabu di siang hari

Tips and Trick
  1. Usahakan pukul 04.30 sudah berada di pintu masuk, karena jalannya hanya cukup untuk satu orang, sehingga jika pengunjung banyak jalannya antri dan ramai sekali pada saat di atas.
  2. Jika tak tahan dingin bawalah jaket, karena udaranya cukup dingin.
  3. Gunakan sepatu kets atau sepatu olahraga yang kakinya bergerigi atau sandal gunung, kalau saat musim hujan, karena di puncak Puthuk Setumbu masih dalam berbentuk tanah jadi kalau pas musim hujan becek dan licin.
  4. Jangan lupa bawa kamera untuk dokumentasi termasuk tripod dan tongsis :)